
Episode sebelumnya
Mereka pun beranjak dari tempat tidur dan pergi ke arah jendela. Saat gorden di singkap, betapa terkejutnya mereka melihat apa yang ada di depan mata mereka. Ternyata apa yang dikatakan Lexa benar adanya.
.
.
.
Saat gorden di buka, orang orang di luar sana semakin menggila. Mereka mengerang dengan gila seolah ingin memakan apa yang ada dihadapan mereka. Cepat-cepat Allen segera menutup gorden dengan gesit.
" Apa itu tadi ? Kenapa orang orang itu seperti mayat hidup ?" Tanya Aurel terkejut
" Mereka seperti monster yang kelaparan" ucap Rian tak percaya
" Benar, kenapa mereka jadi seperti itu ? Bukankah kemarin masih berjalan normal seperti biasanya ?" Gumam Allen, ia pun masih tak percaya apa yang dilihat nya.
__ADS_1
Setelah diam beberapa saat, Rian menyadari bahwa Allan hanya terdiam sejak tadi. Ia juga tak mengatakan sepatah kata pun
" Bang Allan, Lo kenapa bang ? Dari tadi kok diem aja, gak ngomong apa apa ?" Tanya Rian menyadarkan yang lain
" Lo kenapa dek ? Kok diem aja ?" Tanya Allen pada adiknya, Allan
" Zombie, mayat hidup yang berjalan" gumam Allan
" Hah ?" Jawab yang lain tak mengerti
" Maksudnya apa bang ? " Tanya Lexa
" Dari mana Lo tau dek ? Apa buktinya ? " Tanya Allan diangguki yang lain
" Kalian masih ingat ramalan Jasen de Victoria yang gue ceritain 2 tahun yang lalu ? Orang yang dianggap memiliki gangguan jiwa karena membicarakan tentang kehancuran dunia ? " Tanya Allan
" Oh iya, gue inget !! " Jawab Aurel
__ADS_1
" Dia pernah bilang kan dalam ramalan nya kek gini ' Dalam 2 tahun kedepan, bangkai bertebaran dimana-mana. Meski mati, bukan berarti mereka mati. Memakan segala yang ada, bergerak secara serentak, melahap habis apa yang ada ' " Ucap Allan
" Selain itu, gue juga pernah baca, Jasen pernah menuliskan sebuah paragraf dalam blog nya begini ' Esok hari tak kan pernah sama dengan yang dulu. Perubahan telah terjadi. Segala hal di luar logika akan menanti. Tak peduli apapun itu, yang tersisa hanya bisa bertahan sekuat tenaga. Bersembunyi dari sang malapetaka. Saat tak dapat bertahan, mereka akan binasa atau menjadi bagian dari 'mereka' " Sahut Aurel
" Benar, awalnya gue pikir, itu hanya tulisan belaka, tapi setelah gue teliti dan pahami lebih dalam, itu gak sesederhana yang kita pikirin. Gue nemuin kalimat yang sama di Secretdoc dark web. Kedua kalimat itu persis seperti apa yang dikatakan oleh nenek moyang jasen, 1500 tahun yang lalu. Kalimat yang gue lontarin tadi artinya adalah suatu bahaya yang datang, mereka seperti orang mati tetapi masih bisa bergerak, mereka bergerak secara berkelompok dan memakan segalanya yang ada. Mereka seperti pemburu yang mengincar mangsa. " Jelas Allan
" Dan ramalan jasen yang di bicarakan Rian tadi memiliki arti yaitu saat hari esok tiba semua tak akan berjalan seperti biasanya. Bahaya yang datang merupakan hal diluar akal sehat manusia. Yang dapat manusia lakukan adalah bertahan hidup sekuat tenaga, jika mereka gagal dan tidak dapat bertahan, mereka akan mati atau akan menjadi bagian dari'mereka'. Mereka yang dimaksud adalah malapetaka/bahaya itu sendiri." Lanjut Allan
" Dengan kata lain, menjadi bagian dari malapetaka, artinya adalah jika kita tak bisa bertahan, maka kita akan menjadi zombie juga seperti film film di televisi itu ? " Simpul Lexa
" Yap, benar. " Jawab Allan
" Tapi, dalam ramalan tadi juga di katakan ' Tak peduli apapun itu, segala hal di luar logika akan menanti' kalimat tak peduli apapun itu berarti artinya masih ada bahaya lain lagi ? " Tanya Allen
DEG
" Oiya, gue baru nyadar kata itu" kata Aurel
__ADS_1
" Kemungkinan besar .... memang masih ada bahaya yang lain selain para zombie itu." Ucap Allan semakin lirih