
Episode sebelumnya
" Bang Lan, Lexa tau mereka masih kecil, bahkan masih ada Tio yang paling muda di antara semuanya. Tapi kita gak akan mengajari mereka semua sekaligus. Untuk saat ini, kita ajari mereka untuk anak yang berusia 10 - 13 tahun dulu. Karena mereka pasti bisa lebih mudah memahami apa yang kita ajarkan. Mereka juga bisa membantu kita melindungi anak anak yang lainnya." Terang Lexa
.
.
.
" Oke, kali ini gue setuju sama Lexa. Gimana menurut bang Allen ? " Kata Aurel
" Gue juga setuju bang." Sahut Rian
" Kasih Abang waktu 5 menit buat berunding sama Allan." Kata Allen
Setelahnya Allen dan Allan berdiskusi agak jauh dari yang lain, tentunya dengan Tio yang masih berada di gendongan Allan.
5 menit kemudian ...
" Hufft, oke, Abang sama bang Allan setuju dengan ide Adek. Tapi keputusan tetap di tangan anak anak. Kita gak bisa maksain mereka buat ngikutin ajaran kita." Putus Allen
__ADS_1
Tiba-tiba ...
" Kita mau kok bang." Ucap anak berusia 12 tahun
" Iya bang, kita mau di ajarin cara bertahan hidup dan memakai senjata. Kita pengen bisa ngelindungi Adek-adek yang lainnya. Apalagi masih ada Tio yang paling kecil diantara kita." Tambahnya lagi dan diangguki anak- anak yang lain
" Apa kalian udah yakin dengan keputusan kalian ? Kami gak akan bersikap lembut dalam mengajari kalian, karena keadaan sekarang berbeda dari yang dulu. Kami akan melatih kalian dengan keras. Apa kalian yakin ? " Tanya Allan meyakinkan
" Selama itu demi adik-adik, mungkin kami akan sanggup kak. " Ucap anak berusia 10 tahun.
(Author : waah kecil kecil pikiran dah dewasa anjir !! Bagus bagus 😎)
" Oke kalo kalian udah yakin dengan keputusan kalian. Besok pagi pukul 6, kita akan mulai latihan di halaman belakang. Mengerti ?" Tegas Allen
Malam hari ....
Karena keadaan yang telah berubah, semua tempat tidur anak - anak di pindahkan di ruangan paling belakang. Lexa dan para sahabatnya khawatir kalau keadaan akan semakin berbahaya jika tempat istirahat anak- anak tidak di pindahkan. Pasalnya, kamar panti terletak di dekat ruang tamu yang berada di samping pintu masuk. Apalagi posisi tersebut adalah posisi yang terletak paling dekat dengan gerbang masuk.
Allan mengatakan jika para zombie ini memiliki karakter yang sama seperti yang berada di film, maka mereka akan mulai lebih aktif dan lebih ganas pada saat malam hari tiba. Dan ...
__ADS_1
Ggrrrr .....
Ggrrrr .....
BRAK
Terdengar pot - pot bunga yang sengaja di taruh di depan gerbang masuk rumah panti pecah akibat gerakan para . Artinya, dugaan mereka benar. Para zombie mulai bergerak aktif di malam hari. Karena, jika di lihat dari keadaan sebelumnya, bagaimana mungkin pot bunga tersebut hancur pada saat malam hari ini ? Seharusnya sudah sejak pagi hari tadi pot itu hancur karena tersenggol akibat gerakan para zombie, karena kumpulan zombie sudah ada di depan gerbang sejak pagi tadi.
Hal ini dapat mereka simpul kan bahwa para zombie memang semakin aktif pada saat malam hari. Itu artinya, keadaan malam hari adalah keadaan yang lebih berbahaya dari pada saat siang hari. Allen, Allan, Rian, Aurel dan Lexa sedikit bernafas lega karena keputusan mereka untuk memindahkan tempat istirahat anak-anak sudah tepat. Jika saja tadi mereka tidak memindahkan tempat istirahat anak-anak, dan anak-anak mendengar suara pecahan pot bunga tadi, maka mereka pasti akan terbangun karena kaget. Dan saat itu terjadi, tak menutup kemungkinan bahwa Tio akan menangis akibat mendengar hal tersebut. Karena, seperti yang sudah di beritahu sejak awal, Tio adalah yang paling muda diantara mereka apalagi ia masihlah anak kecil yang berusia 3 tahun. Jadi, pastilah ia akan menangis jika tidurnya sedikit terganggu.
" Syukurlah keputusan kita udah tepat buat mindahin tempat istirahat anak-anak. " Ucap syukur Lexa diangguki yang lain
" Tapi kita juga harus lebih bersiaga dan waspada. Suasana malam ini terasa lebih mencekam di bandingkan sebelumnya. Lexa dan Aurel, kalian pergi ke kamar anak-anak, takutnya nanti ada apa apa kita malah gak tau. Apalagi Tio dan Raya sering terbangun di malam hari. Biar kita bertiga aja yang jaga di ruang utama. Kalian berdua jaga di tempat anak-anak sambil istirahat." Ucap Rian
" Gue setuju sama Rian." Ucap Allan diangguki oleh Allen
" Oke bang. Kalian bertiga hati-hati ya, tetap waspada." Peringat Lexa dan Aurel
__ADS_1
" Oke." Jawab Rian