Dunia Malam Marry

Dunia Malam Marry
chapter 2 : terlalu banyak serangga yang menggangu


__ADS_3

brughkkk


"aww......."


__________________________________


"apa kau tidak apa apa ??"


suara berat mengulurkan tangan untuk membantu marry berdiri yang tak marry tanggapi


"tak perlu aku bisa"


marry berdiri dan membersihkan bokongnya yang cukup sakit akibat tertabrak Pria itu


"owhh bagus lah"


marry menatap pada suara berat yang irit akan pembicaraan


terlihat pria berambut perak berwajah tampan rahang yang tegas membuat siapa saja tak ingin berkedip kecuali marry


"hmm terserah"


marry baru saja akan berjalan meninggalkan pria aneh tadi


jika dilihat lihat pria itu mengeluarkan sebuah seringai yang sangat tipis


"bukan nya tak sopan jika tak berkenalan"


marry menghentikan langkah nya dan menatap pada pria itu


marry menjulurkan tangannya bersalaman dengan pria itu yang disambut baik


"perkenalkan aku marry"


"aku Agriy "


"hmm,senang berkenalan dengan mu"


"ya"


marry langsung melepas jabat tangan mereka dan pergi begitu saja meninggalkan pria yang menatap kepergian nya


"hmmm marry ya,,"


marry terus berjalan menuju parkiran yang berada di mobilnya


kringgg kringg


baru saja memasuki mobil miliknya HP yang selalu marry bawa berbunyi menandakan sebuah telepon masuk


"hallo"


"hallo apa aku dapat berbicara dengan nona marry ?"


"aku sendiri,siapa ??"


"owhh nona marry, perkenalkan saya produser film, kami ingin mengangkat nona untuk bergabung dalam film kami"


"baiklah"


"terimakasih nona,kami akan mengirimkan kontraknya pada anda"


"hmm"


tut...tut....


panggilan sambungan langsung terputus


dan marry langsung saja pergi dari Rumah sakit,membawa mobil sport nya pergi


didalam mobil sport nya yang melaju cepat


marry melirik ke arah HP nya yang wallpaper HP itu terlihat foto marry,san wu,Ray man dan...... Kevin

__ADS_1


dulu saat marry berulang tahun


mereka masih bersama sama saat musim panas juga,tapi,,,,,kenapa datangnya musim semi kita menjadi begini


sesampainya di tempat tujuan yaitu sebuah perusahaan besar yang begitu tinggi jika dilihat dari bawah


marry keluar dengan anggunnya menciptakan semua mata tertuju pada dirinya


marry langsung masuk tanpa ragu kedalam perusahaan


sampainya di lift marry menuju lantai 4 dimana itu adalah aula makan para kelas atas


sesampainya dilantai 4


life terbuka dengan sendirinya membiarkan marry keluar


baru masuk dia langsung dapat melihat 3 orang pria tua sedang berbincang bincang dengan santai dengan pakaian formal yang mereka kenakan


marry berjalan mendekati 3 orang itu dan berpura pura memasang senyum pada wajahnya


"heyy ayah"


marry langsung menyapa ayah nya dengan sopan


"akhh iya marry,tuan Hans dan tuan Jung ini adalah anakku marry,marry ini tuan Hans dan tuan Jung ayo beri salam pada mereka"


marry mengagguk dan langsung menyapa tuan Hans dan tuan Jung


"hahahahhahahha jangan terlalu formal frend"


Hans tertawa dan meledek ayahnya


"hahahhahah iya, bagaimana ?? apa kau mau bekerja sama dengan kami ??"


tawaran Jung membuat wajah frend terkejut


"Ten..Ten..tentu tentu dengan senang hati tuan Jung"


"ya...baiklah ini,tanda tangani kontrak ini dan kita akan berbisnis"


selesai mendatangani kontrak Tuan Hans dan tuan Jung berjabat tangan dengan frend sebelum pamit


selesai tuan Hans dan tuan Jung pergi meninggalkan mereka


frend menatap pada mata marry yang sedang menatap sinis padanya


" 'putriku' ?? sejak kapan aku setuju menjadi anak nya cih"


marry hendak berjalan meninggalkan frend yaitu ayah tirinya yang menikah ibunya


frend 3 tahun lebih muda darinya dan ayah dari Milan


frend bekerja di perusahaannya yang masih dalam rakap pengembangan,belum terlalu besar namun juga tak terlalu kecil


dia sungguh tak pernah menyukai frend sejak awal melihatnya


marry terpaksa datang karena di suruh oleh mama yang sekarang seperti bukan mamanya yang dulu


baru ingin meninggalkan frend


frend dengan cepat menggapai pergelangan tangan milik marry


membuat marry semakin bosan dan jenuh karena kebiasaan ini


"duduk lah sebentar ayah ingin bicara padamu"


"cih,,,,ayah ??,kau pikir kau siapa ??"


marry langsung menarik tangan nya dengan kencang membuat pegangan frend terlepas begitu saja


marry melanjutkan perjalanan untuk pergi meninggalkan 'laki laki' yang sudah mengubah hidupnya


'cih,,, terimakasih frend !!'

__ADS_1


masuk kedalam mobil menginjak pedal gas membuat mobilnya melesat begitu cepat


kring,,,,,kring,,,,,


marry melirik kearah HP yang tergeletak di kursi pengemudi samping yang bertulisan 'milan'


"terlalu banyak penganggu ternyata"


marry langsung mematikan HP nya membuat off hingga tak ada lagi nyamuk yang mengganggunya


sampai di sebuah pantai


di berhenti dan menatap kearah laut yang mengibarkan angin sepoi Sepoi yang menyapa wajah nan anak rambutnya


nampak bahwa marry merasakan rileks pada tubuhnya dia mendekat kearah pasir laut membuat jejak perjalanan nya menginjak pasir laut yang basah akibat air yang terdorong oleh ombak


tanpa marry sadari seorang laki laki bertubuh tinggi,Coll,berjas hitam mengikuti nya sejak sedari tadi


pria itu seberti seorang bodyguard yang menjaga marry dari kejauhan


pria itu terlihat mengambil HP miliknya dan menelfon seseorang


"tuan,dia di pantai ×××"


"hm,,,terus ikuti dia"


"baik tuan"


Tut....Tut... (panggilan berakhir)


"kau tak akan bisa menghindari takdirmu 'seringai' "


marry terus berjalan dipasir pantai yang basah


sambil mengingat masa kecilnya dulu yang selalu berada di gendongan sang papa


papa selalu mengendong marry kecil dan membelikan nya eskrim rasa strawberry kesukaan nya


namun sepertinya hal itu berhenti terjadi saat marry berumur 12 tahun yang mana ayahnya mengalami rem blong hingga terjadilah peristiwa kecelakaan menggenaskan


"papa !!!!"


sungguh marry rindu pada ayah nya


dia duduk di matras yang tersedia di pantai itu memeluk kakinya sambil terus menatap kearah lautan yang begitu lepas


"ayah bagaimana sekarang ??,apa kau sedang menjelajahi dunia ??,dulu kau berjanji akan menjelajahi dunia bersama ku,tapi,,,,kau hanya menjelajahinya sendiri"


marry tersenyum sendiri dan tanpa sadar air mata kembali menetes


"ayah !!!,marry rindu ayah !!!!,tak bisakah ayah kembali padaku ?!!!!!?!"


tangisan marry semakin menjadi jadi menenggelamkan wajahnya pada lengan yang masih setia memeluk kakinya


KREK,,,,,,


maryy kepalanya pusing pengelihatannya semakin kabut tak jelas dan matanya mulai tertutup


seketika di rubuh terlentang ke samping


membuat pria berjas hitam itu mendekat dan memeriksa keadaan marry


pria itu langsung menelpon seseorang untuk datang


beberapa menit kemudian terdapat mobil hitam yang mendekat kearahnya dan langsung menggotong marry pergi meninggalkan pantai


dan melaju dengan kecepatan tinggi


dalam perjalanan marry masih saja menutup matanya terlihat tidak tenang dalam dirinya seakan akan membuatnya bermimpi buruk di siang hari yang cerah


mobil semakin cepat melaju


tampak pria berjas hitam itu sedikit melirik ke arah marry

__ADS_1


namun masih fokus mengendarai sampai tiba di suatu tempat


___________________________________________


__ADS_2