
***mobil semakin cepat melaju
tampak pria berjas hitam itu sedikit melirik ke arah marry
namun masih fokus mengendarai sampai tiba di suatu tempat***
___________________________________________
..........
sinar matahari bersinar terang memasuki jendela yang terbuka
membuat kelopak mata seorang wanita yang bak putri dari sebuah negeri dongeng membuka matanya menampilkan mata khas birunya
marry terbangun dari entah apa namanya
di sebut dari tidurnya namun seingatnya dia sedang berada di pantai
hal yang marry ingat hanya dirinya yang terduduk menghadap lautan
namun entah setelah itu apa yang terjadi
dan juga saat marry terbangun dia sudah berpakaian khas rumah sakit
dan juga tertidur di ranjang rumah sakit
ckrekkkk ('pintu terbuka')
pintu terbuka menampilkan seseorang dengan pakaian perawat
"nona selamat pagi"
suster itu menyapa sambil tersenyum pada marry
"aku sedang ada dimana,aww"
tiba tiba dia merasakan pusing pada kepalanya
refleks marry langsung memegang kepalanya
"nona lebih baik jangan terlalu banyak bergerak"
suster memberi peringatan pada marry agar marry tetap diam
"kenapa ??"
"menurut diagnosis dokter nona mengalami gejala Sinus ringan"
"hm,,,Tapi kenapa membawa suntik juga di ruangan ku"
marry bertanya sambil melirik arah nampan yang di bawa suster itu yang berisi sebuah obat vitamin dan sebuah suntik
"ini untuk meningkatkan imun nona"
"berhentilah bicara,aku tak perlu disuntik"
marry langsung bangun dari tempat tidur nya dan berjalan keluar ruangan
"tapi nona......"
"diamlah dan pergi sekarang"
marry melirik kearah suster yang masih menatap cemas pada marry
marry berjalan ke atap rumah sakit dan menikmati angin yang berhembus membuat anak rambutnya yang terurai meliuk liuk mengikuti kecepatan angin
marry menutup matanya
menikmati hembusan dan sinar matahari yang hangat sehangat pelukan 'ibu'
"kenapa kau diluar ??"
suara berat yang pernah dia dengar walau hanya sekali membuat marry terusik akan aktivitas nya
"bukan urusanmu"
marry menjawab sambil melirik tak suka pada pria yang kemarin dia tabrak
"terserah lah"
__ADS_1
bukannya pergi Agriy malah mendekat dan berhenti tepat disamping marry
"apa kau selalu suka menyendiri??"
"pertanyaan mu terlalu banyak"
marry berhendak meningalkan Agriy uang sudah mengganggu nya
"apa kepada orang tuamu juga sama"
Agriy kembali bertanya pada marry tanpa menatap nya
marry yang baru berjalan satu langkah kembali berhenti dan menatap pada Agriy yang masih membelakangi dirinya
"apa kau banci ??,terlalu banyak bertanya"
marry melanjutkan langkahnya dan pergi meninggalkan Agriy
'marry apa kau sudah lupa ?'
saat sedang berjalan di koridor
tiba tiba pusing melandanya begitu saja tanpa aba aba membuatnya terduduk di dingding lorong yang sepi
"bukan kah hanya sinus ringan ?!!?!"
"akhh sakit....."
marry meremas bahkan menjambak rambutnya agar mengurangi sakit pada kepalanya
namun bukan mereda rasa sakit itu malah menjadi jadi,hingga ia jatuh pingsan
marry yang tergeletak begitu saja di lantai lorong yang dingin tanpa di ketahui siapapun
tiba tiba sebuah suara langkah kaki melangkah mendekat pada tubuh marry yang tergeletak
"beraninya berdekatan dengan orangku"
sedangkan di lain tempat
tampak Agriy yang sedang menjalankan mobilnya,dijalan yang begitu sepi karena waktu sudah menunjukan langit hitam
tampak di samping tempat duduk pengemudi terdapat sebuah plastik yang mungkin berisi makanan yang dia beli untuk adiknya yang berada di rumah sakit
deor,,,deor,,,, 'suara tembakan'
tiba tiba peluru melesat pada nya membuat mobil yang ia kendarai berlubang hingga kaca depan mobilnya pun pecah
membuat Agriy seketika menunduk namun masih dengan tangan yang berada di stir mobil agar mobil tetap seimbang dan tak oleng ke jurang
Agriy menatap jalan belakang sekilas
dia melihat sekitar 4 mobil Tri4B edisi terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan terbesar di Tiongkok
sedang mengejarnya yang mana terlihat beberapa orang memegang senjata api dan membidik dirinya
'siapa mereka'
Agriy langsung menatap ke arah jalan dan menekan pedal gas hingga kecepatan nya melewati peraturan lalulintas
"owhhh mau kabur ? "
(Bahasa Tiongkok)
deor,,,deor,,deor,,,,
kembali melesat beberapa peluru yang sekarang mulai merusak setengah badan mobil milik Agriy
bahkan telinganya pun tergores akibat lesatan peluru dari orang misterius yang mengejarnya
namun Agriy tetap melaju tanpa memikirkan para orang misterius dengan kecepatan tinggi
satu mobil maju dan menyetarakan kecepatan Agriy mobil itu menabrak dari samping, agar Agriy terjatuh ke jurang
namun Agriy membanting stir berlawanan hingga mobil itulah yang hampir masuk ke jurang
Agriy menatap kesamping dan melihat mobil itu mengurangi kecepatan nya pada saat hampir di tikungan
Agriy mengira sudah tak ada lagi yang mengejar
__ADS_1
karena mulai sunyi dan tiba tiba saat ditikungan
mobilnya ditabrak dari belakang membuat mobilnya jatuh ke jurang
disisi lain
marry masih belum membuka matanya
disampingnya ada pria berjas putih terang
duduk disamping ranjang marry
'apa aku terlalu keras ??'
kring,,,,kring,,,,,
pria itu mengangkat telefon yang ia letakkan di sakunya
"halo tuan"
"bagaimana"
"sudah beres"
"bersihkan jejaknya"
"*baik tuan"
Tut,,,,,,Tut*,,,,,
pria itu mengeluarkan seringai iblis dan kembali menatap marry
dia mengulurkan tangannya pada marry menyentuk pipi lembut milik marry dan mencium keningnya
'tunggu aku sayang'
keesokan paginya
tampak marry yang sedang mengendarai mobil nya
pagi ini marry pergi karena dia begitu membenci bau rumah sakit dan juga obat yang selalu di bawa oleh suster membuatnya jengah dan pagi ini dia pergi tanpa meninggalkan pesan atau lebih tepatnya kabur dari rumah sakit
marry mengaktifkan HP yang kemarin dia non kan karena berisik
dan tampak berpuluh puluh telpon dari Ray Man bahkan pesan pun tak dapat dihitung lagi
'masih ada kah ??'
marry tersenyum kosong,senyumannya tak menggambarkan apapun lagi dia sudah mulai lelah
marry masih setia melihat layar Hendpons nya yang nama kontak nya tertera 'Ray Man'
dia mengingat masa masa lalunya di mana saat dia duduk di SMP
Ray man selalu mengganggunya dan selalu berperilaku seperti seorang pembantunya
dulu marry adalah ratu sekolah
ratu paling cantik disekolah
Ray man dulu hanya seorang gadis berkacamata yang begitu culun dan selalu di bully
namun suatu hari marry menolong Ray man menciptakan kekaguman pada marry
sehingga dia selalu mengganggunya
dulu marry tak pernah menginginkan seorang teman,marry selalu menyendiri bahkan menjauh
walau dirinya terkenal dan bahkan selalu memberikan hadiah seperti boneka,coklat,bahkan ada yang memberikan mobil untuknya, namun semua itu marry tolak
marry mulai menerima kehadiran Ray Man
yang mulai menjadi seorang sahabat nya sampai lulus kuliah Ray man dan marry selalu bersama
marry terus mengingat masa masa itu
dert,,,dret,,,
namun lamunan marry hancur saat sebuah nontifikasi masuk pada Hendpons nya menampilkan pesan dari kontaknya yang bernama '*kevin'
__ADS_1
"Kevin* ??"
_______________________________________________