Dunia Malam Marry

Dunia Malam Marry
chapter 3 : yang selalu bersama


__ADS_3

***mobil semakin cepat melaju


tampak pria berjas hitam itu sedikit melirik ke arah marry


namun masih fokus mengendarai sampai tiba di suatu tempat***


___________________________________________


..........


sinar matahari bersinar terang memasuki jendela yang terbuka


membuat kelopak mata seorang wanita yang bak putri dari sebuah negeri dongeng membuka matanya menampilkan mata khas birunya


marry terbangun dari entah apa namanya


di sebut dari tidurnya namun seingatnya dia sedang berada di pantai


hal yang marry ingat hanya dirinya yang terduduk menghadap lautan


namun entah setelah itu apa yang terjadi


dan juga saat marry terbangun dia sudah berpakaian khas rumah sakit


dan juga tertidur di ranjang rumah sakit


ckrekkkk ('pintu terbuka')


pintu terbuka menampilkan seseorang dengan pakaian perawat


"nona selamat pagi"


suster itu menyapa sambil tersenyum pada marry


"aku sedang ada dimana,aww"


tiba tiba dia merasakan pusing pada kepalanya


refleks marry langsung memegang kepalanya


"nona lebih baik jangan terlalu banyak bergerak"


suster memberi peringatan pada marry agar marry tetap diam


"kenapa ??"


"menurut diagnosis dokter nona mengalami gejala Sinus ringan"


"hm,,,Tapi kenapa membawa suntik juga di ruangan ku"


marry bertanya sambil melirik arah nampan yang di bawa suster itu yang berisi sebuah obat vitamin dan sebuah suntik


"ini untuk meningkatkan imun nona"


"berhentilah bicara,aku tak perlu disuntik"


marry langsung bangun dari tempat tidur nya dan berjalan keluar ruangan


"tapi nona......"


"diamlah dan pergi sekarang"


marry melirik kearah suster yang masih menatap cemas pada marry


marry berjalan ke atap rumah sakit dan menikmati angin yang berhembus membuat anak rambutnya yang terurai meliuk liuk mengikuti kecepatan angin


marry menutup matanya


menikmati hembusan dan sinar matahari yang hangat sehangat pelukan 'ibu'


"kenapa kau diluar ??"


suara berat yang pernah dia dengar walau hanya sekali membuat marry terusik akan aktivitas nya


"bukan urusanmu"


marry menjawab sambil melirik tak suka pada pria yang kemarin dia tabrak


"terserah lah"

__ADS_1


bukannya pergi Agriy malah mendekat dan berhenti tepat disamping marry


"apa kau selalu suka menyendiri??"


"pertanyaan mu terlalu banyak"


marry berhendak meningalkan Agriy uang sudah mengganggu nya


"apa kepada orang tuamu juga sama"


Agriy kembali bertanya pada marry tanpa menatap nya


marry yang baru berjalan satu langkah kembali berhenti dan menatap pada Agriy yang masih membelakangi dirinya


"apa kau banci ??,terlalu banyak bertanya"


marry melanjutkan langkahnya dan pergi meninggalkan Agriy


'marry apa kau sudah lupa ?'


saat sedang berjalan di koridor


tiba tiba pusing melandanya begitu saja tanpa aba aba membuatnya terduduk di dingding lorong yang sepi


"bukan kah hanya sinus ringan ?!!?!"


"akhh sakit....."


marry meremas bahkan menjambak rambutnya agar mengurangi sakit pada kepalanya


namun bukan mereda rasa sakit itu malah menjadi jadi,hingga ia jatuh pingsan


marry yang tergeletak begitu saja di lantai lorong yang dingin tanpa di ketahui siapapun


tiba tiba sebuah suara langkah kaki melangkah mendekat pada tubuh marry yang tergeletak


"beraninya berdekatan dengan orangku"


sedangkan di lain tempat


tampak Agriy yang sedang menjalankan mobilnya,dijalan yang begitu sepi karena waktu sudah menunjukan langit hitam


tampak di samping tempat duduk pengemudi terdapat sebuah plastik yang mungkin berisi makanan yang dia beli untuk adiknya yang berada di rumah sakit


deor,,,deor,,,, 'suara tembakan'


tiba tiba peluru melesat pada nya membuat mobil yang ia kendarai berlubang hingga kaca depan mobilnya pun pecah


membuat Agriy seketika menunduk namun masih dengan tangan yang berada di stir mobil agar mobil tetap seimbang dan tak oleng ke jurang


Agriy menatap jalan belakang sekilas


dia melihat sekitar 4 mobil Tri4B edisi terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan terbesar di Tiongkok


sedang mengejarnya yang mana terlihat beberapa orang memegang senjata api dan membidik dirinya


'siapa mereka'


Agriy langsung menatap ke arah jalan dan menekan pedal gas hingga kecepatan nya melewati peraturan lalulintas


"owhhh mau kabur ? "


(Bahasa Tiongkok)


deor,,,deor,,deor,,,,


kembali melesat beberapa peluru yang sekarang mulai merusak setengah badan mobil milik Agriy


bahkan telinganya pun tergores akibat lesatan peluru dari orang misterius yang mengejarnya


namun Agriy tetap melaju tanpa memikirkan para orang misterius dengan kecepatan tinggi


satu mobil maju dan menyetarakan kecepatan Agriy mobil itu menabrak dari samping, agar Agriy terjatuh ke jurang


namun Agriy membanting stir berlawanan hingga mobil itulah yang hampir masuk ke jurang


Agriy menatap kesamping dan melihat mobil itu mengurangi kecepatan nya pada saat hampir di tikungan


Agriy mengira sudah tak ada lagi yang mengejar

__ADS_1


karena mulai sunyi dan tiba tiba saat ditikungan


mobilnya ditabrak dari belakang membuat mobilnya jatuh ke jurang


disisi lain


marry masih belum membuka matanya


disampingnya ada pria berjas putih terang


duduk disamping ranjang marry


'apa aku terlalu keras ??'


kring,,,,kring,,,,,


pria itu mengangkat telefon yang ia letakkan di sakunya


"halo tuan"


"bagaimana"


"sudah beres"


"bersihkan jejaknya"


"*baik tuan"


Tut,,,,,,Tut*,,,,,


pria itu mengeluarkan seringai iblis dan kembali menatap marry


dia mengulurkan tangannya pada marry menyentuk pipi lembut milik marry dan mencium keningnya


'tunggu aku sayang'


keesokan paginya


tampak marry yang sedang mengendarai mobil nya


pagi ini marry pergi karena dia begitu membenci bau rumah sakit dan juga obat yang selalu di bawa oleh suster membuatnya jengah dan pagi ini dia pergi tanpa meninggalkan pesan atau lebih tepatnya kabur dari rumah sakit


marry mengaktifkan HP yang kemarin dia non kan karena berisik


dan tampak berpuluh puluh telpon dari Ray Man bahkan pesan pun tak dapat dihitung lagi


'masih ada kah ??'


marry tersenyum kosong,senyumannya tak menggambarkan apapun lagi dia sudah mulai lelah


marry masih setia melihat layar Hendpons nya yang nama kontak nya tertera 'Ray Man'


dia mengingat masa masa lalunya di mana saat dia duduk di SMP


Ray man selalu mengganggunya dan selalu berperilaku seperti seorang pembantunya


dulu marry adalah ratu sekolah


ratu paling cantik disekolah


Ray man dulu hanya seorang gadis berkacamata yang begitu culun dan selalu di bully


namun suatu hari marry menolong Ray man menciptakan kekaguman pada marry


sehingga dia selalu mengganggunya


dulu marry tak pernah menginginkan seorang teman,marry selalu menyendiri bahkan menjauh


walau dirinya terkenal dan bahkan selalu memberikan hadiah seperti boneka,coklat,bahkan ada yang memberikan mobil untuknya, namun semua itu marry tolak


marry mulai menerima kehadiran Ray Man


yang mulai menjadi seorang sahabat nya sampai lulus kuliah Ray man dan marry selalu bersama


marry terus mengingat masa masa itu


dert,,,dret,,,


namun lamunan marry hancur saat sebuah nontifikasi masuk pada Hendpons nya menampilkan pesan dari kontaknya yang bernama '*kevin'

__ADS_1


"Kevin* ??"


_______________________________________________


__ADS_2