ELF MODEREN

ELF MODEREN
Chapter 2 : Perjodohan


__ADS_3

Episode Sebelumnya


Terima kasih Evelin sayang, bantu aku memakainya. "Agsaina Alexander Asta seraya mengambil kotak bingkisan itu dan memeluk Evelin Alexander Asta".


Wah kakak Ina sangat cantik sekali "Evelin Alexander Asta sambil me make over kakaknya Agsaina Alexander Asta".


Terima kasih adikku sayang. "Agsaina Alexander Asta memeluk Evelin Alexander Asta yang berurai air mata yang jatuh dari mata Evelin Alexander Asta karena terharu".


Kakanda Bellen, apa yang kakanda lakukan di depan kamar kakanda Agsaina ? Apakah kakanda Bellen menguping perbincangan kakanda Ina dan kakanda Lin ? "Chirra Alexander Asta yang sedang berjalan menuju Aula Kerajaan tidak sengaja melihat Bellen Alexander Asta yang berada di depan kamar Agsaina Alexander Asta lalu menghampiri Bellen Alexander Asta".


Tidak adindaku Chirra. Kakanda baru saja disini. Kakanda disuruh ayahanda dan ibunda memanggil Agsaina. "Bellen Alexander Asta salah tingkah saat didapati Chirra Alexander Asta sedang mendengar perbincangan Agsaina Alexander Asta dan Evelin Alexander Asta".


Prolog : Setelah perbincangan Agsaina Alexander Asta dengan Evelin Alexander Asta hampir selesai, Bellen Alexander Asta dengan Chirra Alexander Asta yang sudah berada di depan pintu kamar Agsaina Alexander Asta sejak tadi pun masuk dan mengagetkan Agsaina Alexander Asta dan Evelin Alexander Asta.


Adindaku sangat cantik, jadi ayo segera kita turun karena ayahanda dan ibunda telah memanggil kita. "Bellen Alexander Asta yang tak sengaja melihat dan mendengar perbincangan Agsaina Alexander Asta dan Evelin Alexander Asta masuk secara tiba- tiba bersama Chirra Alexander Asta yang sukses membuat Agsaina Alexander Asta dan Evelin Alexander Asta kaget dan mereka melepaskan pelukan dan saling mengusap air mata".


Maafkan Lin yah pangeran, Lin lancang telah memeluk tuan putri. "Evelin Alexander Asta kemudian berjalan menuju pintu".


Tenanglah Evelin, sejak kecil aku sudah menganggapmu sebagai adikku. Jadi di saat kita berempat tidak perlu menggunakan bahasa formal seperti ini. Dan panggillah aku kakanda seperti Agsaina dan Chirra memanggilku. "Bellen Alexander Asta menarik tangan Evelin Alexander Asta agar menahannya pergi dari kamar Agsaina Alexander Asta ini. Evelin Alexander Asta terhenti dan sangat terkejut. Agsaina Alexander Asta dan Chirra Alexander Asta sukses melotot dan membelalak karena terkejut karena kakandanya bisa semanis itu. Dan juga Bellen Alexander Asta selalu cuek sama semua orang kecuali orang - orang yang disayangnya termasuk sikapnya yang dingin ke Evelin Alexander Asta".


Adinda sampai kapan kamu akan bengong di kamar ini ? ayo turun. "Bellen Alexander Asta menjitak lembut dahi adiknya tercinta itu untuk membuyarkan lamunan adiknya itu. Bellen Alexander Asta terkekeh melihat tingkah adiknya itu dan ia melirik Evelin Alexander Asta yang sedang tersenyum karena Bellen Alexander Asta menggoda adiknya itu".


Ayo Adinda Agsaina, Adinda Chirra dan Adinda Evelin kita turun. "Bellen Alexander Asta menggenggam tangan Agsaina Alexander Asta di sebelah kanannya dan menggenggam tangan Chirra Alexander Asta di kirinya sambil berjalan ke luar pintu diikuti Evelin Alexander Asta di belakang mereka".


Prolog : Evelin Alexander Asta, Agsaina Alexander Asta dan Chirra Alexander Asta saling berpandangan dengan tatapan bingung dan mereka masih terkejut dan berpikir Ada apa dengan hari ini.


Baiklah permaisuriku, ananda dan adinda - adindaku mari kita keluar untuk berangkat ke perjamuan. Edward (Pelayan Kepercayaan Raja Alexander Asta) ayo kita berangkat. "Titah Raja Alexander Asta".


Siap laksanakan yang Mulia kita berangkat. Silahkan Masuk yang mulia. "Edward (Pelayan Kepercayaan Raja Alexander Asta) membungkuk memberi hormat kepada keluarga kerajaan Asta dan kemudian membukakan pintu mobil agar Raja, Ratu dan anak - anaknya bisa masuk".


Prolog : Mobil keluarga kerajaan yang di supiri oleh Ericca (Supir Raja Alexander Asta ataupun Ratu Alexandra Altara) diisi oleh Raja Alexander Asta dan Ratu Alexandra Coldon berada di posisi ketiga. Mobil keluarga Kerajaan yang di supiri oleh Ellia (Supir Putra Mahkota Bellen Alexander Asta ataupun Permaisuri Agsaina Alexander Asta ataupun Tuan Putri Chirra Alexander Asta ataupun Tuan Putri Evelin Alexander Asta) diisi oleh Putra Mahkota Bellen Alexander Asta, Putri Agsaina Alexander Asta, Putri Chirra Alexander Asta dan Putri Evelin Alexander Asta berada di Posisi keempat. Mobil seluruh pelayan wanita berada pada posisi kelima, Mobil seluruh pelayan pria berada pada posisi keenam dan Mobil pengawal dan keamanan ada di posisi pertama, kedua dan ketujuh. Sampailah mereka di Bungalow Luxury Village. Bungalow Luxury Village merupakan properti milik Raja Richard Johan Cluster dari Kerajaan Cluster yang berasal dari Negara Z. Kerajaan Asta dan Kerajaan Coldon mengadakan acara perjamuan di tempat yang indah itu.


Silahkan masuk yang Mulia Kerajaan Asta, Yang Mulia Kerajaan Coldon telah menunggu di dalam, silahkan mengikuti saya. "Hillary Pelayan Kepercayaan Raja Richard Johan Cluster yang menyambut kedatangan Kerajaan Asta dan Kerajaan Coldon memandu menunjukkan jalan menuju ruangan".


Selamat datang kerabatku. Silahkan masuk dan duduklah. "Raja Steven Coldon mempersilahkan keluarga Asta untuk masuk ke ruangan dan duduk".


Apakah kami datang terlambat kak ? "Ratu Alexandra Coldon pun bingung jika keluarga kakaknya itu datang terlebih dahulu dan telah menunggu di dalam ruangan itu".


Tidak adikku, kami memutuskan untuk datang lebih awal agar tidak terjebak dalam kemacetan. "Raja Steven pun menjelaskan alasan kecepatan datang dirinya kepada adiknya Ratu Alexandra Coldon".

__ADS_1


Oh begitu, baiklah. "Ratu Alexandra pun mendengar penjelasan sang kakak Raja Steven Coldon".


Oh adik tercintaku Alexandra apa kabarmu sayang ? kenapa terlihat lebih kurusan ? "Raja Steven Coldon bangkit dari tempat duduknya dan berlari memeluk adik tercintanya yang sangat ia rindukan karena sejak mereka memiliki pasangan mereka sudah lama tidak bertemu".


Oh kakakku tersayang, tidak bisakah kakak melihat suamiku dan anak - anakku yang berada disini ? kabarku baik kakak, karena aku sedang diet kak makanya kurusan. Dan kakak apakah kau tidak mempersilahkan adikmu dan keluarganya ini duduk terlebih dahulu ?


"Celoteh Ratu Alexandra Coldon yang merona merah wajahnya yang tiba - tiba di peluk sang kakak hingga membuat semua di ruangan itu seketika tertawa melihat tingkah kakak adik ini".


Haha baiklah adikku, kakakmu ini melupakan mereka keluarga kita ada disini. Karena rindu kakakmu ini yang membuat lupa segalanya haha. Oklah adik iparku dan kalian keponakan - keponakanku tersayang mari silahkan duduk untuk menikmati makanan yang tersedia ini dan berbincang - bincang saling berkenalan karena kita telah lama berpisah. "Titah raja Steven Coldon".


Prolog : Setelah mereka duduk Raja Steven Coldon pun memulai perbincangan.


Adikku Alexander Asta, apakah kau tidak memperkenalkan anak - anakmu kepada kami ? "Raja Steven Coldon membuka pembicaraan".


Baiklah kak, ini putra pertamaku namanya Bellen Alexander Asta, Ini Putri keduaku namanya Agsaina Alexander Asta, Ini putri ketigaku Chirra Alexander Asta dan ini putri adopsi kami Evelin Alexander Asta. "Raja Alexander Asta memperkenalkan putra putri mereka".


Halo paman, Saya Bellen Alexander Asta dan ini adik - adik saya Agsaina Alexander Asta, Chirra Alexander Asta dan Evelin Alexander Asta. "Bellen, Agsaina, Chirra dan Evelin bangkit dan memberi hormat kepada semua orang di ruang perjamuan itu".


Silahkan duduk kembali, kalian tampan dan cantik. "Titah Raja Steven Coldon".


Apakah kakak tidak akan memperkenalkan keponakan - keponakanku itu ?


Oh adikku, kau semakin cerewet saja hahaha. Baiklah ini Putri Pertamaku namanya Belisaria Steven Coldon, ini Putra keduaku Adelardo Steven Coldon, ini putra ketigaku Chris Steven Coldon. "Raja Steven yang memperkenalkan putra putrinya sambil menggoda Ratu Alexandra Coldon adik tercintanya itu".


Salam kenal juga paman beserta keluarga . Aku Belisaria Steven Coldon putri pertama dan adikku Adelardo Steven Coldon dan Chris Steven Coldon. "Belisaria yang menarik adiknya itu agar memberi penghormatan bersama".


Prolog : Bellen Alexander Asta, Agsaina Alexander Asta, Chirra Alexander Asta dan Evelin Alexander Asta terkekeh melihat tingkah sepupu mereka itu dan mereka semua sama - sama melirik ada ketertarikan di antara mereka sejak awal pertemuan. Bellen yang menyukai Belisaria dan sebaliknya, Agsaina yang menyukai Adelardo dan sebaliknya, dan Chirra yang menyukai Chris dan sebaliknya.


Baiklah semua sudah saling berkenalan. Maka dengarkanlah ada pengumuman yang saya ingin sampaikan maka mengapa tujuan hari ini di adakan pertemuan ini adalah selain untuk melepas rindu, tetapi juga akan mengumumkan perjodohan putra putri kita yang akan mewarisi kerajaan kita.


Bellen Alexander Asta akan di nikahkan dengan Belisaria Steven Coldon, Agsaina Alexander Asta akan di nikahkan dengan Adelardo Steven Coldon. Dan Juga Chirra Alexander Asta akan di tunangkan dengan Chris Steven Coldon. "Raja Alexander Asta setelah berunding dengan Raja Steven Coldon, Ratu Alexandra Coldon dan Ratu Alexa Asta mengumumkan hasil perundingan yang mereka diskusikan".


Prolog : Semua di ruangan kaget dan kemudian menyetujui hasilnya . Para pelayan kepercayaan di ruang sebelah semua tertawa mendengar percakapan para yang mulia kerajaan itu. yah mereka bisa tertawa hanya jika tidak di depan para yang mulia. Masih di Bungalow Luxury Village, Para Raja dan Para Ratu masih sedang berbincang - bincang dan menikmati makanan yang tersedia, maka Para Pangeran dan Para Putri diberi waktu bebas untuk saling berkenalan di ruang lain secara terpisah - Pisah.


Malam Pertama Bellen Alexander Asta Dengan Belisaria Steven Coldon


Maaf Pangeran Bellen dan Putri Belisaria, saya Daniel Pelayan kepercayaan Pangeran William Harry Elizabeth yang akan mengantar dan melayani keperluan pangeran dan tuan putri. mohon silahkan mengikuti saya terima kasih "Daniel pelayan kepercayaan Pangeran William Harry Elizabeth seraya membungkuk hormat dan membawa pangeran dan putri ke ruang lain dengan logo vvip no 1357 berjalan bersama dengan lorong yang teramat panjang dan sepi".


Bellen, aku takut di jalan lorong sepi begini. "Putri Belisaria seraya berbisik di telinga Pangeran Bellen dan menggenggam erat tangan Pangeran Bellen yang sukses membuat Pangeran Bellen kaget, tergoda, dan wajahnya merona merah yang tidak di sadari putri Belisaria karena ketakutan tetapi merasa jantungnya seakan mau copot".

__ADS_1


Pangeran dan tuan putri, kita sudah sampai. Silahkan masuk dan ini kuncinya. Jika ada keperluan lain bisa menghubungi saya dan saya pamit undur diri dulu. "Pelayan Daniel membuka pintu kamar dan memberikan kunci ruang kamar itu kepada pangeran Bellen lalu membungkuk memberi hormat kemudian pergi meninggalkan pangeran dan tuan putri untuk melanjutkan tugas lainnya".


Hai Bel, gak nyangka yah kita sepupuan. Apa kamu ingat, sepertinya kita satu kuliahan. Aku di Fakultas Statistik dan kamu di Fakultas Akuntansi kan ? Apa kamu tidak ingat ? Kita kan kuliah di Universitas Augsburg di Jerman. Maaf yah aku manggil kamu Bel. Anggap ajah itu panggilan sayang aku untuk kamu. Mungkin kamu gak akan percaya. Walaupun kita baru di jodohin tapi aku sudah cinta sama kamu pada pandangan pertama. Kamu pasti gak percaya di kampus aku selalu perhatiin kamu berharap bisa kenal kamu dan mengetahui latar belakang kamu. Tetapi aku tidak memiliki keberanian itu dan aku memendamnya dengan rasa penasaran hingga saat ini. Dan ternyata takdir menemukan kita kembali. Aku ingin bertanya, apakah kamu mau dan bersedia menjadi istriku bukan karena perjodohan tetapi tulus dari hati kamu yang paling dalam ? "Bellen yang mengajak Belisaria masuk ke ruangan itu dan mengunci kamar itu dan mengajaknya duduk di ranjang itu agar mengobrol dengan santai dan rileks dengan perbincangan itu dia mengeluarkan setangkai bunga mawar dan sekotak cincin dan berdiri dari ranjang kemudian jongkok menekuk kakinya untuk memberi cincin pada gadis pujaannya itu yang membuat Belisaria kaget, berdebar, merona merah sembari memegangi kotak cincin itu".


Maafkan aku, aku tidak tau kamu selalu memperhatikanku. Memang aku selalu ngerasa seperti ada yang melirik dan mengawasiku selain dari pengawal pribadiku. Tak kusangka ternyata itu kamu. Dan lebih tak mengangka lagi ternyata kita sepupuan. Aku terima lamaran kamu yang romantis ini terlepas dari masalah perjodohan kita. Terima kasih karena telah memilihku menjadi perempuan istimewa yang bisa mendampingimu. "Belisaria menerima bunga dan cincin dari tangan Bellen dan Bellen dan meletakkan mawar itu ke telinga Belusaria dan memasukkan cincin ke jari Belisaria".


Terima kasih Lovely karena telah menerimaku sebagai laki - laki yang paling beruntung bisa mendampingi perempuan sepertimu. "Belen yang telah meletakkan bunga di telinga Belisaria dan memasangkan cincin ke jari Belisaria, Bellen bangkit dari posisi berlututnya kemudian memeluk Belisaria".


Prolog : Bellen dan Belisaria mendengar jantung masing - masing begitu cepatnya ketika mereka saling berpelukan dan mereka saling merasakan kehangatan. Kemudian Bellen mencium bibir Belisaria dan Belisaria membalas ciuman itu, Akhirnya ciuman itu menjadi menggairahkan. Bellen yang mencium kemudian menjilati seluruh bibir Belisaria hingga akhirnya membuat Belisaria membuka mulutnya untuk menerima lidah Bellen yang akhirnya membuat Belisaria mendesah melenguh uhmm ughh hmm menikmati jilatan dari bellen, bertukar saliva dengan Bellen, memainkan lidah bersama Bellen, membiarkan Belen menyedotnya hingga Bellen menjatuhkan badan Belisaria ke ranjang.


uhmm aghhh hhmm Bellen hentikan ini ciuman pertamaku. "Belisaria Steven Coldon yang menahan kegelian, panas menggairahkan sambil berusaha mendorong dari tindihan pangeran Bellen Alexander Asta".


Maaf lovely, aku terlalu bahagia hingga aku terbawa suasana. Tapi apakah kita tidak bisa melakukannya ? Aku akan bertanggung jawab sepenuhnya dan aku akan meminta pernikahan kita di percepat seminggu lagi agar kita bisa masuk kuliah bersama - sama setelah liburan musim panas ini selesai. tidak harus menunggu 3 bulan lagi untuk menikah. apakah kamu siap dan bersedia lovely ? dan ini juga ciuman pertamaku. "Bellen Alexander Asta yang terdorong kemudian duduk di ranjang sebelah Belisaria Steven Coldon yang memegang tangan Belisaria Steven Coldon dan menatapnya dalam - dalam menunggu jawaban sang pujaan hati".


Baiklah lovely aku bersedia melakukannya. Tetapi pelan yah karena ini pengalaman pertamaku. Aku juga bersedia kalau kita akan menikah seminggu lagi. "Belisaria Steven Coldon masih membalas tatapan dalam Bellen Alexander Asta dengan pipi yang merona merah dan jantung tidak karuan".


Terimakasih lovelyku sayang, ini juga pengalaman pertamaku. "Bellen Alexander Asta yang masih menatap kecantikan putri Belisaria Steven Coldon yang kemudian mendekatkan wajahnya hingga bibirnya menyentuh bibir putri Belisaria Steven Coldon".


huumm uggghh hemgh... "Desahan dan lenguhan putri Belisaria Steven Coldon sambil mempererat genggaman tangannya dengan pangeran Bellen Alexander Asta sambil memejamkan matanya yang membuat pangeran Bellen Alexander Asta bergairah hingga junior Axe terasa mengeras dan terbangun berdiri dengan tegaknya. ciuman, lumatan, jilatan yang mereka lakukan menggairahkan, panas hingga pangeran berhasil menindih dan membaringkan Putri Belisaria di ranjang".


Lovely, Junior Axe sudah tidak dapat di kontrol lagi. Aku masukkan yah, tenang aku pelan - pelan. Mungkin ini agak sakit tapi tahan yah. Selanjutnya pasti tidak akan sakit. Kita mulai yah lovely. "Bellen menekuk kedua kaki Belisaria kemudian Memasukkannya secara pelan hingga berhasil menerobos keperawanan Belisaria dan memecah keperjakaan Bellen".


Aaaggghhhhh sakit lovely. "Belisaria teriak manja Belisaria sambil menggaruk punggung belen karena meringis kesakitan dan justru membuat Bellen semakin bergairah".


Iya sakit lovely, tapi setelah ini tidak akan sakit. Ini hari kita melepas keperawanan dan keperjakaan kita. Itu artinya kamu satu - satunya milikku, dan aku satu - satunya milik kamu. kamu mengerti lovely ? itu artinya tidak ada yang boleh menyentuh kita masing - masing dan tidak ada hati lain dari kita masing - masing. janji lovely ? "Bellen yang berhasil menerobos keperawanan Belisaria merasakan sakit juga setelah memecah keperjakaannya mereka berhenti sejenak tetapi tubuh dan **** mereka masih dalam keadaan menempel".


Agggghhhh ahhh, iya lovely aku janji akan setia tulus dan tidak akan berpaling dan tidak akan pindah ke lain hati hingga maut yang memisahkan kita.


"Belisaria masih meringis kesakitan dan mengeluarkan air mata".


Terimakasih lovely, aku juga berjanji yang sama dengan kamu. Kita lanjut yah. "Bellen mencoba menghentak hentakkan kemaluannya perlahan pelan - pelan memaju dan memundurkannya dari pelan hingga kuat hingga klimaks kencang sambil menandai seluruh tubuh calon istrinya itu. Pergulatan yang panjang hingga kelelahan dengan penuh kenikmatan hingga jam 2 pagi baru mereka tidur dengan tanpa busana dan hanya ditutupi selembar selimut".


Malam Pertama Adelardo Steven Coldon Dengan Agsaina Alexander Asta


Maaf Pangeran Adelardo Steven Coldon dan Putri Agsaina Alexander Asta Saya Daniella pelayan kepercayaan putri Diana Harry Elizabeth yang akan mengantarkan pangeran dan putri ke ruang kamar dan melayani kebutuhan pangeran dan putri. Mari ikuti saya. "Daniella mengantarkan pangeran Adelardo Steven Coldon dan putri Agsaina Alexander Asta Kemudian mereka keluar dari ruangan perjamuan".


Izin Penerbit : Mangatoon, Webnovel.


Novel karya kedelapan Author Keith Retno Habibah SE.

__ADS_1


__ADS_2