ELF MODEREN

ELF MODEREN
Chapter 8 : Reuni SMA di Perkuliahan


__ADS_3

Episode Sebelumnya


Ina berhentilah menangis. Air matamu terlalu berharga untuk laki - laki seperti dirinya. Aku akan selalu ada buat kamu meskipun kita tidak memiliki ikatan hubungan apapun selain sahabat. Apa kamu sudah tenang Ina ? Ayo kita kembali ke kelas. "Louise Poseidon Mark menenangkan Agsaina Alexander Asta dalam pelukannya hingga kemejanya basah dengan air mata Agsaina Alexander Asta dan mengajak ke kelas setelah Agsaina Alexander Asta sudah tenang".


Iya terima kasih Louise aku sudah tenang. Ayo kita kembali ke ruangan. Maafkan aku telah membasahi kemejamu. "Agsaina Alexander Asta melepaskan pelukan yang membuatnya tenang kemudian mencium bibir Louise selama 5 menit dan mereka kembali ke ruangan".


Prolog : Agsaina Alexander Asta telah tenang. Agsaina Alexander Asta dan Louise Poseidon Mark pun kembali ke kelas. Akhirnya mata kuliah pun selesai. Mereka pun di perbolehkan pulang. Saat Agsaina Alexander Asta mau keluar dipintu Adelardo Steven Coldon menahannya di pintu. Tetapi lagi - lagi Mila Reynaldo Wilson datang dan menggagalkan rencana Adelardo Steven Coldon untuk bicara pada istrinya Agsaina Alexander Asta.


Hubby berhenti, kita harus bicara. "Adelardo Steven Coldon menahan Agsaina Alexandra di depan pintu".


Apa yang harus kita bicarakan lagi wahai sepupuku ? "Agsaina Alexander Asta yang tertahan di pintu pun menjawab permintaan Adelardo Steven Coldon".


Kita harus membicarakan hubungan dan pe... "Adelardo Steven Coldon yang belum selesai berbicara sudah di tarik oleh Mila Reynaldo Wilson".


Pergilah, kekasihmu sudah datang. "Agsaina Alexander Asta pun pergi berjalan meninggalkan Adelardo Steven Coldon dengan Mila Reynaldo Wilson".


Kenapa lagi gadis ini merusak semua rencanaku dan merusak janjiku. "Dalam hati dan pikiran Adelardo Steven Coldon".


Prolog : Saat Agsaina Alexander Asta pergi meninggalkan Adelardo Steven Coldon dan Mila Reynaldo Wilson, Agsaina Alexander Asta pun bertemu dengan Veronika Andrew White, Sania Asta Coldon, Hazel Andreas White, Williana Antonio White di Lobby. Mereka pun mengajak Agsaina Alexander Asta jalan - jalan ke mall. Sementara itu Louise Poseidon Mark menghampiri Adelardo Steven Coldon dan Mila Reynaldo Wilson kemudian melepaskan gandengan mereka dan mengajak Adelardo Steven Coldon untuk bicara berdua saja.


Ayo ikut denganku pengecut. "Louise yang telah melepaskan pegangan Adelardo Steven Coldon dengan Mila Reynaldo Wilson pun menarik Adelardo Steven Coldon ke lantai paling atas gedung Oxford University".


Hei Louise bisakah kamu tidak menarikku ? Aku dapat berjalan sendiri. "Adelardo Steven Coldon yang ditarik secara paksa oleh Louise Poseidon Mark itu minta di lepas".


Sekarang kita harus bicara sebagai sesama laki - laki. Sebenarnya di hatimu yang kamu cintai itu Agsaina Alexander Asta atau Mila Reynaldo Wilson ? Aku mau kamu jawab dengan hati nurani yang jujur. "Louise Poseidon Mark melepaskan tarikannya pada Adelardo Steven Coldon setelah sampai di atap gedung dan mempertanyakan hatinya Adelardo Steven Coldon".

__ADS_1


Tentu aku mencintai Agsaina Alexander Asta karena dia istriku, tetapi aku juga tertarik pada Mila Reynaldo Wilson karena dia dapat memenuhi keinginanku. "Adelardo Steven Coldon menjawab setelah mendengar kata hatinya".


Kamu plinplan dulu kamu merebut Agsaina Alexander Asta dariku hingga aku harus menjadi kekasih nenek lampir Mila Reynaldo Wilson itu. Dan sekarang kamu nyakitin Agsaina Alexander Asta itu dari nenek lampir Mila Reynaldo Wilson. Jika kamu hanya nyakitin dan nyia - nyiakan cewek sebaik Agsaina Alexander Asta, aku janji aku akan merebutnya darimu. Kamu tidak layak mendapatkan istri sebaik Agsaina Alexander Asta. Ini peringatan yang pertama dan terakhir dariku. "Louise menumbuk Adelardo Steven Coldon dan memberi Adelardo Steven Coldon peringatan lalu pergi".


Prolog : Sementara itu Agsaina Alexander Asta, Veronika Andrew White, Williana Antonio White, Sania Asta Coldon dan Hazel Andreas White berada di mall, mereka pun memutuskan untuk salon dan perawatan di mall sambil berbincang saat masa SMA di SMA Harapan tahun 2016.


Kalian ingat gak sih pertama kali Agsaina Alexander Asta dan Veronika Andrew White gabung di kelas kita ? "Williana Antonio White membuka perbincangan saat mereka berlima sedang menikmati salon dan perawatan".


Iya tentu saja ingat. Bahkan kamu cemburu kan Anna saat Liam bertabrakan dan jatuh pelukan dengan Ina ? hahaha. "Hazel Andreas White pun tertawa saat mengingat dan menjawab pertanyaan Williana Antonio White".


Ih kamu ini masih ingat saja. Ina maafkan aku yah yang pernah cemburu padamu saat kamu berdekatan dengan Liam meski kamu tidak memiliki perasaan apapun pada Liam. "Williana Antonio White pun meminta maaf pada Agsaina Alexander Asta yang pernah cemburu tanpa alasan".


Tidak apa Anna. Wajar kamu cemburu. William kan kekasihmu. Seharusnya aku minta maaf padamu karena aku murid baru yang gak tau apa - apa saat itu tentang hubunganmu dengan William. "Agsaina Alexander Asta pun meminta maaf pada Williana Antonio White".


Hemmm soal aku dan Saint yah, oke aku ceritakan. Saat pelajaran terakhir usai tanggal 07 November 2016 Saint Ara Asta menungguku di Gerbang SMA Harapan Bangsa sekolah kita tercinta. Lalu Saint pertama kali juga memanggilku sayang dan mengajak pulang bersamanya. Aku sudah menolak waktu itu karena aku bilang aku di jemput kakakku. Saint pun ikut juga menunggu kakakku datang. Kemudian Ina menghampiri kami dengan wajah yang penasaran karena Saint selalu menggodaku. Saint bilang dia tidak menggodaku kepada Ina dan Saint langsung mengatakan pada Ina jika aku kekasihnya. Ina kamu Nika dan kamu juga Hazel udah kayak patung mendengar perkataan Saint. Saint pun langsung mendeklarasikan peresmian kami. Ina langsung setuju saat itu bukan ? dan Ina meminta kepada Saint berjanji kepada Ina untuk menjagaku seumur hidup Saint. Lalu kakakku pun datang. Saint langsung meminta izin pada kak Stuart untuk mengajakku berkencan. Kak Stuart mengizinkan dengan syarat jangan pulang lebih dari jam 22.00. Saint pun berterima kasih pada kak Stuart lalu mengajakku ke laut dengan waktu perjalanan dua jam. Saint mengajakku berdiri diujung jembatan. Awalnya aku tidak mengerti alasannya hingga aku melihat sebuah kapal pesiar mewah miliknya datang menghampiri kami. Setelah kami naik, kami menuju restoran. Saint menarik bangku agar aku bisa duduk, dia menghidangkan semua makanan kesukaanku diiringi musik oleh pelayan. Dan kami pulang jam 20.00 agar keburu pulang. "Sania Asta Coldon pun menceritakan kencannya dengan Saint".


Wah tuh anak bisa romantis juga ternyata. Dia gak pernah begitu kepada siapapun sejak kecil. Berarti Nia memang seseorang yang istimewa di hatinya Saint. Kalau kamu bagaimana Nika ? "Agsaina Alexander Asta kaget jika Saint Ara Asta sepupunya yang playboy dan angkuh itu bisa romantis juga lalu beralih bertanya pada Veronika Andrew White".


Aku gak tau harus gimana ceritanya. Ini sangat memalukan. Ini buka kesalahan Phillip. Phillip hanya membantuku dan menyelamatkanku. "Veronika Andrew White bingung dan sedih harus menceritakannya atau tidak".


Gak apa ceritalah, kami siap membantu jika masalah itu sulit untukmu. "Agsaina, Sania, Williana dan Hazel serentak menyuruh Veronika menceritakan masalahnya".


Baiklah gini ceritanya. Waktu itu aku nebeng mobil Hazel. Tetapi Hazel kencan dengan Hans. Jadi aku yang disuruh Hazel membawa mobilnya Hazel. Saat di parkiran, Phillip datang menghampiriku dan ingin mengajakku pergi. Saat itu aku berkata naik mobil Hazel ajah perginya. Lalu Phillip setuju dan menelpon supir di istananya mengambil mobil Phillip di sekolah. Akupun memarahi Phillip karena Phillip lama sekali berteleponnya. Phillip pun menyetir mobil Hazel. Sepanjang jalan aku bertanya padanya dia mau mengajakku kemana. Tapi jawabannya nanti kamu juga akan mengetahuinya. Sambil nyetir dia menyatakan hatinya padaku yang membuat aku sangat kaget tetapi bahagia. Phillip memberitau jika selama ini yang mengawasiku adalah dirinya selain bodyguard yang menjagaku. Kemudian saat sampai ternyata dia membawaku ke sebuah bar mewah dan Elite. Aku mengatainya gila karena gak mungkin kan anak di bawah umur diizinkan masuk. Kemudian aku di gandeng masuk dan semua pengawal pelayan di bar itu tunduk pada Phillip hingga aku menyadari Bar itu miliknya. Dia mengajakku untuk menemaninya rapat dengan kakak Max Mark kakaknya Carl Max Mark anak pendiam di kelas kita itu. Saat kami berjalan aku mendengar Tiga orang pelayan yang menyukai Phillip bergosip dan mengatakan jika aku wanita jalang. Pelayan itu bernama Mimi, Misha dan Mishil. Awalnya aku gak tau kenapa aku dikatai mereka jalang. Mereka mengerjaiku dengan menelepon pacar mereka Memo, Mischa dan Marcel untuk membantu mereka mengerjaiku. Phillip menyuruh Mimi, Misha dan Mishil untuk membuatkan minuman untuk kami berdua. Aku gak tau jika Misha memberi obat perangsang pada jus yang akan diberikan untukku. Mimi dan Mishil ke ruangan kami. Mimi membagikan minum dan Mishil memberitau tentang rapat. Phillip menyuruhku untuk menunggu di ruangan ini dan jangan keluar hingga Phillip kembali dari rapatnya. Aku kehausan dan meminum jus milikku. Setelah minum aku merasa pusing dan kepanasan. Kemudian pacar - pacar mereka masuk dan mau menodaiku. Phillip datang tepat waktu karena ponsel dan berkas rapat ketinggalan. Phillip menghajar mereka. Kemudian untuk membantu agar aku tidak mandul karena efek obat perangsang, kami pun melakukan malam pertama. Aku pecah perawan dia pecah perjaka. Setelah jam 21.00 aku sadar dia minta maaf dan menjelaskan semua yang terjadi dan berjanji setelah lulus dia menikahiku. Dan akhirnya kami sudah menikah. "Veronika Andrew White pun menceritakan dan terkejut jika mereka sudah menikah tanpa membagi undangan".


Lalu kalian menikah kenapa tidak mengundang kami ? " Sania Asta Coldon pun bertanya perihal undangan pernikahan".

__ADS_1


Jangankan kamu Nia. Kami sepupunya kandung ajah tidak diundang dan tidak tau kapan mereka menikah. "Williana Antonio White dan Hazel Andreas White serentak mengatakan pada Sania Asta Coldon".


Prolog : Tak terasa waktu tiga jam telah berlalu. Waktu yang mereka habiskan untuk memanjakan diri mereka di Mall untuk salon dan perawatan diri dan berbincang mengenai masa SMA sehingga perawatan telah usai. Mereka pun pulang tepat jam 21.00 waktu Oxford ke apartemen mereka masing - masing. Agsaina Alexander Asta yang diam - diam membeli sebuah apartemen pun pulang ke apartemennya. Saat Agsaina Alexander Asta memasuki apartemen miliknya, Agsaina Alexander terkejut melihat keberadaan suaminya Adelardo Steven Coldon berada di sofa apartemennya.


Ba... bagaimana kamu mengetahui apartemenku dan sandinya ? Dan mau apa kamu kemari ? "Agsaina Alexander Asta yang masih terkejut pun langsung mengeluarkan emosinya kepada suaminya itu".


Kamu istriku. Bagaimana mungkin aku tidak mengetahui sandi dan keberadaanmu ? Apa kamu ingat cincin pernikahan kita memiliki gps dan penyadap suara ? "Adelardo Steven Coldon pun mengingatkan hal yang sempat di lupakannya".


Astaga aku melupakannya. Ya sudah apa tujuanmu datang kemari ? Dan kenapa kamu minum soju sebanyak itu ? Itu akan membuatmu kepanasan. "Agsaina Alexander Asta pun tidak tega melihat keadaan suaminya itu hingga membiarkan suaminya berada di apartemennya dan mengganti pakaian suaminya itu".


Ina, maafkan aku. Maafkan aku selalu menyakitimu dan membuatmu terluka. Aku janji aku akan meninggalkan Mila dan seluruh cewek di dunia ini yang mendekatiku. Ku mohon maafkan aku. "Adelardo Steven Coldon yang dalam keadaan mabuk itu menyesali perbuatannya dan memeluk Agsaina Alexander Asta saat Agsaina Alexander Asta hendak melepas kemeja suaminya itu untuk diganti. Pelukan itu membuat Agsaina Alexander Asta terkejut dan merasa kasihan melihat tangisan suaminya itu".


sudah suamiku. Aku tau kamu bersikap labil. Dengar bayi kecilku yang berusia dua bulan, ayahmu menyesali perbuatannya. Tidak apakan jika ibu memaafkan ayahmu ? "Agsaina Alexander Asta dalam pelukan Adelardo Steven Coldon pun memaafkan suaminya itu dan berbicara pada bayi mereka yang berada di perut Agsaina Alexander Asta".


Terima kasih istriku. Terima kasih bayiku. Kalian memang terbaik. Maafkan aku istriku, maafkan aku bayiku. "Adelardo Steven Coldon memeluk Agsaina Alexander Asta semakin erat".


Suamiku lepaskan, aku tidak dapat bernafas. Bayimu juga mungkin terasa sesak. "Agsaina Alexander Asta butuh oksigen dalam pelukan suaminya Adelardo Steven Coldon".


Ah iya maafkan aku istriku. Dapatkah malam ini kita bermesraan ? Aku sangat merindukanmu. Jangan marah - marah lagi yah. Aku merasa sesak jika kamu marah ataupun sedih. "Adelardo Steven Coldon pun melonggarkan pelukannya sedikit agar Agsaina Alexander Asta dan bayi mereka dapat bernafas".


Baiklah. Aku juga merindukanmu. Tetapi jangan di sofa yah banyak nyamuk. Kita kedalam kamar saja. "Agsaina Alexander Asta melepas pelukan mereka dan menarik suaminya itu ke kamar Apartemen milik Agsaina Alexander Asta".


Izin Penerbit : Mangatoon, Webnovel.


Novel karya kedelapan Author Keith Retno Habibah SE.

__ADS_1


__ADS_2