Eliot Rei

Eliot Rei
saat ku buka mata ini


__ADS_3

Namaku Eliot Rei. Aku seorang pelayan yang sedang melayani


master Alfred. Dia sering memanggilku dengan panggilan Eli. Aku tidak tau


dengan pasti seperti apa pekerjaan pelayan seharusnya seperti apa. Tetapi dari


data yang tertanam di kepalaku. Pelayan adalah seorang yang melayani mau itu


pekerjaan rumah maupun melayani semua kebutuhan masternya. Dan akan melakukan


apapun yang di perintahkan master dalam situasi dan kondisi apapun. Selain


semua itu aku tidak tau menau mengenai pelayan yang sebenarnya. Apalagi


keadaanku yang baru saja beranjak umur dua  tahun di dunia ini semenjak master Alfred


menciptakaanku.


Sejujurnya aku tidak terlalu tau tentang master. Saat aku


membuka mata. Sosok pria dengan tubuh yang tidak terlalu tinggi dengan bibir


melengkung keatas sedang menatapku. Dan saat itu aku langsung tau bahwa dialah


masterku. Hari demi hari dia melatih dan mengajariku tentang pekerjaan apa yang


musti aku lakukan dan hingga satu tahun telah berlalu. Di saat tanggal waktu sama


saat aku membuka mataku. Master Alfred memberikanku sebuah kotak. Saat aku


membuka kotaknya. Penampakan sebuah pakaian pelayan lengkap dengan aksesoris


dan juga sebuah tas  pinggang. Awalnya


aku tidak terlalu paham cara memakainya karena selama ini aku mengenakan kemeja


dan bawahan celana pendek milik Master Alfred.


Dengan bantuan master Alfred. Aku mengenakan pakaianku


sekaligus aksesorisnya. Dan memasangkan tas pinggangku dengan tergesa-gesa aku


tidak tau kenapa dia begitu tergesa-gesa, tetapi mata yang berbinar-binar


dengan bibir yang melengkung ke atas lebih membuatku penasaran.  suatu saat aku menanyakan kenapa dia begitu


tergesa-gesa dengan wajah yang aneh seperti itu. Dia hanya menatapku dan


akhirnya mengucapkan sesuatu.


“begitu ya. Kamu belum bisa memahami emosi. Mungkin itu …”


jawabnya dengan bibir yang melengkung ke atas.


Aku tidak paham dengan apa yang di masuk oeleh mater Alfred.


*


Beberapa bulan kemudian. Master Alfred memanggilku ke


ruangannya. Ruangan yang pertama kali aku terlahir dan hidup. Tapi setelah hari


itu aku tidak pernah memasuki ruangan itu sekalipun. Bahkan master Alfred


melarangku memasukinya karena cukup berbahaya seperti penjelasannya. Setelah


menyusuri lorong bawah tanah. Aku sampai di depan pintu besi yang cukup besar


hingga tingginya 3 kali lipat dengan tinggiku.


“Eliot Rei datang menghadap master Alfred”


“masuklah Eli”


Saat aku melangkah mendekati pintu. Secara otomatis, pintu


itu bergeser kekanan kiri secara bersamaan dan menampilkan Master Alfred yang


sedang melakukan sesuatu yang entah apa. Karena keadaannya yang sedang


membelakangiku.


“bisakah kamu melepaskan seluruh kapaianmu dan berbaring di


sana” sambal menunjuk ke sebuah tempat yang ada di sisi tengah ruangan.


“seperti permintaan anda master”


satu persatu apapun yang menempel di tubuhku ku tanggalkan


dan kemudian berjalan ke tempat yang telah di minta. Aku memandang master untuk

__ADS_1


mengkonfirmasi sekali lagi. dengan anggukan kecil dari master Alfred, aku


berbaring di sebuah balok besar dengan pemukaan yang di penuhi dengan ukiran


abstrak yang aneh.


IDENTITAS TELAH DIKONFIRMASI


Aku mendengar suara yang bergema di dalam kepalaku.


ELIOT REI AKAN MENGALAMI PENONAKTIFAN DAYA. DIHARAP UNTUK


MENGIKUTI LANGKAH-LANGKAH SELANJUTNYA.


Tiba-tiba semuanya menjadi gelap dan hanya terdengar suara


yang terus bergema di dalam kepalaku.


MULAI PROSES PEMINDAIAN TUBUH.


..


..


TIDAK ADA TANDA-TANDA KESALAHAN PADA SUSUNAN DATA.


PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN TAHAP SELANJUTNYA..


..


..


..


UNTUK SEMENTARA ANDA AKAN DI PINDAHKAN KE RUANG KHUSUS YANG TELAH


DI SIAPKAN OLEH MASTER. HARAP MENGIKUTI SEGALA KETENTUAN YANG ADA UNTUK


MELANCARKAN PROSESI UPGRADE.


Saat aku menyadari kondisiku. Aku sudah berada di dalam


sebuah kamar yang mirip dengan kamar tidurku. Tetapi saat aku melihat ke luar


jendela. Hanya ada warna putih sejauh mata memandang.


“di mana ini. Apakah master Alfred yang telah memindahkan


BENAR


“suara itu terdengar lagi tetapi kini berada di luar


kepalaku”


KARENA KINI ANDA BERADA DI SISI LAIN RUANG KHUSUS YANG TELAH


DI CIPTAKAN MASTER. SEHINGGA SAYA TIDAK PERLU MELALUI SISTEM DATA OTAK ANDA.


“jadi seperti itu. akankah aku akan berada di tempat ini


untuk waktu yang lama? Karena aku harus menyelesaikan kewajibanku sebagai


pelayan master Alfred”


UNTUK JANGKA WAKTU. DI PERKIRAKAN AKAN MEMAKAN WAKTU


BEBERAPA JAM. JADI DI HARAP ANDA UNTUK TETAP DI TEMPAT DAN MENUNGGU PERINTAH


LEBIH LANJUT.


“baik”


.


.


.


TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI ARAHAN. ANDA AKAN DI KIRIM KE


TUBUH UTAMA DAN AKAN DI AKTIFKAN KEMBALI DAYANYA.


“Eli. Bagaimana perasaanmu?”suara terdengar begitu jelas dan


dekat dengan di iringi pengelihatan yang mulai kembali.


Tampak master Alfred yang berada di depanku dengan ekspresi


khawatir saat melihatku.


Tunggu. Aku bisa tau bahwa Master Alfred sedang khawatir.

__ADS_1


Aku bisa membaca dan merasakan emosi


“jika kamu sudah bisa berekspresi bahagia seperti itu. maka


pertanda bahwa kamu baik-baik saja”


Bahagia?aku?


Tampaknya master Alfred bisa membaca keraguanku dan


mengambil cermin yang tidak jauh darinya dan menodongkan di depan wajahku.


Mata berseri-seri dengan sebyuman lebar dan pipi merona.


Aku benar-benarsedang bahagia. Dan apa ini. Perasaan yang


memenuhi diriku ini..


Tanpa ku sadari ada cairan yang mengalir di pipiku dan


pandanganku mulai berkaca-kaca.


“eh apa ini. Kepana aku mengeluarkan cairan dari mataku.


Apakah ada kesalahan dalam proses Upgrade? Apa aku rudak? Master Alfred. Aku..


aku..”


Perasaan senang,bahagia memenuhi diriku hingga aku tidak


mampu membendung lagi. aku tidak tau kenapa. Tetapi serasa sebuah beban telah


menghilang dan aku ingin meluapkan seluruh oerasaan ini.Master yang berdiri di


sampingku mengulurkan kedua tangannya dan menggendongku bak layaknya tuan


putri. Dia menggendongku hingga ke kamarku dan meletakkanku di tempat tidur.


Sambal merapikan posisiku. Dia meraih selimut dan mengenakannya kepadaku.


Aku bisa melihat ekspresi bahagia terpampang jelas di


wajahnya.


“untuk hari ini kamu beristirahat saja. Aku juga ada


keperluan di luar jadi saya akan merawatmu untuk beberapa saat hingga waktu


keberangkatanku tiba. Dan juga selama kepergianku kamu di larang untuk beranjak


dari tempat tidurmu hingga tubuhmu benar-benar pulih ”


“tapi master Alfred.. ”


“Al saja”


“master Al, bukannya tugas saya sebagai pelayan untuk


mengurus dan melayani anda. Bagaimana bisa saya bisa membiarkan anda merawat


saya seperti ini…”


“tak apa. Tidak perlu khawatir. Selama  ini saya selalu melakukan sendiri sebelum


kedatanganmu. Jadi kamu tidak perlu khawatir. Dan juga aku juga perlu belajar


untuk merawat seseorang  untuk antisipasi


kedepannya” jawabnya dengan ekspresi bangga akan apa yang di lakukannya.


Entah kenapa setelah melalui proses upgrade, aku dapat


memahammi Master Al lebih baik.


“… jadi bisa di katakana ini merupakan sebuah praktek


lapangan? Master memanglah jenius. Mampu memanfaatkan setiap keadaan yang ada


untuk keperluan di masa mendatang. Saya semakin mengagumi anda Master!”


“hahaha, baiklah. Focus saja pada pemulihanmu. Mungkin


sekitar 1-2 hari kamu akan bisa pulih dan melakukan kegiatan seperti biasanya”


“baik master. Bahkan jika untuk praktek lapangan master. Aku


rela terkapan di ranjang seumur hidupku!”dengan kepercayaan diri tinggi.


Master tampak terkejut dengan tanggapanku dan kemudian


tersenyum dengan sepenuh hati.

__ADS_1


“tidak, itu akan sangat merepotkan. Terutama untukku”


__ADS_2