
Aku tidak tau hari ini hari apa tetapi aku tau satu hal.
Setiap beberapa hari sekali master Al akan keluar untuk mengerjakan urusannya.
Aku tidak tau urusan apa yang sedang di lakukannya. Tetapi saat aku mencoba
mendeteksi keberadaan energy sihir master Al, dan saat itulah satu hal yang ku
tau bahwa. Aku tidak bisa merasakan sedikitpun. Seperti dia menghilang ke
tempat yang di luar jangkauan deteksiku. Atau bisa jadi menghilang dari dunia
ini.
Pada awalnya aku panic saat menyadari bahwa energy mana
master Al tidak terdeteksi. Aku mencari ke seluruh tempat sejauh mata memandang
tetapi tidak menemukan adanya tanda-tanda akan kehadiran master Al bahkan
setidaknya energy sihirnya. Saat itu aku sangat putus asa dan memutuskan untuk
kembali ke mansion, dengan harap Master kembali ke mansion saat aku berada di
luar. Dan benar saja saat aku berjalan di dekat mansion, sosok master Al tampak
di depan gerbang mansion dan kemudian berlari ke arahku. Aku yang melihat
master yang tampak baik-baik saja dan sedang berlari kearahku membuatku merasa
senang. Dan tanpa sadar seluruh energy dalam diriku meninggalkanku dan semuanya
menjadi gelap.
Saat aku membuka mataku aku berada di dalam kamarku dengan
keadaan aku berbaring di tempat tidurku. Tubuhku mulai pulih hingga beranjak
dari posisi awal. Eku memperhatikan sekitar dan menemukan Master Al yang sedang
tidur di bangku sebelah tempat tidurku. Dengan tangan yang di silangkan dan
kepala di sandarkan di dinding. Wajahnya begitu polos dan tampak sangat terlelap
di alam mimpinya. Karena aku tidak mau mengusik mimpi indahnya. Aku meraih
__ADS_1
selimut cadangan yang ada di laci meja sebelah bangku dan memasangkan ke
badannya.
Tampak dia merespon sesuatu yang menyentuh kulitnya dan
menggeram sambal menggeser sedikit dari tempat sebelumnya. Tanpa ada keinginan
untuk bangun, dia kembali ke alam mimpinya. Orang yang melihat Master Al dengan
ke adaan tidur seperti ini akan berpikir bahwa dia seorang anak kecil tanpa
beban dan sedang beristirahat dari kelelahan bermain.
“ngg, Eli. Kau sudah bangun?”
“iya tuan. Terimakasih telah merawatku saat aku sedang tidak
sadarkan diri”
“tak apa. Aku melakukanya karena aku ingin. Lalu, bagaimana
keadaanmu?” sambal mengusap matanya dan beranjak dari bangku untuk
“tidak ada masalah dengan tubuh saya master. Terimakasih
karena mengkhawatirkan saya. Tapi..”
“ada apa?”
“maaf untuk sebelumnya tetapi. Kemana anda pergi? Saya tidak
bisa merasakan kehadiran bahkan energy sihir anda. Bahkan saat aku berjalan
cukup jauh dari mansion dan mendatangi ke berbagai tempat. Saya tidak bisa
menemukan anda dimanapun. Dan itu membuatku sangat khawatir”
“pantas saja gerbang mansion terbuka dan aku tidak mendapat
jawaban saat aku datang tadi. Maaf untuk sebelumnya”
“tidak master. Sayalah yang salah, dan sayalah yang harus
meminta maaf, karena meninggalkan mansion dalam keadaan seperti itu!”
__ADS_1
“yah tak apa. belum waktunya kamu mengetahui kemana aku
pergi. Tetapi bisa ku bilang aku ada urusan di luar dan itu akan terus terjadi
untuk seterusnya jadi cobalah untuk terbiasa akan itu”
“anda akan pergi lagi?”meraih ujung lengan kemeja orang yang
ada di depan
“tidak perlu menunjukkan ekspresi seperti itu. selama apapun
aku pergi. Aku akan tetap kembali. karena itulah saat aku kembali. Aku hanya
ingin seseorang menyambutku dengan senyuman hangat. Tanpa ada perasaan sedih
maupun khawatir”
“apakah itu permintaan anda sebagai master kepada pelayan
anda ini, master Al?”
Dia berdiam dan menatapku untuk beberapa saat, hingga master
Al tersenyum ke arahku dan berkata.
“benar. Karena itulah aku menciptakanmu dank arena itu
juga peranmu sebagai Pelayan dari
kediaman ini”.
Entah kenapa aku sangat senang dengan apa yang master
katakana membuatku sangat senang.
Dan sejak saat itu saya tidak lagi merasa khawatir maupun
panic karena aku sadar bahwa Master pasti akan selalu datang. Diamanpun
kapanpun dan berapa lama dia pergi.dan di saat dia kembali. Aku akan
menyambutnya dengan senyuman hangat dan mengatakan.
“selamat dattang master Alfred.”
__ADS_1