Employer Is My Ex

Employer Is My Ex
Ibu Jahat...!


__ADS_3

Hiks...Hiks....


TOK...TOK...


"Amel, kamu kenapa nak, kenapa menangis dikamar seperti itu, buka pintunya ibu mau masuk," panggil rose pada anaknnya yang menangis dan berkurung diri dikamar.


" ibu jahat "  "ibu jahat " "ibu jahat"


" kenapa ibu jahat nak, apa salah ibuk , buka dulu  pintunnya sayang" mohon rose


Amel akhirnya membuka pintu untuk rose karena tidak tega mendengar ibunya itu memohon mohon untuk dibukakan pintu olehnya, melihat amel membuka pintu, rose langsung memeluk anaknya itu.


" kamu kenapa sayang, kenapa menangis ibu salah apa nak" tanya rose lembut sambil membelai halus rambut amel


" ibu jahat " jawab amel singkat


" ibu salah apa nak, ibu minta maaf yah, mungkin kamu malu punya ibu seorang buruh tani, makanya kamu bilang ibu jahat " jawab rose menebak


" aku ngak pernah malu menjadi anak dari seorang buruh tani buk,aku bilang  ibu jahat karena ibu tidak mau memberi tahu aku siapa ayah kandungku,dan bagaimana wajahnya "


" ayahmu sudah ngak ada sejak kamu lahir nak, ayahmu sudah meninggal, kan ibu sudah bilang " jelas rose berusaha menenangkan anaknya.


" kalo ayah sudah meninggal, mana makamnya buk, ibu tidak pernah menunjukanya padaku, ibu bilang, kalo usiaku sudah 15 tahun, ibu bakalan menceritakan tentang kematian ayah, dan dimana kuburan ayah, sekarang aku sudah hampir 16 tahun, tapi  ibu tidak pernah menceritakanya, ibu jahat " pekik amel jengkel dan melepaskan pelukan rose.


Rose tertunduk sedih, dia tidak tau harus mengarang scenario apa lagi agar anaknya tidak menanyakan itu lagi, dia tidak ingin, kalau amel tau cerita sebenarnya, karena baginya amel masih belum dewasa untuk menyigapi dan mengetahui cerita sesunguhnya, suami yang dulunya sudah merusak masa depan dan impinya,suami yang membuat hidupnya hancur membuat hubungan dengan keluarga kandung hancur, pasti nanti amel akan membenci ayahnya.


" kenapa ibu diam saja, jawab ibu, aku tu malu buk, tiap hari dikatakan anak haram, bapakanya ngak jelas, ibu jelasin sekarang buk, biar aku tau " mohon amel sambil mengoyangkan sedikit badan rose


Tanpa disengaja, rose meneteskan air mata tak tahan mendengar ucapan anaknya, rose baru tau, ternyata selama ini amel menjadi objek bulyan dan cacian disekoalah, " ini semua salah ku, kenapa hidup anakku ikut menderita, seandainya dulu aku memberikan amel pada ayahnya, pasti dia tidak akan hidup menderita bersamaku " gumam rose dalam hati, dan tidak sadar kalau air matanya terus berjatuhan.


" kenapa ibu malah ikut menangis buk, kenapa malah diam terus apa susahnya sih, ibu kasuh tau aku, biara akau tau semuanya, kasih tau aku buk...kasih tau aku...." mohon amel sekali lagi

__ADS_1


" kamu masih belum cukup dewasa untuk mengerahui itu nak, " jawab rose tak ingin mengatakan.


" aku sudah dewasa buk, aku sudah 15 tahun, aku bukan anak anak lagi" balas amel lagi


" nanti juga kamu bakalan tau nak "


"tau apa buk, kayak mana aku bisa tau, sedangkan ibu saja tidak pernah menceritakannya padaku, tolong ceritakan buk, aku ingin tau bangat " paksa amel pada ibunya


Rose hanya menatap wajah anaknya dalam, orang  satu satunya yang membuat dia untuk tetap semangat menjalani hidup adalah amel, jika rose menceritakan yang sebenarnya pada amel, mungkin amel tidak akan  bisa menerima faktanya, atau mungkin amel akan membencinya, rose  beranjak pergi dari kamar amel, dan membiarkan anaknya itu menangis sampai capek,


" sudahlah, ibu mau keladang, masih banyak pekerjaan ibu disana, kalau ibu ngak kerja nanti kita tidak bisa makan dan tidak bisa membayar spp kamu " balas rose ingin mengelak, kemudian ia pergi meninggalkan amel yang masih dibanjiri oleh rasa penasaran dan harapan agar dia mau menceritakannya


bruk....


" ibu jahat "  teriak amel sambil menutup pintu kamar dan membantingakan keras


" maafakan ibu sayang, ada saatnya kamu akan tau " gumam rose sejenak berbalik nelihat pintu kamar amel yang sudah tertutup rapat.


" kamu kenapa duduk merenung disitu, lagi ada masalah..? "  sapa seorang fatner kerja rose yang merupakan buruh tani juga


" ohh..tidak papa, aku hanya duduk sejenak menunggu kamu " jawab rose tak ingi orang tau masalah pribadinya,


" tapi kok kamu kayak baru na.."


" kita langsung bekerja aja yuk, takut bos datang dan melihat kita masih duduk " jawab rose memotong pembicaraan temanya, dan temannya hanya menganguk megiyakan.


" ayok...ayok...semangat..semangat..biar cepat selesai dan kalaian bisa istirahat " seru seorang pria paruh baya yang merupakan bos nya rose, pria ini memiliki hatti yang dermawan dan baik hati walaupun dia kaya, berbeda dengan istirinya yang berhati setan kerjanya cuma marah marah dan memotong gaji para buruh semaunya.


" kami pasti semangat terus pak, apalagi kalo ada gaji tambahan, hahhahaha.." balas seorang buruh dengan suara setengah teriak membuat buruh yang lain ikut ketawa juga


" pasti saya akan menaikan gaji kalian semua, dan tentunya akan mengasih bonus juga, yang penting sekarang, kalian rajin dan fokus bekerja agar hasilnya banyak, nantinya yang untung bukan cuman saya tapi kalian semua juga untung "

__ADS_1


" makasih pak, anda memang bos terbaik " ujar beberapa buruh hampir bersamaan


" nagk...ngak...ngak..., enak aja main naik naik in gaji, besok saya mau jalan jalan ke singapure, kalau uangnya dipake buat ngasih bonus sama kalian, nanti uang suami saya bakan habis, nantinya apa buat saya " teriak seorang wanita yang merupakan istri dari bos rose,  kebetulan juga ikut keladang bersama suaminya,


" ehh ngak boleh gitu ma, sesekali ngak papalah sedekah " tegur suaminya lembut.


" iya nih, gimana sih istinya bos, galak benar, udah tua juga, masih aja belum tobat, rakus harta lagi " bisisk beberapa buruh dan masih bisa terdengar walau seperti suara nyamuk yang berdecis ditelinga


"apa kalian bisik,,bisikk..! gaji kalian mau saya potong, atau kalian mau saya pecat " berang istri bos itu mendengar dia di umpat.


" udah....udah...., kalian semua, istirahatlah sudah tengah hari, pulang dan makanlah, nanti sore kita sambung " perintah sang bos


" belum bang,  15 menit lagi baru waktunya mereka istirahat " tambah istri dajjal sang bos, tapi tidak direspon sama sekali


" nanti sore kalian kerumah saya, gaji kalain akan cair hari ini " lanjut sang bos dan membuat seluruh buruh berseru bahagia,


" kalau begitu, kami pulang dulu ya bos," pamit beberapa buruh.


TOKK...TOK...


" ASSALAMUALAIKUM, amel...ooo..amel " panggil rose yang baru datang dari ladang, tapi tidak ada jawaban dari amel, mendengar ibunya datang amel langsung keluar kamar untuk membuatakan minum untuk rose, meskipun amel marah dan jengkel pada rose, tapi amel tidak akan tega melihat ibunya yang tiap hari banting tulang demi dia.


" kamu masih marah sama ibu " tanya rose lemah lembut, tapi amel hanya diam tidak menjawab dan kembali ke kamarnya setelah meletakkan segelas minum diatas meja dihadapan rose, melihat anaknya yang masih saja mengurung diri dikamar, rose menghampiri ingin mencoba membujuk,dia duduk dipinggir ranjang Amel.


" kamu jangan gitu nak, kamu sudah makan, makan dulu sana " suruh rose pada amel yang menutup wajahnya dengan bantal, rose menghela nafas panjang melihat respon anaknya.


" baiklah, ibu akan menceritakannya pada mu " ucap rose terpaksa, amel langsung menyingkirkan bantal dari wajahnya, kemudian duduk disamping rose


" benarkah ibu " tanya Amel memastikan,


" iya sayang " jawab rose sambil mengangguk mengiyakan

__ADS_1


__ADS_2