Era Beladiri Jiwa

Era Beladiri Jiwa
Bab 22: Kakak Perempuan Xiao Wu


__ADS_3

Waktu tidur Mu Bai barusan, adalah jam yang sama dengan terbitnya matahari.


Sementara orang akan mulai melakukan aktifitas sehari-hari demi masa depan, dia malah tiduran di kasur. Hal ini persis sama seperti kebiasaannya dari 3 abad yang lalu.


Mu Bai akan tidur ketika pagi, dan bangun ketika sore tiba. Hal itu dia lakukan, karena malam terasa tenang dan sangat cocok baginya untuk membaca, menulis, ataupun bermain game.


Sayang sekali ia tidak bisa tidur lama. Karena saat ini, Xiao Wu yang usil datang membangunkan nya.


Gadis itu datang bersama Wanita kelinci, yang ternyata adalah saudara perempuan Xiao Wu. Jadi Mu Bai tidak berani memberikan hukuman, bagaimana pun dia adalah seorang Master dari Xiao Wu. Jika dia berbuat jahat, jadi apa reputasinya nanti!


Adapun mengapa wanita kelinci tersebut menjadi tahanan, tentu saja karena orang-orang dari Aula Beladiri menginginkan dirinya menjadi tumbal demi memperoleh kekuatan.


Namanya adalah: Xiao Nian, berusia 25 tahun, dan merupakan master wuhun level 9. Dari segi usia, dia bisa di bilang sebagai seorang genius di antara genius dunia ini.


Karena rata-rata master wuhun genius bisa mencapai level 9 Ketika mereka berusia 45 tahun ke atas.


Untuk cerita Tang San dan Ling Yun, tentunya mereka di culik dengan tujuan membuat orang tua kedua remaja laki-laki itu keluar.


Sayang sekali perbuatan mereka tidak berhasil, malah membawa masalah besar untuk diri sendiri.


Tapi hanya Mu Bai yang tahu, ketika dia menyelamatkan Tang San dan yang lain, ia sempat merasakan nafas yang sedang bersembunyi di dalam tanah. Nampaknya orang itu tengah mengintai, tapi Mu Bai tidak tahu niatnya.


Baru setelah mendengar cerita dari Xiao Wu, Mu Bai berspekulasi kalau pemilik nafas tersebut adalah Orang Tua, Tang San atau Ling Yun.


Selain itu, Xiao Wu juga mengungkapkan identitas aslinya.


“Tuanku, apa kamu tahu identitas asli ku seperti apa?” Xiao Wu bertanya dengan sangat gugup secara tiba-tiba.


Xiao Nian di samping tetap diam dengan kepala tertunduk, dia agak takut untuk mengangkat kepala.


Melihat hal ini, Mu Bai diam-diam memanggil sistem asisten dalam benaknya. “My Asisten, beri aku informasi Xiao Wu.”


[Ding!]


Nama: Xiao Wu


Roh pelindung: Kelinci Pertewi


Jiwa Beladiri: Kelinci Giok Tulang Lunak

__ADS_1


Kemampuan Jiwa Beladiri:



Delapan Langkah Cambuk Mematikan


Pesona


Teleportasi


Tubuh Emas Tak terkalahkan



Level inti: 4


Roh: 240→ 244


Energi Jiwa: 2.400→2.440


Status negatif: Konsumsi pil berlebihan, membuat fondasi nya terlalu keras dan tidak fleksibel (Catatan: Harap Tuan Rumah segera membantu pertumbuhan Xiao Wu secepatnya, agar masa pembangunan fondasi Xiao Wu tidak macet)


Membaca informasi yang di berikan sistem, Mu Bai agak kesal, dia berteriak dalam benaknya, “Bukan itu, Asisten! maksudku, apakah ada identitas Xiao Wu, tunjukkan itu.”


Asisten menjawab, “Maaf tuan, itu membutuhkan bantuan penilaian yang lebih tinggi, Mode Asisten belum memilikinya.”


Mu Bai menangis, “Lupakan saja, biar aku berpikir sendiri.”


Setelah itu dia mulai mengingat kembali gerak gerik Xiao Wu, auranya, irama nafasnya, aroma badannya, dan lain sebagainya.


Ketika ingatan Mu Bai mengenai Xiao Wu berhenti, klip film yang di tampilkan adalah saat dia naik ke level 11. Kala itu, Mu Bai tidak sengaja melepas persepsi nya dan merasakan nafas Xiao Wu sangat mirip milik seperti nafas Binatang Jiwa.


Segera dia menatap Xiao Wu yang gelisah di depannya, membuat Mu Bai langsung mendapat ide.


Walaupun semua adegan tadi nampak menghabiskan beberapa waktu, sebenarnya hanya butuh sepersekian detik bagi Mu Bai memikirkan semua ini.


Dia tersenyum, dan menjawab pertanyaan Xiao Wu dengan nada sedikit bingung, “Aku tahu, itu Binatang Jiwa yang bertranformasi, bukan? Atau sesuatu yang lain?”


“Tuan!” Xiao Wu kaget, kemudian dia berkata dengan ekspresi tertekan, “Benar saja, Tuan dapat melihatnya.”

__ADS_1


“Ya, itu sangat mudah.” ungkap Mu Bai sombong.


Xiao Wu tidak tahu harus membalas seperti apa, namun tiba-tiba dia berpikir, “Kenapa Tuan menganggap ini seperti sebuah acara penilaian, apakah tuan tidak peduli dengan identitas asli saya?”


Yang tidak di ketahui Xiao Wu adalah, Mu Bai sangat terkejut dengan kebenaran ini. Padahal dia hanya menjawab pertanyaan Xiao Wu dengan candaan, baginya untuk meniru nafas binatang jiwa serta aura dan aroma, bukanlah masal sulit.


Tetapi melihat Xiao Wu sangat gugup, gelisah, serta jejak ketakutan dari ekpresi nya. Membuat Mu Bai mengetahui sedikit kebenaran, jadi ia tetap memasang wajah tenang seperti biasa.


“Jadi Xiao Wu, apakah kamu pernah mendengar kabar tentang Binatang Jiwa dari 3 abad yang lalu?” tanya Mu Bai.


Mu Bai bertanya, karena dia masih merasa bersalah atas ketidak mampuannya untuk melindungi hewan peliharaan kesayangan saat Evolusi pertama di mulai dari tiga abad yang lalu.


Jadi begitu dia tahu kalau Xiao Wu adalah Binatang Jiwa, mau tidak mau ia bertanya.


Sementara itu, Xiao Wu sama sekali tidak memahami tujuan Mu Bai, tapi dia masih menjawab jujur, “Saya tidak tahu, tapi Saudari saya mungkin mengetahui beberapa hal.” sambil menoleh ke arah Xiao Nian.


Xiao Nian merasa tatapan di arahkan padanya, buru-buru duduk tegak.


“Dik Xiao Wu, kenapa mengarahkan masalah ini padaku?” sesal Xiao Nian sambil berharap Xiao Wu membantunya bicara. Andai saja dia tidak ikut.


“Tenanglah Kakak, Tuanku bukan orang jahat. Kamu bisa mengatakan apapun yang kamu tahu dengan tenang.” tegur Xiao Wu.


“Seperti yang di katakan Xiao Wu,” sambung Mu Bai saat ini.


“Maaf Tuan Bai, saya hanya tahu beberapa.” Xiao Nian berkata pelan, tapi Mu Bai dapat mendengar dengan sangat jelas.


Mu Bai tidak mempermasalahkan hal itu, dia langsung mengungkapkan semua pikiran yang ingin dia tanyakan. Namun sebelum itu, Mu Bai perlu menggambarkan beberapa detail, agar Xiao Nian dapat referensi.


“Tidak perlu gugup. Sebenarnya aku hanya ingin bertanya tentang Bintang Jiwa Kucing dengan penampilan seperti ini … dan sifat seperti ini ….”


Setelah mendengar deskripsi Mu Bai, Xiao Nian mengerutkan keningnya dari waktu ke waktu.


“Tuanku, aku memang pernah melihat seseorang dengan wujud beladiri Binatang seperti yang Tuan Deskripsi kan, tapi dia hanyalah seorang manusia. Apakah menurut Tuan, dia memiliki hubungan dengan Peliharaan Tuan?” jelas Xiao Nian.


“Jadi seperti itu.” Mu Bai mendengarkan tiba-tiba mendapat sebuah ide. Dia bertanya tidak yakin, “Apakah Manusia bisa melahirkan bersama Binatang Jiwa?”


“Ini.” Xiao Nian terdiam beberapa saat, mungkin dia sedang memikirkan banyak hal. “Tuan, aku pikir itu bisa. Toh, ada teman saya yang jatuh cinta pada Manusia dan akhirnya memiliki seorang putra bersamanya.


Tidak hanya bisa, tapi Anak mereka Juga mewarisi jiwa beladiri kedua orang tuanya.”

__ADS_1


“Oh.” Mu Bai Langsung senang mendengarnya. Dia berkata, “Jika kamu tahu siapa pemilik Jiwa Beladiri Binatang seperti deskripsi saya tadi, tolong beri tahu saya apa pun tentang itu.”


__ADS_2