Era Beladiri Jiwa

Era Beladiri Jiwa
Bab 24: Tidak Bisa Memanggil Jiwa Beladiri


__ADS_3

«Danau Giok Hijau»


Cahaya matahari menyinari danau, membuat pantulan cahayanya menjadi pelangi. Pelangi yang indah itu membentuk kubah di atas pulau hijau, dan suasana disini terasa damai menenangkan.


Di lapangan yang baru saja di buat, suara tanya jawab bergema.


“Xiao Wu?” Mu Bai melihat nama di buku absen kemudian membacanya.


“Hadir!” Gadis Kelinci yang bersemangat, langsung mengangkat tangan. Tampak ceria sepanjang waktu, seolah tidak sabar untuk mengikuti kelas belajar.


”Ling Yun?“ Setelah melalui Xiao Wu, Mu Bai memanggil Murid lain.


”Hadir!“ Ling Yun pun menanggapi, tetapi dia tidak seantusias Xiao Wu.


Saat ini Mu Bai cukup senang melihat murid-murid sehat selalu. Tidak pernah telat menghadiri kelas, dan tidak pernah lalai dalam menjalani pelatihan.


”Baiklah Xiao Wu, Ling Yun, aku sudah melihat Kualitas fondasi kalian kemarin. Hari ini, aku akan memberi kalian teknik Rahasia khusus.“ kata Mu Bai tanpa ekspresi.


Xiao Wu agak kecewa ketika mendengarnya, dan mau tidak mau dia mempertanyakan keputusan Mu Bai, ”Tuanku, kenapa kami hanya di beri teknik Rahasia Khusus?“


”Xiao Wu, kamu tidak tahu apa-apa.“ Mu Bai menegurnya dengan suara berisi kekuatan spiritual. Walaupun Xiao Wu tidak ingin mendengarkan, suara Mu Bai akan secara paksa melekat di ingatannya.


”Teknik Rahasia Khusus, sama sekali tidak memiliki peringkat. Tetapi dapat kamu olah sampai akhir nafas kehidupan mu.“


Ling Yun terkejut, ”Tuan, maksudmu Teknik Rahasia bisa kuat atau lemah, tergantung pada usaha kita, bukan?“


”Anak pintar!“ Mu Bai memuji Ling Yun, anak laki-laki ini memang paling cerdas di antara Murid-muridnya. Dia melanjutkan, ”Selain itu, teknik rahasia khusus dapat di kombinasikan bersama teknik Rahasia lainya. Toh, aku tidak bilang kalau hanya memberikan Teknik Rahasia.“


”Tuanku.“ Saat ini Xiao Wu tiba-tiba merasa ingin menangis, dia berkata getir, ”Xiao Wu salah, tolong jangan hukum Xiao Wu.“


”Lain kali, jangan melihat buku dari sampulnya.“ ucap Mu Bai kepada Xiao Wu, sama sekali tak berniat memberi hukuman, dia hanya ingin mengajari gadis ini agar membuang sikap sombongnya.


Walaupun Xiao Wu agak usil dan kurang disiplin, Mu Bai tidak merasa keberatan sedikitpun. Dia hanya ingin, Xiao Wu mendengarkan kelasnya dan dengan jujur mengatakan keluhannya. Hanya dengan begitu, Mu Bai dapat memikirkan arah pengajaran selanjutnya.

__ADS_1


Xiao Wu tidak berkata-kata lagi setelah mendapat peringatan. Mu Bai juga melanjutkan pekerjaannya.


”Oke, Ling Yun, mengapa Anda mengambil jalan Master Wuhun?“ Mu Bai bertanya.


Ling Yun tahu kalau Tuannya bertanya serius, jadi dia termenung dalam pikiran. Melihat itu, Mu Bai tidak memprotes, dia memang ingin jawaban jujur dan tepat. Bukan hanya sekedar omong kosong.


Mu Bai juga berkata kepada Xiao Wu, ”Xiao Wu, juga pikirkan jawabannya.“


”Ya.“ Xiao Wu buru-buru mengangguk, tetapi begitu dia mulai berpikir. Isi otaknya hanya ada petualangan ke seluruh dunia, dia tidak yakin, apakah itu jawaban?


Jadi saat ini, dia memilih untuk pura-pura berpikir, sambil menunggu Ling Yun memberikan jawabannya.


”Tuanku.“ Ling Yun berkata setelah 10 menit kemudian, ”Aku sudah mendapatkan jawaban.“


Telinga Xiao Wu berkedut, menarik tinggi ke atas, jelas menajamkan pendengaran.


Mu Bai tersenyum, lalu memberi isyarat tangan agar Ling Yun menyatakan pikirannya.


Ling Yun memahami dan dia segera mengatakan, ”Tuanku, aku hanya ingin menjadi master pedang dalam hidup ini. Tetapi aku tahu, kalau kekuatan jiwa tidak ku miliki, mungkin Ilmu pedangku akan berhenti sejak saat itu!“


”Ya, Tuanku.“ Ling Yun mengakui.


”Tidak buruk, kamu telah mendapat nilai 70 poin di jalan pedang. Aku akan memberimu pedang yang cocok besok nanti.“ kata Mu Bai memberi penilaian atas jawaban Ling Yun.


Meskipun Ling Yun kurang mengerti jalan hidup Tuannya dan mengapa ingin memberi dia sebuah pedang, Ling Yun tetap mengucapkan terima kasih.


”Terima kasih Tuan!“ ucapnya, ”Namun Tuan, Roh pelindung saya memiliki garis keturunan dewa pedang, dan Jiwa Beladiri saya adalah Pedang Emas Matahari. Apakah mungkin bagi saya untuk menggunakan benda eksternal?“


Mu Bai membalas acuh tak acuh, ”Jiwa Beladiri adalah bagian dari tubuhmu, dan perlengkapan Rahasia merupakan alat tambahan dengan tujuan mempermudah pengguna. Di jamanku, orang tanpa perlengkapan hidup akan menemukan kesulitan dalam menjalani kehidupannya.“


Seolah memahami sesuatu, Ling Yun mengangguk, “Baik Tuan, Saya mengerti.“


(Ling Yun memahami, kalau orang biasa bisa jadi kuat berkat alat)

__ADS_1


Beralih ke Xiao Wu, Mu Bai melihat kalau gadis itu tengah mempersiapkan diri demi mengucapkan kalimat jawaban.


”Oke Xiao Wu, sekarang giliran kamu.“ kata Mu Bai mempersilahkan.


Akhirnya giliran saya, Xiao Wu sudah tidak sabar. Setelah mendengar jawaban Ling Yun, Xiao Wu mempercayai pikirannya sendiri.


”Tuan, Xiao Wu ingin berpetualang ke setiap penjuru dunia. Jadi Xiao Wu harus memiliki kekuatan agar bisa melindungi diri sendiri.“ ujar Xiao Wu sambil menggambar di udara.


”Gadis kecil, bahkan jika kamu menjadi kuat masalah akan tetap menghampiri. Kamu perlu ingat, kalau kekuatan juga bisa membawa masalah untuk diri sendiri dan orang sekitar mu.“ komentar Mu Bai, sebelum memberi penilaian, ”Kamu mendapat nilai 40 poin.“


Xiao Wu agak sedih mendapat nilai rendah, tapi tidak kecewa. Karena apa yang baru saja di katakan Mu Bai, persis sama seperti pengalaman Kakak perempuannya.


Namun, Xiao Wu juga mengerti hal penting, kalau memiliki kekuatan bisa menghancurkan apapun, belum tentu bisa melakukan apapun dengannya. Jalan Master Wuhun, hanyalah jalan mencari kekuatan besar ….


”Nah, sekarang aku akan mengirim pengetahuan Teknik Rahasia Khusus kedalam memori kalian.“ ungkap Mu Bai, ”Teknik ini di sebut, Suara Langit.“


Meninggalkan wajah bingung kedua muridnya, Mu Bai mengulurkan tangan kedepan sambil berteriak dalam benak.


”My Asisten, transfer.“


[Ding! Di konfirmasi, Teknik Rahasia Khusus: Suara Langit, segera di transfer.]


Pengetahuan dari mode sistem asisten, adalah pengetahuan menyeluruh mengenai detail-detail teknik yang di kirim. Jadi, Kedua murid Mu Bai, langsung bisa memahami cara pengolahan teknik ini, kelebihan, kekurangan serta cara penggunaan.


”Tuanku, Teknik ini sangat kuat!“ Xiao Wu melompat-lompat kegirangan, tapi lompatannya bukan lompatan biasa.


Itu adalah kemampuan jiwa beladiri ketiga, teleportasi. Setiap kali Xiao Wu teleportasi, dia akan meninggalkan tubuh palsu di tempat sebelumnya.


”Uhh, Jadi bisa di gunakan seperti itu juga? (Teknik Rahasia Khusus).“ Mu Bai mengacungkan jempol, membiarkan Xiao Wu bermain sendiri bersama teknik barunya.


Jadi, Mu Bai mengalihkan perhatian kepada Ling Yun. Pria muda ini, dia tampak linglung dari tadi, seperti memiliki banyak pikiran saja.


”Ah Ling, ada apa?“ Mu Bai bertanya heran.

__ADS_1


Ling Yun menjawab sambil menggaruk kepala, ”Tuanku, jiwa beladiri ku Sepertinya tidak bisa di panggil? A-a-aku bingung.“


__ADS_2