Era Beladiri Jiwa

Era Beladiri Jiwa
Bab 23: Wanita Perambut Pirang


__ADS_3

“Saya Mengerti.” Xiao Nian bangkit dari tempat duduknya, berkata, “Bagaimana kalau saya mengirimkannya dalam bentuk dokumen … No Id Tuan?”


“2104205.” ungkap Mu Bai.


Perangkat komunikasi jaman sekarang, adalah perlengkapan Rahasia level 1 yang termasuk dalam kategori peralatan Roh. Di kembangkan oleh perusahaan teknologi ternama di dunia, sudah ada selama 200 tahun terakhir.


Masing-masing perlengkapan rahasia ini memiliki No alamat IP bawaan, atau bisa juga di sebut No Id. Layaknya No telepon dari 3 abad yang lalu, seperti itulah fungsinya.


Padahal Mu Bai sama sekali belum memiliki perangkat komunikasi ini, dia hanya memiliki Sistem assisten yang bisa meretas jaringan Komunikasi, lalu menyelipkan satu alamat IP untuk di gunakan Mu Bai.


Setelah pria berambut putih dan wanita kelinci berbagi kontak, Xiao Nian izin pergi untuk menuliskan informasi yang di inginkan Mu Bai ….


Saati ini hanya menyisakan Xiao Wu yang tidak dapat berpikir apa-apa. Melihat gadis itu terpaku di tempat, Mu Bai menggetok Kepalanya, dia masih merasa marah.


“Xiao Wu, kamu sangat nakal, beraninya kamu mengganggu tidurku.” kata Mu Bai setelah Xiao Wu menatap kosong ke arah nya sambil memegangi dahi.


“Tuanku, aku tidak tahu.” sahut Xiao Wu dengan nakal sambil melepas kemampuan Jiwa Beladiri keduanya “Pesona” melihat mata yang memancarkan pesona feminim itu, Mu Bai Memiliki keingin untuk memp3rkos4 (Maksudnya sangat marah.)


“Xiao Wu! Kamu ini!” Mu Bai ingin membentaknya, tapi kalimat itu tertahan di tenggorakan. Karena, dia menyadari tidak dapat menahan Godaan.


Saat ini Xiao Wu mengikik karena mengetahui bahwa Mu Bai telah jatuh kedalam Tekniknya. Dia berkata puas, “Tuanku, Kamu tidak boleh memarahi aku lagi. Xiao Wu adalah gadis yang baik dan juga penurut. Jadi Tuanku jangan mengasari Saya.”


“Haih, lupakan saja.” Mu Bai melepas kekuatan spiritual menggunakannya untuk mengusir kekuatan jiwa Xiao Wu dari pikirannya. Kemudian berbalik ke tempat tidur dengan sedih.


“Kemampuan Pesonamu sudah sangat kuat. Memiliki kekuatan seperti itu, tidak ada Master Wuhun normal di bawah level 9 yang dapat menjadi lawanmu dalam duel pesona.” Puji Mu Bai saat dia memberi isyarat tangan, agar Xiao Wu segera pergi.


Setelah itu, Xiao Wu pun meninggalkan pondok kayu dengan ekspresi bahagia.


….


Negara Ampera merupakan negara tanpa hukum feodal, dan pemimpin negara ini adalah Aula Beladiri. Semua Rakyat biasa maupun Bangsawan, hidup di bawah atap yang sama.

__ADS_1


Bersatu demi memperkuat Negara, dan maju bersama menuju kejayaan. Namun para pemerintah Negara, diam-diam bersaing di atas meja judi.


Negara seluas 20 Kilometer tersebut terletak di antara Kekaisaran Angsa Putih dan Kekaisaran Bintang Mulia.


«Tanah Suci Aula Beladiri Diri»


Bangunan yang mengambang di udara itu nampak terlihat Kuno … sebuah Istana putih pantas mewujudkan lambang kemuliaan dan sosok Angsa putih yang bertengger di atas menara Istana, nampak jelas telah menjadi penguasa suatu Negara.


Istana Emas memiliki gerbang besar yang di jaga oleh dua patung perempuan bersayap. Dari waktu kewaktu, perempuan bersayap itu melantunkan ayat suci. Setiap kalimat terucap, akan memurnikan segala kejahatan.


Istana Hijau berada di paling depan, berdiri teguh melindungi ke dua Istana di belakangnya. Dari langit Istana, terbentuk Array besar yang memasok energi bagi 2 Istana lainnya. Seperti seorang Tuan, Istana Hijau memandu kedua Istana agar terus berdiri teguh melawan ketidak adilan.


Pada akhirnya, ketiga Istana tersebut membentuk formasi segitiga yang megah tak terlukiskan.


Tepat di tengah formasi, adalah pilar tinggi mencakar langit, juga menjadi salah satu kedudukan yang paling di hormati. Hanya pemimpin Aula Beladiri dan penguasa tiga istana yang boleh memasukinya.


Saat ini di Aula Istana Emas, seorang wanita dewasa berambut pirang menjaga tombak permata ungu di genggamannya, dia sedang duduk tenang di atas singgasana.


Jika orang biasa berada di depannya, orang itu tidak akan bisa bertahan lebih dari setengah nafas sebelum kehabisan Nafas.


Orang ini adalah penguasa Istana Emas, bernama: Gu Xun Er.


Di depannya, adalah gadis muda berambut pirang yang pernah bertemu Mu Bai di Hutan Binatang Ganda. Saat ini, gadis muda itu berlutut dengan tangan di dada, dan kepalanya menunduk, menunjukkan rasa hormat terdalam.


“Selamat Datang kembali, kepala pengadilan Qian Ren Xue.” sambut Gu Xun Er tanpa bergerak.


Bukannya dia tidak mau, tapi dia tidak bisa melakukannya.


Setelah memberi salam, Qian Ren Xue melaporkan, kejadian kemarin lusa, “Penguasa Istana, pasukan pemburu Iblis kita, gagal total dalam penangkapan Xiao Nian.”


“Oh?” Minat Gu Xun Er tertarik, bukan karena laporan, tapi tertarik akan sikap Qian Ren Xue yang tenang.

__ADS_1


Mau tidak mau dia bertanya, “Apakah Xiao Nian dapat melarikan diri di bawah sergapan 14 Master Wuhun level 9 dan 18 Master Wuhun Level 8, ataukah seseorang membantunya keluar?”


“Perkataan Tuan Istana benar,” sahut Qian Ren Xue, kemudian dia mulai menjelaskan.“


”Ketika pasukan pemburu Iblis menyergap Xiao Nian, dia berhasil melarikan diri berkat teknik pesonanya. Tapi kami berhasil mengejarnya sampai ke pedalaman hutan Binatang Ganda, di sana dia mendapat bantuan dari Kaisar Hutan dan Raja' Hutan …,“


”Tetapi saat kami hampir menang, seseorang yang sangat kuat tiba-tiba muncul dan menaklukkan kami sekaligus. Saya sangat takut pada awalnya, namun setelah Tuan itu berbicara, saya segera tahu kalau beliau bukan orang jahat ….“


Qian Ren Xue menceritakan semua pengalamannya selama beberapa hari terakhir, dia hanya menyembunyikan fakta kalau Mu Bai seorang Pedo.


Mendengar cerita Qian Ren Xue, Gu Xun Er terkejut beberapa kali. Tentu saja hal itu di sebabkan oleh penampilan Mu Bai dalam cerita. Toh, Gu Xun Er memiliki kekuatan level 10, tapi dia tidak yakin dapat mengurung banyak orang sekaligus di telapak tanganya.


Apalagi setelah cerita mencapai tahap terakhir, ketika Qian Ren Xue menyebutkan tentang pil pemulihan, pil energi, pil fondasi, pil spiritual, dan semuanya tingkat 10 dengan kualitas 100% sempurna.


Dia langsung jatuh dari singgasana, tanpa memperdulikan dirinya yang terluka para dan langsung terhuyung-huyung menuju Qian Ren Xue.


”Tuan tolong jaga sikap Anda.“ ujar Qian Ren Xue bergegas membantu Gu Xun Er.


Namun Gu Xun Er, malah berkata marah, ”Apa-apa an Kamu ini. Tahukah kamu berapa banyak kerusakan organ yang saya terima, dari perkataan mu barusan!“


”Tuan, aku hanya mengatakan kebenarannya. Kenapa kamu malah melompat dari atas.“ keluh Qian Ren Xue tanpa daya.


”Mana, tunjukkan pada saya seperti apa pil itu.“ ucap Gu Xun Er setelah melototi Qian Ren Xue.


Qian Ren Xue tidak berani menyembunyikan apa pun, dia langsung membuka tas penyimpanan pemberian Mu Bai di hadapan Gu Xun Er.


Begitu tas di buka, Vitalitas kehidupan dari pil tingkat 10 langsung meledak keseluruh Aula. Menyebabkan Gu Xun Er terhuyung-huyung kembali. Tapi kali ini, dia tidak merasa sakit di manapun.


Hanya ada rasa nyaman yang perlahan memasuki pori-pori nya. Saat Qian Ren Xue ingin mengatakan sesuatu, dia langsung terhenti karena melihat Gu Xun Er mengambil tas penyimpanan di tangannya dan langsung menghilang di tempat.


”Ahh! Tuan Istana, kemana Anda membawa harta Saya.“ Qian Ren Xue menangis, begitu menyadari harta berharganya telah di curi.

__ADS_1


__ADS_2