
hallo guysss apa kabar para pembaca smoga sehat selalu gak bosen aku ucapin terimakasih yg udah mau baca karya aku ini jangan lupa LIKE and KOMEN
dan paling penting
VOTE
VOTE
VOTE
VOtE
............SELAMAT MEMBACA.....................
Di kamar sean uring uringan karna tak bisa menyalurkan hasrat nya sean masuk ke kamar mandi untuk berendam meninginkan badan nyaa yg terbakar hasrat nya
"sial bodoh kau sean kenapa kau tak bisa mengendalikan dirimu"maki sean pada dirinya sendiri
setelah selesai segera mengnekan pakaian santay nya dn pergi keruangan kerjanya menghubungi dion
"Siapkan penerbangan untuk besok pagi kita harus segera menyelesaikan kontrak dengan mr. albert"perintah sean
"baik tuan muda"jawab dion
"tuan muda ada kabar tentang nona apakah anda mau mendengarkan nya"ucap dion
"katakan"perintah sean
"Dari penyelidikan anak buah kita sepertinya ada rahasia besar yg di sembunyikan paman dan bibinya nona alya tuan" dion
"bernarkah menarik selidiki lebih lanjut"perintahnya
__ADS_1
"baik tuan muda" dion
sedangkan alya kini sedang berjalan jalan ke arah belakang masion dan tanpa sengaja alya melihat ruangan sepertinya ruangan latihan meenembak
alya melihat sekeliling memastika tidak ada siapapun setelah di rasa aman alya melangkahkan kaki nya masuk ke ruangan itu alya ingin mencoba berlatih menembak namun tidak mungkin ada pistol di sembarangab tempat ahirnya alya keluar menghampiri penjaga namun karna tidak mungkin alya meminjamnya karna pasti akan curiga
alya meng endap endap mendekati penjaga yg sedang sendirian dan memukulnya dari belakang hingga tak sadarkan dirii membetulkan posisi penjaga agar terlihat sedang tidur dan mengambil pistolnya
alya langsung kembali keruangan pelatihan dan mentup pintunya agar tidak ada yg tau ia bisa menembak karna ruangan itupun kedap suara jadi tidak dapat terdengar di luar
"ahh rasanya sudah lama aku tidak mencoba menembak lagi"ucap alya
sedangkan sean barusaja pergi ke dapur untuk mengambil minum dan menayakan alya kepada para pelayan
"apakah kalian melihat alya"tanya sean
"nona alya tadi pergi ke belakang masiion tuan"jawab pelayan
sean dengan siga menyiapkan pistolnya mengira ada penyusup menyusuri rungan mengendap endap di balik tembok dan saat melewati tempat latihan sean melihat ada bayangan seseorang
dengan langkah pelan sean masuk dan bersembunyi mengawasi dari jarak jauh karna ia belum menyadari bahwa ia alya karna posisinya membelakinya
apalagi dengan alya berpenampialn sperti laki laki menutupi rambutnya dengan topi
sean berjalan dengan langkah hati hati langsung menyerang nya
namun alya yang sadar ada yg menyerang segera mengindar ingin melarikan diri tapi sayang dengan sigap sean sudah menodongnya dengan pistol sean belum manyadari bahwa itu alya karna posisinya yang membelakangibnya
"siapa kau katakan siapa yang menyuruhmu"ucap sean dengan dingin
alya yang mendengar suara sean pun panik dan gugup takut
__ADS_1
"aduh bagaimana ini aku ketahuan matui aku"ucap alya dalam hati
alya hanya diam tanpa menjawab sean
sean yang tidak mendapat jawaban segara menarik topi yg dikenakan alya dan menbalikan tubuhnya
dan betapa terkejutnya ia ternya org yg ia kira penyusup adalah alya apalagi ia melihat alya bisa menembak sasaran dengan tepat
:"kau apa yang kau lakukan disini"tanya sean
segera menurunkan pistolnya
alya hanya diam tanpa menjawab ia bingung apa yang harus ia katakan sekarang
"kau bisa menembak dan apakah penjaga itu ulahmu" tanya sean dengan aura mengintimidasinya
alya merasa dirinya sudah ketauan pun bingung dan gugup
"emm anu itu maafkan saya tuan saya hanya merasa bosan dan melihat ada tempat latihan menembak tapi tidak ada pistol jadi saya meminjamnyaa" jawab alya dengan cengengesan memamerkan deretan giginya menutupi rasa gugupnya
"sejak kapan kau bisa menembak"tanya sean
"dan kenapa kau harus membuat penjaga itu pingsan sperti penyusup saja apa yang kaau lakukan padanya"sean
"sebenarnya saya sudah belajar menembak saat saya masuk sma papa yang mengajari saya saat dia masih hidup" jawab alya
"dan soal penjaga itu aku minta maaf aku hanya bingung saja meminjam nya pasti dia akan curiga padaku jadi aku memukulnya "ucap alya
sean yang mendengar penjelasan alya pun mengangguk dan ia semakin tertarik sekaligus penasran banyak yg ia tidak ketahui ternya tentang alya membuatnya semakin penasaran alya pandai menutupi jati dirinya di balik tingkah nya itu.
hallo gengss thankyou yg masih mau baca karya aku jangan lupa vote karya aku ini gengss biar aku semngat up nya
__ADS_1
vote vote vote vote vote❤