Etangled In Love

Etangled In Love
episode15


__ADS_3

alya menghamipiri sean yang nampak sibuk menelepon seseorang


"dari mana saja kau kenapa dari toilet lama sekali" marah sean


"maaf tadi aku sempat tersesat saat mencari toilet" alya


"yasaudah ayo kembali ketempat duduk" sean


sean alya kembali duduk menyaksikan mereka yg saling menawar dan di saat mc mulai mengumumkan akan melelangkan para gadis diam diam alya pergi dari tempat nya pergi ke tempat dimana para gadis akan di bawa


alya mengeluarkan pistol yang diam diam dia sembunyikan di pinggang di balik gaun nya


alya bersembunyi di balik pintu di mana para gadis akan di kumpulkan saat mendengar langkah kaki alya bersiap melumpuhkan lawan ketika para gadis di paksa masuk oleh penjaga ia memberi kode pada paragadis agar mengalihkan perhatian penjaganya di saat penjaganya lengah alya dengan kuat memukul tengkuk lehernya hingga penjaga tersebut tak sadarkan diri


dengan cepat ia mengintruksikan mereks agara sera pergi


"cepat kalian pergi kearah belakang di sana sudah ada yang menunggu kalian" perintah alya


"lalu bagaimana dengan anda nona"sahut ambar


"jangan pikir kan aku,aku akan baik baik saja" alya


" kalo gtuh kami pergi nona terimakasih telah membantu kami" sahut meraka


setelah mereka pergi alya membidikan pistolnya menghancurkan cctv yang menyorotnya dengan segera ia kembali menghampiri sean

__ADS_1


saat ia akan kembali alya mendengar kericuhan yang terjadi


sepertinya mereka menyadari kehilangan para gadis saat alya melamun memperhatikan mereka


tiba tiba ia dikejutkan dengan kedatangan sean di belakang nya


" kau kemana saja tiba tiba menghilang kupikir kau di culik" ucap sean dengan marah tanpak khawatir dan menahan amarah


"maaf tadi aku kembali ke toilet ada barangku yang tertinggal " alya


sean segera membawa alya pergi dari tempat pesta


alya dan sean memasuki mobil yang telah di siapkan anak buah nya melenggang pergi dari tempat pesta


di tengah tengah jalan tiba tiba mobil yang di tumpanginya berhenti di hadang mobil hitam di tengah jalan segerombolan pasukan berbaju hitam dengan senjata api turun menghamipiri mobil yg mereka tumpangi memaksa nya keluar


"tuan apa yang terjadi apa mereka mau merampok" alya


" dengarkan aku jangan keluar dari sini apapun yang terjdi ok" sean


"tapi bagaimana dengan anda tuan" alya


"tenang saja aku bisa menjaga diriku sendiri" sean


"dion kau cepat hubungi pasukan kita menyusul kesini" perintah sean

__ADS_1


"bqik tuan muda untuk sementara kita harus menghadang mereka dulu" dion


sean dan asisten nya dion segera keluar dan menyiapkan senjata api mereka


tanpa basabasi mereka segera menyerang mreka menembaki satu persatu tepat pada titik vitalnya satu persatu dari merka tumbang akibat kena tembakan sean dan dion


dorrrr


dorr


dorr


suara lerusan senjata api bersautan saling menyerang menjatuhkan lawan


sementara alya di dalam mobil mengamati sekita merasa ada yang mengawasi mereka dari jarak jauh


alya sama sekali tidak merasa takut melihat mereka baku hantam bercucuran darah dimana mana karna tak ada yang tau alya sudah biasa melihat nya bahkan lebih mengerikan dari apa yang ia lihat sekitar


dan saat alya mengamati sekitar nya alya menyipitkan matanya melihat ada gerak gerik dari sebuah pohon seperti nya seang membidik


ohhh tidak penembak jitu pikirnya


saat alya melihat objek yg dibidik pelaku adalah sean ia bertambah panik


pelaku sudah. mulai menarik pelatuknya

__ADS_1


Dorr.....


hallo reders yg budiman jangan lupa sempatin like and komen dan yang utama vote yahhh guysss terimakasihh yg udah mampirrr


__ADS_2