
Sean melangkah menuju kamar alya untuk melihat gadis itu yang sedang terlelap nampak seperti bayi tanpa dosa begi tenang dan menggemaskan
" Ahh apa yang ku pikirkan oh sean ayolah apa kou sudah gila" sean memaki dirinya sendiri dengan apa yang ia pikirkan
Seteleh selesai melihat ke adaan alya sean pun memasuki kamar nya
Merebahahkan tubuhnya menatap langit langit pikiran nya melayang membayangkan wajah alya yang lagi lagi muncul dalam bayangan nya tapa sadar sudut bibir nya tertarik membentuk senyum tulus yang mempesona hingga ia terlelap memasuki alam mimpinya
Keesokan harinya alya nampak terusik dengan bias cahaya matahari yang menerpa wajah nya .alya menggeliat membuka matanya nampak bayangan seseorang yang menghalagi pandangan nya sedang membuka jendela
"Kau sudah bangun" suara bariton yg sangat alya kenal menyambut nya.se akan tersadar siapa yang ada di depat nya alya pun seketika bangun terduduk menjernihkan penglihatan nya
"Tuan kenapa kau ada di sini" tanya alya dengan bodoh nya
Sean yang mendengarkan pertanyaan dari gadis itu hanya mengangkat sebelah alisnya
" Apa kau lupa nona ini rumakku dan tentunya kamarku juga" jawab sean
"Aahh iya aku lupa" jawab alya gelagapan
"Cepat mandi ada yang ingin aku bicarakan dengan mu"perintah sean.sambil berlalu peergi meninggakkan alya
Buru buru alya masuk kedalam kamar mandi alya menetap bayanganan dalam cermin
" Yaatuhann apa aku punya penyakit jantung kenapa jantungku selalu berdetak kencang setiap ada sean "gumma alya
Alya nampak kebingungan dengan apa yang ia rasakan ahir ahir ini
__ADS_1
" Oh tuhan ini pasti karna aku dekat dengannya sampai sampai aku terkena penyakit jantung sebaik nya aku harus periksa nanti" alya
Setelah selesai alya dengan santai keluar dari kamar mandi hanya dengan selemar handuk sebatas lutut yang menutupi tubuh nya
Ia pikir sean mungkin sudah keluar daritadi dengan santai nya ia melangka mencari pakaiannya tanpa alya sadari Sean tampak membulatkan matanya melihat pemandangan yang membuat hasrat nya naik
Sean menelat salivanya sendiri menahan diri agar tak menerjang perempuan yang membangkitkan hasrat nya
Dan dengan santai nya alya melepas handuk nya memakai dalaman nya tanpa melihat sean yang sudah menahan napas sampai ke ubun ubun
Hanya menggunakan segitiga muda biru itu alya berbalik dan ia tampak sok melihat sean yang nampak menatapnya dengan tatapan sulit di artikan
"Akhhhhhhh bajingan apa yang kou lakukan" teriak alya sambil kocar kacir menarik handuk mnutupi dadanya
Sean dengan santai melangkah mendekati alya dengan terus menatap alya yang nampak panik menggemaskan batin seann
" Heyy apa yang kau lakukan menjaug dariku jangan mendekat " kata alya dengan gugup nya disertai rasa cemasnya
"Bukan kau sendiri yang menggodaku nona " ucap sean dengan senyum seringai khas nya
Alya tampak kelabakan mendengar ucapan sean sambil berteriak
" SIAPA YANG MENGGODAMU SIALANAN MENJAUH DARIKU" umpat nya
Sean hanya menaikan satu alisnya sambil berdecak keseal mendengarkan umpatan alya
" Apa kau mau semua orang tau kalau kau sedang menggodaku dengan suara teriakan mu nona" kata sean
__ADS_1
Wajah alya nampak bersemu merah menahan malu dan amarah yang bersmaan mendengar setiap kata kata yang keluar dari Sean ia pikir harus menambah setok kesabaran setiap berhadapan dengan orang gila di hadapannya ini
.
.
.
.
.
.
.
.
Hallo teman teman apa kabar nih
Dah lama aku gak up bukan karna males sih akutu kehabisan ide buat bikin cerita gimana supaya ceritanya gak ngebosenin gitu buat pembaca nah buat yang kalian yang mampir baca boleh kasih saran buat aku
...Dan jangan lupa kasih komen dan like nya buat pemula kaya aku yang paling penting kasih vote yah teman teman...
.Vote
.vote
__ADS_1
.vite