
Brukk.....
Alya menerjang tubuh Sean hingga ambruk berguling guling menghindar lesatan peluru
berakhir Alya yang berada di atas tubuh Sean
Sean hanya diam mencerna apa yang barusaja terjadi alya menerjang tubuhnya menyelamatkan nya
" Sean apa kau baik baik saja " tanya Alya membuyarkan keterkejutan Sean
" yees i'm ok" Sean
"bagaimana dengan mu" tanya sean sambil membatu alya berdiri memeriksa tubuh Alya
" aku baik baik saja"Alya
sedangkan kan anak buah sean masih sibuk bakutembak melumpuhkan lawannya
tak lama semua musuhnya telah berhasil di lumpuhkan
" bawa mereka yang masih hidup ke markas" perintah sean pada bawahan nya
Setelah semua. di bereskan Sean membawa Alya kembali ke dalam mobil melanjutkan pulang ke masion nya
Di perjalanan di dalam mobil mereka hanya saling diam membisu dengan pikiran nya masing masing
Tanpa tersa Alya tertidur di bahu Sean
Sean membiarkan Alya bersandar pada bahunya
Beberapa saat kemudian mereka sampai di masion karna Sean tak tega membangunkan Alya, Sean mengangkat tubuh alya menggendongnya menuju ke kamarnya
__ADS_1
menidurkan Alya di ranjang nya dengan hati hati agar tak membangunkan
Diselimutinya tubuh alya hingga sebatas pinggang .Sean duduk di sisi ranjang dekat Alya memperhatikan nya tangan ter ulur membelai rambut Alya
Sean memberikan ciuman di dahinya
" Good Night semoga mimpi indah" ucap sean pelan di telinga alya
..............
Sean memasuki ruang bawah tanah di mana tempat ia menyiksa tawanan nya ia harus meng intogasi orang yang berani menyerang nya
Saat sean memasuki ruangan semua bawhan nya menunduk hormat mempersilakan sang pimpinan lewat
Sean menghampiri orang yg terikat di kursi kayu
" katakan siapa yang menyuruhmu" Sean
Bugg
bugg
Dengan amarahnya meledak sean melayangkan pukulan kuat kepada pria itu karna bungkam
" jangan memancing amarah ku sekali lagi ku tanya siapa yg menyuruhmu" ucap Sean dengan amarah nya
pria itu tetap bungkam dengan badan gemetar menahan takut dengan amarah Sean
Karna tak mendapat jawaban Sean menodongkan pistolnya tepat di kepala pria itu
"apa kau yakin tak akan membuka mulut mu ku katakan padamu jika kau tetap bungkam bukan hanya kau yang kuledakan kepalanya" Ucap sean dengan seringainya
__ADS_1
" Dion tunjukan kejutan nya sebelum dia menuju ajalnya" perintah nya
Dengan sigap dion manju menunjukan layar ponsel nya pada pria itu
seketika itu juga wajah pria itu terkejut berubah pias
" Bajingan jangan sentuh keluargaku" umpat pria itu dengan amarah nya
" satu kesempatan katakan atau ku ledakan kepala keluarga mu " ancam Sean
"Baiklah ku mohon lepaskan mereka dulu aku akan mengatakan nya " ucap pria itu terbata ketakutan
" kau pikir aku bodoh katakan dulu baru aku bebas kan mereka " Sean
" aku tidak tau namanya yang ku tau dia seorang gadis ,kami tidak pernah bertemu secara langsung kami hanya menerima perintag lewat telpon sajah" ucap pria itu dengan ketakutan
" jangan berbohong padaku aku bisa meldakan kepala mereka sekarang juga" Sean
" tidak tidak kumohon jangan aku sungguh tidak berbohong" ucap pria itu
" Baiklah karna kau tidak
memberi jawaban yang memuaskan ku keluarga tetap aku tahan keselamatan mereka tergantung sikap mu" Sean
" aku kan melakukan apapun yang penting jangan sakiti mereka kumohon" mohon pria itu
Tanpa menjawab apapun Sean melenggang pergi meninggal kan tempat itu
visual Alya lagi sexsy guys
__ADS_1