Etangled In Love

Etangled In Love
episode16


__ADS_3

Brukk.....


Alya menerjang tubuh Sean hingga ambruk berguling guling menghindar lesatan peluru


berakhir Alya yang berada di atas tubuh Sean


Sean hanya diam mencerna apa yang barusaja terjadi alya menerjang tubuhnya menyelamatkan nya


" Sean apa kau baik baik saja " tanya Alya membuyarkan keterkejutan Sean


" yees i'm ok" Sean


"bagaimana dengan mu" tanya sean sambil membatu alya berdiri memeriksa tubuh Alya


" aku baik baik saja"Alya


sedangkan kan anak buah sean masih sibuk bakutembak melumpuhkan lawannya


tak lama semua musuhnya telah berhasil di lumpuhkan


" bawa mereka yang masih hidup ke markas" perintah sean pada bawahan nya


Setelah semua. di bereskan Sean membawa Alya kembali ke dalam mobil melanjutkan pulang ke masion nya


Di perjalanan di dalam mobil mereka hanya saling diam membisu dengan pikiran nya masing masing


Tanpa tersa Alya tertidur di bahu Sean


Sean membiarkan Alya bersandar pada bahunya


Beberapa saat kemudian mereka sampai di masion karna Sean tak tega membangunkan Alya, Sean mengangkat tubuh alya menggendongnya menuju ke kamarnya

__ADS_1


menidurkan Alya di ranjang nya dengan hati hati agar tak membangunkan


Diselimutinya tubuh alya hingga sebatas pinggang .Sean duduk di sisi ranjang dekat Alya memperhatikan nya tangan ter ulur membelai rambut Alya


Sean memberikan ciuman di dahinya


" Good Night semoga mimpi indah" ucap sean pelan di telinga alya


..............


Sean memasuki ruang bawah tanah di mana tempat ia menyiksa tawanan nya ia harus meng intogasi orang yang berani menyerang nya


Saat sean memasuki ruangan semua bawhan nya menunduk hormat mempersilakan sang pimpinan lewat


Sean menghampiri orang yg terikat di kursi kayu


" katakan siapa yang menyuruhmu" Sean


Bugg


bugg


Dengan amarahnya meledak sean melayangkan pukulan kuat kepada pria itu karna bungkam


" jangan memancing amarah ku sekali lagi ku tanya siapa yg menyuruhmu" ucap Sean dengan amarah nya


pria itu tetap bungkam dengan badan gemetar menahan takut dengan amarah Sean


Karna tak mendapat jawaban Sean menodongkan pistolnya tepat di kepala pria itu


"apa kau yakin tak akan membuka mulut mu ku katakan padamu jika kau tetap bungkam bukan hanya kau yang kuledakan kepalanya" Ucap sean dengan seringainya

__ADS_1


" Dion tunjukan kejutan nya sebelum dia menuju ajalnya" perintah nya


Dengan sigap dion manju menunjukan layar ponsel nya pada pria itu


seketika itu juga wajah pria itu terkejut berubah pias


" Bajingan jangan sentuh keluargaku" umpat pria itu dengan amarah nya


" satu kesempatan katakan atau ku ledakan kepala keluarga mu " ancam Sean


"Baiklah ku mohon lepaskan mereka dulu aku akan mengatakan nya " ucap pria itu terbata ketakutan


" kau pikir aku bodoh katakan dulu baru aku bebas kan mereka " Sean


" aku tidak tau namanya yang ku tau dia seorang gadis ,kami tidak pernah bertemu secara langsung kami hanya menerima perintag lewat telpon sajah" ucap pria itu dengan ketakutan


" jangan berbohong padaku aku bisa meldakan kepala mereka sekarang juga" Sean


" tidak tidak kumohon jangan aku sungguh tidak berbohong" ucap pria itu


" Baiklah karna kau tidak


memberi jawaban yang memuaskan ku keluarga tetap aku tahan keselamatan mereka tergantung sikap mu" Sean


" aku kan melakukan apapun yang penting jangan sakiti mereka kumohon" mohon pria itu


Tanpa menjawab apapun Sean melenggang pergi meninggal kan tempat itu


visual Alya lagi sexsy guys


__ADS_1


__ADS_2