
Menceritakan tentang seorang gadis Desa bernama Lulu yang tinggal di daerah Bogor, bermimpi untuk memiliki pasangan seorang lelaki tampan. Namun keinginannya diremehkan oleh teman teman di desanya. Suatu hari, seorang laki laki tampan yang bernama Rifan datang ke Desa untuk mengantarkan barang. Disitulah awal pertemuan Lulu dan Rifan.
PROLOG
Anak anak Desa sedang bermain congklak di depan rumah. Lulu,Anisa,Erina dan Rizka sedang sibuk bermain di depan rumah Lulu, kedatangan seorang laki laki pengantar paket untuk mama nya lulu.
" Assalamualaikum.." Ucap Rifan dengan ramah. " Waalaikumsallam... mau antar pesanan ya!! Sebentar." Lulu masuk kedalam rumah dan menemui Mama nya yang sedang memasak.
" Mama... ada pesanan datang!!!" Ucap Lulu yang berambut panjang dan sedikit pirang. Gadis berbaju orange dam rok rampel berwarna coklat itu berdiri di lawang pintu.
" pesanan kue mama ya!! Ambil uang di Lemari terus kasih ke dia dua puluh ribu, tiga belas ribu untuk kuenya, dua ribu untuk ongkos kirimnya, dan Lima ribu untuk tip ke pengantarnya." Ucap Bu Indri, mama nya.
__ADS_1
Lulu pun mengangguk, lalu mengambil uang di lemari dan ia pun keluar rumah untuk membayar kue pesanan mama nya. " ini uangnya bang," Ucap Lulu dengan ramah.
" Oke kembalian ya!!" Ucap Rifan. " eh enggak usah bang!!" Ucap Lulu. " maksudnya?" Tanya Rifan. " maksudku ambil saja kembaliannya, itu buat abang." Ucap Lulu.
" oh terimakasih ya!!" Ucap Rifan. " sama sama, mana kuenya?" Tanya Lulu. " ini," ucap Rifan dengan ramah. " oke terimakasih ya" Ucap Lulu. " sama sama, kalau begitu saya pamit." Ucap Rifan.
" Sialan!! Kok penampilan cewek itu menarik juga ya!! Aduh kenapa hatiku ini menjadi jedad jedud seperti ini sih?" Tanya Rifan pada dirinya sendiri.
Betapa terkejutnya Bu Indri saat melihat wajah Rifan yang ternyata sangat tampan. Seperti bule di eropa. " Waah eneng... ini sih si Rifan, anaknya Bu Nur. Dia dari kecil emang ganteng. Sekarang udah gede aja ya!!" Ucap Bu Indri.
" iya bu, sekarang saya yang sering antar kue mama. Bapak sekarang sudah bekerja di Perusahaan otobus." Ucap Rifan. " ohh bagus lah, kali kali kalau emang lagi enggak ada kerjaan ya bantu orangtua ya!!" Ucap Bu Indri.
__ADS_1
" baik bu, kalau begitu saya pamit." Ucap Rifan dengan ramah. " iya, hati hati dijalan. Salam buat bu Nur ya!!"ucap Bu Indri. " baik bu, kalau begitu saya pamit." Ucap Rifan dengan ramah. Ia pun menancapkan gas motornya pergi meninggalkan rumah itu.
" Eneng, sini kue nya mama bawa kedalam. Silakan kalau kamu mau melanjutkan bermain dengan teman teman kamu." Ucap Bu Indri. " baik ma." Lulu pun melanjutkan bermain dengan kawan kawannya.
Lulu tersenyum sendiri saat membayangkan betapa tampannya lelaki tadi, membuatnya bermimpi untuk bisa memiliki kekasih tampan seganteng lelaki tadi. " Ya Tuhan kalau aku ditanya soal permintaan, aku menginginkan lelaki setampan lelaki yang tadi, atau lelaki yang tadi juga tidak apa apa lah." Ucap Lulu.
" Lulu nyebut lulu!! Kamu kan masih kelas satu SMP, sedangkan dia mungkin kelas tiga SMP atau kelas satu SMA." Ucap Rizka yang duduk disamping lulu. " kenapa emang? Enggak boleh aku bermimpi?" Tanya Lulu.
" boleh... cuman jangan berlebihan, belum tentu kamu masuk kriteria dia." Ucap Rizka. " yaaaa.... kamu bener juga sih...yaudah." lulu pun meneruskan bermain Congklaknya.
Rifan sampai di rumahnya, Ia kemudian duduk di bangku depan. Sang mama yang penasaran dengan sikap anaknya pun duduk disamping Rifan. " bagaimana? Sudah diantar?" Tanya Bu Nur. " sudah, ini uangnya. Ada tip dari bu Indri dan Salam dari bu Indri." Ucap Rifan. " iya waalaikumsallam, ini upah kamu." Ucap Bu Nur. " iya Ma, terimakasih. Kalau begitu Rifan kedalam dulu ya." Rifan pun masuk kedalam rumah dan Mama nya pun hanya terdiam penasaran di bangku depan rumah.
__ADS_1