File Gagal

File Gagal
Kisah awal


__ADS_3

Setelah kejadian yang menimpa Dirinya tadi pagi, ia merasa ketakutan. Apalagi kini dia tinggal satu rumah dengan Arumi. " Rum... siapa yang ada di belakangku Rum?" Tanya Daniar.


"Astaghfirullah, Dia datang lagi Niar." Ucap Arumi yang berdiri sambil membacakan doa. Beberapa lama kemudian, hantu Gadis SMA itu menghilang.


" Aaaa!!! Arumi aku takutt!!!" Ucap Daniar yang ketakutan. " Tenang...berdoalah!! insha allah kamu aman dari gangguan mahluk seperti itu." Ucap Arumi yang berusaha menenangkan Daniar.


...****************...


" Assalamualaikum.." Ucap Brian dari luar. " Waalaikumussallamm, eh Ada Kak Brian, silakan masuk!!" Ucap Arumi dengan ramah.


" Enggak disini aja, enggak enak sama tetangga kalau saya masuk kedalam." Ucap Brian. " iya udah, kalau begitu aku ambilkan minum dulu ya!!!" Ucap Arumi.


" baik..terimakasih..si Daniar mana?" Tanya Brian. " itu ada di dalam.." Ucap Arumi.


" bisa panggilkan dia keluar?" Tanya Brian. " boleh...sebentar ya!!" Ucap Arumi dengan ramah. Beberapa menit kemudian, Daniar keluar sambil menangis ketakutan.


" Kak Iyan, aku takut!!!" Ucap Daniar yang memeluk Brian. " tenang saja, kakak akan bantu kamu. Nanti kalau dia datang lagi cobalah untuk tenang dan tanya baik baik ke dia. Atau nanti sama Arumi biar ditanya dia siapa dan dari mana gitu." Ucap Brian.

__ADS_1


" emang kamu pernah mengalami hal seperti itu?" Tanya Daniar. " pernah hanya saja ilmunya kurang cukup untuk hal seperti itu." Ucap Brian.


" ini silakan diminum, Daniar..kamu jangan dekat dekat dia dulu. Kan belum muhrim!!" Ucap Arumi yang duduk di kursi depan rumah.


" iya, maaf Arumi.." Ucap Daniar. " terus bagaimana ini?" Tanya Daniar.


" begini saja, kita bentuk detektif bagaimana? Kamu katanya bisa meruqyah ya?" Tanya Brian Pada Arumi. " bisa sih," Ucap Arumi.


" iya, kan saya lumayan senang dengan hal hal berbau mistis. Kamu bisa meruqyah dan melihat sosok itu." Ucap Brian.


"Aarrgghhh" Bola mata Daniar menghilang dan ia hilang kesadaran.


" Hei siapa kamu?" Tanya Brian. " Aaku Nadia," Ucap Daniar yang sudah kerasukan sosok Gadis SMA itu. " kelas berapa kamu??" Tanya Brian.


" kelas Dua SMA." Ucap Hantu itu. " kenapa kamu ganggu adik Daniar?" Tanya Brian lagi. "Karena dia selalu berpikiran kosong." Ucap Hantu itu.


" sudah, kamu pergi..nanti kami akan selidiki kasus ini." Ucap Brian. " baiklah." Sosok itu keluar dari tubuh Daniar dan Daniar pun menangis histeris.

__ADS_1


Arumi pun membisikan doa di telinga Daniar hingga Daniar menjadi sedikit lebih tenang.


" Ya sudah bawa dia masuk dulu, saya akan pulang dulu dan menyiapkan semuanya." Ucap Brian. " oke.." Ucap Arumi. " Assalamualaikum." Ucap Brian. " Waalaikumussallam." Ucap Arumi yang membawa Daniar masuk kedalam rumah.


...****************...


" Assalamualaikum Rifky," Sahut Brian dari luar. " Waalaikumsallam... Eh elu Iyan, silakan masuk." Ucap Rifky dengan ramah.


" ada apa Lu kesini?" Tanya Rifky. " begini, gua kan ada kasus di sekolah. Kakak kelas ditemukan meninggal dunia di kamar mandi setahun yang lalu, tapi arwahnya masih ada sampai saat ini." Ucap Brian pada Rifky.


Rifky yang mendengarkan cerita Brian, menggambarkan sosok yang dimaksud Brian. " begini bukan?" Tanya Rifky.


" nah itu... didalam pikiran gua kayak ada bayang bayang pernikahan gitu. Atau singkatnya pertemuan dua keluarga besar." Ucap Brian.


" lu bener tau, lu bisa liat?" Tanya Rifky. " enggak... kenapa emang?" Tanya Brian. " enggak... soalnya yang ku omongin tadi benar ada perkumpulan dua keluarga besar...lebih tepatnya acara lamaran, dan seminggu selanjutnya seharusnya pernikahan. Namun, di hari - 3 dia kehilangan nyawa." Ucap Rifky.


" yaudah, gambar hantu itu boleh buat gua enggak? Buat penyelidikan besok." Ucap Brian. " boleh.. nih ambil aja." Ucap Rifky.

__ADS_1


" terimakasih bro, kalau begitu gua pulang dulu. Besok kalau ada perkembangan gua kesini lagi." Ucap Brian. " siap...hati hati dijalan bro." Ucap Rifky.


" gua balik dulu...dahhh." Ucap Brian.


__ADS_2