Gadis Bogor

Gadis Bogor
Gadis Bogor bab 24


__ADS_3

Saat itu sudah mulai memasuki tengah hari namun, Indah belum juga berhenti mengerjakan pekerjaan rumah. Selma dirinya tinggal bersama, Feri di jakarta, rumah mewah itu seperti tidak ada yang membersihkan, alhasil saat dirinya kembali rumah itu begitu berantakan dan terlihat tak terurus padahal belum lama, Indah meninggalkan rumah itu.


Feri terus membantu apa pun yang sedang dikerjakan oleh gadis yang sudah siap anggap sebagai adik kandungnya itu.


"Udah lah, Indah kalau kamu mau menyelesaikan semuanya gak akan selesai walaupun sampai besok juga," ucap Feri yang mulai kelelahan.


"E_e_eh tidak ada hak untuk kamu melarang, Indah melakukan pekerjaan ini," ucap Vina yang kebetulan sedang melewati mereka.


"Bu Vina!" seru Feri.


Vina menghentikan langkahnya lalu kembali berjalan namun kini dia menghampiri, Feri.


"Ada apa?" ucap Vina.


"Seharusnya, Anda membayar asisten rumah tangga untuk mengerjakan pekerjaan ini? Anda tidak bisa menjadikan, Indah sebagai pembantu di rumahnya sendiri."


"Berani kamu menasihati saya? Kamu itu bukan siapa-siapa, kamu hanya sampah jalanan yang diangkat oleh suami saya."


Entah apa yang ada dalam pikiran, Vina sehingga dia mengungkit masa lalu.


"Saya tahu saya ini siapa, saya juga tahu, Indah itu siapa dan Anda siapa. Saya tidak suka dengan cara Anda memperlakukan orang yang seharusnya menjadi tuan rumah di rumah ini."


"Aa udahlah, jangan mempermasalahkan ini lagian aku senang melakukan ini semua," ucap, Indah kepada, Feri.


"Dengan itu. Kamu dengar apa yang dikatakan oleh, Indah. Jangan pernah kamu ikut campur dengan urusan saya."


Vina langsung pergi dari tempat itu karena tak ingin berdebat dengan, Feri!

__ADS_1


"Indah kamu itu jangan mau ditindas terus sama mereka, kamu harus berani melawan mereka," ucap Feri setelah, Vina benar-benar pergi dari tempat itu.


"Sudahlah, 'A aku tidak ingin membicarakan ini."


*******


Firman dan Rendi sudah hampir sampai di desa tempat, Vina dan keluarganya tinggal. Kini mereka sedang melewati jalanan yang penuh dengan bebatuan dan juga penuh lumpur.


"Astaga, kenapa jalanan di sini dari dulu tidak ada yang membangun juga," ucap Firman.


"Memangnya dari dulu cuma gini-gini aja? Gak ada satu kali pun pembangunan jalan di sini?" tanya Rendi penasaran.


"Dulu pernah sih tapi setelah rusak karena longsor jalan ini tidak pernah lagi diperbaiki."


Rendi terus menyetir mobilnya dengan perlahan, di jalan yang rusak parah dirinya tidak bisa membawa mobilnya dengan kecepatan penuh.


"Tenang saja, Pa ini juga pelan-pelan kok."


*******


Di suatu tempat.


Rudi, si laki-laki hidung belang itu menyuruh dua anak buahnya mendatangi rumah, Vina untuk menjemput, Indah ataupun uang empat ratus juta yang dia inginkan.


"Jadi kalau, Indah tidak ada kami minta uangnya saja?" tanya anak buahnya, Rudi.


"Iya. Ingat kali ini harus berhasil karena saya sudah muak dengan, Bu Vina itu," ucap Rudi.

__ADS_1


"Baiklah, kalau gitu kami pergi sekarang," ucap Kamal ~ anak buahnya, Rudi.


"Pergi sana!"


Kamal dan satu temannya pun langsung pergi dari tempat itu!


"Padahal aku sangat menginginkan, Indah yang cantik itu," gumam Rudi.


Dalam pikiran, Rudi dari pada dirinya kehilangan uang dan juga tidak bisa mendapatkan, Indah lebih baik dirinya mengambil salah satu dari dua pilihannya.


Bersambung


Hai teman-teman seperti biasa aku akan merekomendasikan novel yang sangat bagus untuk kalian baca.


Ceritanya dijamin seru loh. Yuk kepoin!


Judul: Cinta Sejati Hot Duda


Karya: Yayuk Triatmaja.


Blurb:Delon tidak menyangka di usianya yang ke 40 tahun dirinya menyandang status sebagai duda dan mempunyai dua anak kembar yang masing-masing berusia 20 tahun.


Hingga suatu ketika putra sulungnya yang bernama Edward meminta sekretaris pribadinya yang seumuran dengan Edward memintanya untuk merawat ayahnya yang bernama Delon yang sedang sakit.


Setiap hari bertemu hingga akhirnya mereka jatuh cinta dan ingin menikah. Bagaimana tanggapan ke dua anak kembarnya dan keluarga gadis tersebut? Apakah hubungan mereka berakhir bahagia atau kandas di tengah jalan mengingat perbedaan umur mereka yang terpaut 20 tahun.


Ikuti novelku yang ke 33

__ADS_1



__ADS_2