Gadis Mafia Dan Ceo Tampan

Gadis Mafia Dan Ceo Tampan
mimpi buruk.


__ADS_3

Di sebuah gedung besar bertempat di amerika serikat, tempat kediaman keluarga mafia alexander, terlihat seorang ayah dan putrinya sedang berbicara di atas gedung.


"Alice putriku, kamu sudah bekerja keras selama ini dan aku sangat mengandalkanmu. tapi ayah rasa kamu harus menjalani kehidupan sebagai wanita pada umumnya, menikahlah dan keluar dari profesi mafia, hiduplah dengan aman" ucap anderson alexander bos mafia.


"Ayah sudah pernah bilang sebelumnya. aku pernah mencobanya beberapa kali, tapi saat aku melihat orang-orang serakah dan tamak, aku tidak bisa menahan emosiku".jawab sang putri alice alexander.


"apa karna masa kecilmu mengalami hal buruk?, kenapa kamu tidak pernah mau cerita pada ayah,".ucap anderson.


"itu hanya masa lalu".ucap alice dengan wajah sendu.


"ceritalah, ayah akan mendengarkanmu " sahut anderson.


"saat itu hari ulang tahunku yang ke 13 adalah mimpi buruk". Alice menceritakan apa yang dia alami di masa lalu ke pada anderson.


15 tahun yang lalu....


seorang gadis duduk di kamarnya sambil bermain boneka, dialah alice yang masih bernama han eun ra.


" barbie hari ini ibu akan membelikanku kueh keju, dan ayah beli boneka beruang yang besar". ucap eun ra bicara dengan boneka barbie, sambil menunggu ibu dan ayahnya pulang.


lalu kedua orang tuanya pun pulang.


"brakkkk!!! ". ibu eun ra membuka pintu dengan keras, dia terlihat sangat marah.


" teganya kamu bersenang-senang dengan wanita ****** dan anak haram itu, di saat eun ra menunggu untuk merayakan ulang tahunya bersamamu". ucap kim hye sun ibu eun ra.


kim hye sun marah karna suaminya merayakan ulang tahun dengan anak dan istri simpanannya, karna kebetulan hari ulang tahun mereka sama.


"eun ji juga anaku, aku berniat membagi waktu untuk keduanya". ucap han won seok ayah eun ra.


mereka bertengkar di ruang tamu, eun ra hanya melihat mereka dari lantai dua sambil menangis.


" aku sudah muak dengan semua ini, mari kita akhiri, aku akan membawa eun ra pergi dari sini" ucap hye sun sambil naik ke lantai dua.


eun ra adalah anak yang cerdas dan ber iq tinggi, won seok tidak rela jika eun ra di bawa pergi ibunya.


"jika mau pergi, pergi saja tanpa eun ra" ucap won seok.


"aku tidak akan membiarkan eun ra di didik oleh orang sepertimu" jawab hye sun.


"jangan coba-coba halangi aku atau aku akan membocorkan semua keburukanmu ke media" ucap hye sun mengancam sambil memegang flashdisk di tanganya.


"beraninya kamu mengancamku!!!! " won seok marah dan mereka berebut flashdisk.


saat mereka berebut flashdisk hye sun jatuh dari lantai dua dan meninggal.


skip mediang kim hye sun.....


eun ra menangis di depan mediang ibunya.

__ADS_1


kakek eun ra ayah dari kim hye sun yang bernama kim jung hyun sedang berbicara dengan won seok dengan jarak 10 meter dari makam.


"apa yang terjadi?, eun ra bilang kau dan hye sun bertengkar lalu hye sun jatuh dari lantai dua". tanya kakek.


" apa menurutmu kita akan bertengkar seperti anak kecil, hye sun terpeleset dan jatuh dari tangga dengan sendirinya, anak kecil sering salah paham dengan apa yang dia lihat". ucap won seok mengelak.


"justru karna dia anak kecil dia tidak akan berbohong. lagi pula tidak di temukan tanda- tanda terpeleset karna tidak ada cairan apapun di lantai". jawab kakek mengintrogasi.


" apa kau sedang menuduhku? " ucap won seok


" aku tidak menuduhmu, dan jika kamu tidak melakukanya kenapa harus merasa tertuduh". jawab kakek.


won seok terdiam.


"aku akan membawa eun ra tinggal di rumahku, kamu urus saja anak dan istri simpananmu itu, dan yang pasti aku akan menyelidiki semuanya" ucap kakek.


"kamu tidak akan pernah bisa menghancurkanku" ucap won seok di dalam hati.


skip rumah kakek.


won seok tidak rela anaknya yang akan di jadikan penerusnya di ambil mertuanya, dia menyusun rencana untuk membunuh ayah mertuanya.


malam itu hujan deras di sertai petir membuat eun ra takut tidur sendiri.


eun ra pergi menghampiri kakeknya di kamar, namun saat sampai di depan pintu eun ra melihat ada tiga orang yang menodong kakeknya dengan pistol eun ra sembunyi sambil mengintip. eun ra melihat dengan jelas salah satu dari mereka adalah ayahnya.


eun ra melihat kakeknya di tembak mati oleh anak buah ayahnya.


"eun ra, tolong jangan salah paham. ayah hanya ingin yang terbaik untukmu" ucap won seok menenangkan eun ra yang berdiri dengan tatapan mata yang berlinang air mata.


"kenapa ayah sekejam itu" ucap eun ra lalu lari sekencang-kencangnya dari rumah itu.


"kejar dia, jangan sampai dia lapor polisi" ucap won seok kepada anak buahnya.


sambil menangis eun ra terus lari di bawah hujan yang lebat dan petir yang terus berbunyi dan anak buah won seok terus mengejar.


saat sampai di jembatan eun ra jatuh dan kesleo.


"anak kecil menyerahlah, bos tidak akan membunuhmu" ucap anak buah won seok.


eun ra ketakutan dan mulai berjalan mundur.


"hanya tinggal aku yang hidup, jika aku mati, itu karna aku tak bisa hidup sendiri,


tapi jika aku selamat, itu karna ada hal yang harus aku selesaikan, kalaupun tak bisa hidup sendiri aku akan tetap berusaha intuk hidup.


" byurrrr" eun ra melompat dari jembatan dan jatuh ke sungai yang berarus deras.


"heii!!!! " teriak anak buah won seok.

__ADS_1


penjahat itu melihat jaket pink eun ra terseret arus dan dia mengira eun ra hanyut bersama jaketnya,


namun eun ra tersangkut batu besar di kolong jembatan dan masih hidup.


setelah penjahat itu pergi eun ra berjalan dan mencari tumpangan, eun ra pergi ke panti asuhan di perbatasan kota. pemilik panti itu adalah choi min jung teman dekat ibunya, semasa hidupnya kim hye sun banyak memberi donasi kepada panti asuhan tersebut.


panti asuhan.....


Eun ra datang ke panti asuhan dengan lengan terluka dan basah kuyup.


dia menceritakan semuanya kepada bu choi dan menyuruhnya untuk merahasiakan keberadaanya dari siapapun.


2 tahun kemudian....


eun ra sudah berumur 15 tahun.


hari itu datanglah seorang pria dengan tubuh kekar berpakaian serba hitam dia adalah anderson alexander dia datang untuk mengadopsi anak laki-laki, namun anak itu sudah bertemu orang tua kandungnya. eun ra penasaran dengan pria tersebut karna sudah beberapa kali datang tanpa istri, membawa pistol yang di sembunyikan di jasnya dan hanya ingin mengadopsi anak laki-laki lalu eun ra menyelidikinya di internet, dan di situ tertulis kemungkinan besar dia adalah mafia.


saat bu choi dan anderson bicara, eun ra datang.


"pak anderson saya ingin di adopsi olehmu" ucap eun ra.


"eun ra, dia hanya ingin mengadopsi anak laki-laki" sahut bu choi.


"aku juga bisa melakukan hal-hal yang di lakukan laki-laki" ucap eun ra.


"tatapan mata anak ini seperti dia tau siapa aku" ucap anderson dalam hati.


"emm... bu choi, boleh saya mengobrol dengan eun ra? ." tanya anderson.


"oh, silahkan pak anderson. " jawab bu choi.


"eun ra, bersikaplah sopan dengan pak anderson. " ucap bu choi pada eun ra.


"baik bu. " jawab eun ra.


anderson dan eun ra mengobrol di taman panti asuhan.


"eun ra, berapa umurmu? " tanya anderson.


"15 tahun" jawab eun ra.


"berarti kamu kelas 3 smp" tebak anderson.


"sudah lulus smp 2 tahun yang lalu, sekarang aku tidak sekolah. " ucap eun ra.


eun ra tidak mau sekolah karna takut ada yang tau keberadaanya. meski tidak sekolah eun ra lebih pintar dari anak-anak yang bersekolah.


"terlihat dari wajahnya, anak ini memiliki kecerdasan alami dan ber iq tinggi, namun sayang dia anak gadis" ucap anderson dalam hati dan dia tertarik dengan kecerdasan eun ra.

__ADS_1


setelah mengobrol dengan eun ra, anderson berpikir sangat panjang, dan akhirnya dia memutuskan untuk mengadopsinya dan membawanya ke amerika.


Bersambung.....


__ADS_2