Gadis Super Modern

Gadis Super Modern
Suasana Di Luar Istana


__ADS_3

Sesuai dengan janjinya putri pada pangeran zen, putri membuatkan sarapan yang di bentuk karakter, nasi di buat bentuk beruang,sayuran di bentuk bunga, dan daging di bentuk rolade.setelah beres menghias, putri pun menemui pangeran zen di kediamannya..


Putri lili : salam.. apakah pangeran zen ada?


Abdi dalam: ada sebentar saya panggil ,


pangeran Zen pun akhirnya keluar menemui putri lili


pangeran Zen: halo putri lili apa yg membawamu kemari?


Putri: panggil aku kakak, sesuai janji saya saya membuat sarapan untukmu tolong di makan yaa..


pangeran Zen: aku tidak mau panggil kamu kakak, karena kamu usianya jauh di bawah saya. wooow bagus sekali makanannya sepertinya aku tdk berani memakannya karena makanan ini sangat lucu.. saya menyukainya..


"Oooh tuhan kenapa putri lili bukan jodohku pangeran zen memang manja dia pura2 menangis, putri lili lalu memeluk zen sambil tepuk tepuk punggungnya , zen pun jadi senang.


Pangeran Zen : Aku akan bilang ke ibu ratu kalo kamu harus jadi istriku gimana?


Putri lili : pangeran banyak wanita cantik di sekelilingmu kamu hanya tinggal memilih.


Pangeran Zen: aku maunya kamu..


Putri lili : aku istri kakakmu, aku sudah menikah ...


Pangeran Zen: baiklah tapi kalo aku ingin menemuimu kamu jangan pernah menolak mengerti?, sebagai tanda terimakasihku apa permintaanmu? Aku akan mengabulkannya.


Putri lili : aku ingin berjalan jalan di luar istana bersamamu.


Pangeran Zen: baiklah, ayoo kita pergi...

__ADS_1


Putri lili : sebentar aku akan berganti baju dulu, kalo pakaianku seperti ini terlalu mencolok.


Pangeran zen: baju seperti apa yang kamu inginkan?


Putri lili: baju pria.


Pangeran zen : kalo begitu pakai saja bajuku, abdi dalam akan menyiapkannya untukmu.


Tanpa di suruh ulang putri lili memakai baju pangeran zen, walau pakai baju pria putri lili masih terlihat kecantikannya.


Pangeran zen: kau seperti seorang pria yang cantik, aku suka gayamu.


Putri lili hanya tersenyum" ayoo kita jalan."


Putri lili dan pangeran zen berjalan jalan di luar istana, pangeran zen mengajak putri ke pasar siapa tau ada yg di minati putri lili.


Putri lili : lihat itu ada permen gulali yang di bentuk, ayoo kita beli.


"Aku pingin yang berbentuk ayam" dan yang berbentuk naga buatmu ucap putri lili.


Merekapun berjalan sambil memakan permen gulali.


" lihat ibu, ada 2 orang dewasa yg kasihan tidak pernah beli permen sewaktu kecil ucap anak kecil, sambil menunjuk ke arah pangeran zen dan putri lili.


"Huuus kamu tidak boleh begitu, itu tidak sopan. Biarkan mereka makan permen gulali itu ucap seorang ibu dan langsung menarik anaknya, karena takut anaknya dalam bahaya.


Putri lili berhenti melangkah, " apakah kita salah membeli permen gulali ini?


Pangeran zen tertawa" hahaha iya kalo kita beli permen gulali dan makan di sepanjang jalan itu menandakan di waktu kecil kurang bahagia, karena tidak pernah di belikan permen. Sambil mengacak acak rambut putri lili.

__ADS_1


"Karena ini di luar istana kamu panggil zen saja dan aku panggil kamu lili."ucap pangeran zen.


Baiklah saya akan memanggilmu nama saja ucap putri lili.


"Ayoo kita tempat makan itu" ajak putri lili


Pangeran zen pun menurutinya.


Merekapun menikmati makanan yang ada di rumah makan itu, walau tampak sederhana namun makanan itu sangat lezat karena tidak ada bahan kimia seperti di jaman modern.


Selesai makan pangeran zen mengajak putri lili ke tempat para petani yang sedang bekerja tampak puluhan anak anak petani yang berumur di bawah 4 tahun kakinya terikat kain dan kain itu diikat di pohon, agar mereka tidak pergi jauh.


Putri lili: walah kasian banget mereka memperlakukan anaknya seperti hewan peliharaan.


Pangeran zen: kasta mereka sangat rendah, mereka menjadi petani hanya cukup untuk menghidupi makan sehari hari.


Jadi mereka tidak mampu untuk membayar pelayan untuk menjaganya.


Putri lili : kalo begitu aku akan mendirikan sekolah balita gratis buat mereka. Mungkin lebih tepatnya penitipan anak. Agar anak anak mereka terlindungi.


Serta di bangun tempat kesehatan , bila ada yang sakit cepat tertolong.


Pangeran zen : baiklah saya akan mengajukan itu pada ayahanda. Bagaimanapun anak anak adalah masa depan negara ini.


Pengajuan penitipan anak anak petani dan tempat kesehatan di setujui oleh baginda raja damar tanpa waktu lama mereka mendirikan tempat yang di intruksikan oleh putri lili.


Para dayang yang biasa melayani putri lili di ajari me jadi perawat bayi dan perawat kesehatan.


Para petani merasa senang, karena anak anak mereka ada yang menjaga.

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya..


__ADS_2