Gadis Super Modern

Gadis Super Modern
Bermain


__ADS_3

7 bulan kemudian pangeran lois sudah berusia 1 tahun. Pangeran lois sudah pandai berjalan dan bicara.


Obi kadang kewalahan menghadapi pangeran kecilnya.


Hari ini putri lili tidak ada acara sibuk menerima tamu baik dalam desa tandus maupun desa luar.


Putri lili : sayangku lois kamu mau bermain apa?


Lois : naik kerbau.


Putri : wah kamu senang sama binatang sayang?


Lois : iyaa


Baiklah ayoo ibu ajak kamu naik kerbau kebetulan kerbau kita sedang membajak sawah.


Putri akhirnya mengajak lois ke sawah, karena kerbaunya sedang di pinjam oleh tetangganya untuk membajak sawah.


Sesampainya di sawah.


bujang : nyonya maaf kerbaumu saya pinjam, karena untuk membajak sawah.


Putri lili : silakan pak, mudah mudahan kerbaunya sangat ber maafaat di sini.


bujang : nyonya ada apa gerangan kemari ?


Putri lili : maaf mau merepotkan tuan bujang, anakku ingin naik kerbau.


Bujang: aduuuh tuan muda ingin naik kerbau ? Baiklah kemari ,saya akan mengangkatnya.


Putri lili pun memberikan lois ke tuan bujang.


Lois lalu di gendong tuan bujang, untuk mendudukinya di atas kerbau. Setelah puas naik kerbau lois di angkat lagi oleh tua bujang namun sebelum lois di berikan ke putri lili, lois penasaran melihat ekor kebau yang di kibas kibas, lois menarik nya denga sekuat tenaga,


"Tuan muda jangan di tarik ucap tuan bujang, namun naas saat kepala tuan bujang menunduk plaaak tepat di depan wajah tuan bujang ekor kerbau mengibas kecang ke mukanya. Terlihat garis merah bekas kibasan ekor kerbau di muka tuan bujang memerah.


Lois terkejut kenapa ekor kerbau bisa mengibas ke muka tuan bujang.


Dari jauh putri lili terkejut melihat kejadian tadi. Dia meminta maaf, dan pamit undur diri. Di sepanjang perjalanan di tepian sawah putri lili di panggil seseorang.


Nyonya apa kabar ?


Putri lili pun menatap lekat wajah yang menyapa karena tertutup oleh topi sulaman kayu, " eeeh tuan kepala desa, kabar saya baik, tuan apa kabar?

__ADS_1


Kepala desa sambil membuka topinya, " kabar saya baik nyonya, ada apa nyonya ke sawah ?


Putri lili : lois ingin naik kerbau tuan.


Kepala desa : ooo pantas, memang anak kecil selalu penasaran, tuan kecil kasihan ibumu kalo menggendongmu, ayooo naik lah ke bahuku.


Lois lansung ingin di gendong oleh kepala desa.


Tuan jangan, nanti merepotkan, ucap putri lili.


Kepala desa: tidak apa apa, ayolah


Putri lili pun menempatkan lois di bahu kepala desa.


Nah sekarang pake topinya biar lois tidak kepanasan.


Lois pun sangat senang , saking senangnya lois bernyanyi sepanjang jalan


Putri lili: terimakasih tuan, mungkin lois kangen ayahnya.


Kepala desa: tidak apa apa jagan sungkan ucapnya tersenyum, hatinya bahagia bisa mengambil hati lois.


Lois selalu di ajarkan oleh putri lili untuk menjadi anak yang terbuka.


Kadang teman teman kecilnya selalu main ke rumah lois untuk melihat binatang binatang yang di pelihara oleh keluarganya lois. Seperti hari ini 5 bocah imut yg usianya 1 s/d 2 tahun di atas pangeran. Sedang bermain ke tempat lois. Putri lili mengajak bermain dan belajar bersama, di kebun belakang.


Sampurasun , sampurasun


Rampes ucap obi


Obi : maaf tuan, tuan siapa ? Mau bertemu siapa?


Perkenalkan saya wandi kepala desa woru, saya ingin bertemu dengan nyonya lili.


Obi : ooo, silakan masuk tuan, saya akan panggilkan nyonya, kebetulan nyonya ada di kebun belakang.


Handi : boleh saya ikut nona ke kebun belakang?


Baiklah silakan tuan, ucap obi.


Obi dan wandi menuju kebun belakang saat langkahnya semakin dekat, wandi terpukau melihat putri lili sedang mengajarkan anak anak tentang tumbuhan.


Dan anak anak di suruh memegang tanamannya lalu putri lili usil men cuil tanah basah lalu di tempelkan ke anak anak , anak anak membalas tangannya di usap ke tanah basah lalu mengejar putri lili, putri lili berlari dari kejaran anak anak terlihat wajah anak anak yg bahagia .

__ADS_1


Dan bruuk putri lili dan wandi bertabrakan, mereka terjatuh anak anak dengan polos menempelkan tangan kotornya ke wajah putri lili.


Putri lili tertawa lepas karena kejahilannya di balas anak anak.


Obi lalu membawa anak anak membantu mencuci tangan.


Putri lili masih wajahnya belepotan tanah namun tidak menghalangi kecantikan.


Putri lili : maaf tuan, saya sudah menabrak tuan.


Wandi : tidak apa apa nyonya, perkenalkan saya wandi kepala desa woru.


Putri : ooo mohon maaf saya menyambut tuan kurang sopan mari kita ke rumah.


Merekapun ke rumah putri lili.


Putri lili: tuan saya pamit bersihkan muka dulu, silakan tuan menikmati hidangannya, yg sudah tersedia di atas meja.


Wandi masih terpukau oleh kecantikan putri lili, dia teringat saat putri lili berlari di kejar oleh anak anak, jarang sekali seorang wanita yang bisa bermain tertawa lepas dengan anak anak.


Setelah putri membersihkan wajahnya putri lili kembali keruang tamu.


Putri lili : terimakasih tuan sudah menunggu.


Apa yang bisa saya bantu?


Wandi : begini nyonya, saya mohon bantuannya untuk membatu warga desa waru.


Putri lili : saya sangat senang membantu tuan. Rencana apa yang akan tuan terapkan di desa tuan?


Wandi : karena desa kami sudah subur, kami mohon di bantu dengan penyuluhan merawat pertanian dan kantor simpan pinjam.


Putri lili: akan lebih baik kalo kita lansung praktek di lapangan, bagaimana kalo tuan membawa para wakil untuk belajar di desa tandus?


Wandi : itu ide bagus nona, baiklah 1 minggu lagi saya akan membawa para wakil yang belajar di desa tandus. Kira kira berapa orang perwakilan yang harus saya bawa?


Putri lili : 6 orang sudah cukup tuan.


Wandi : baiklah terimakasih atas waktunya, saya akan pamit undur diri.


Putri pun mengantarkan tamunya ke luar.


Jangan lupa like dan comentnya ya..

__ADS_1


__ADS_2