Gadis Super Modern

Gadis Super Modern
Suara Kecapi


__ADS_3

Saking merdunya alunan kecapi yang di mainkan pangeran zen, tanpa di sadari putri lili tertidur dengan cantik di kursi.


Pangeran zen tersenyum dan tangannya masih melanjutkan petikan petikan kecapinya dengan lincah.


Putra mahkota baru pulang, di lihat istrinya tidak menyambutnya


Putra mahkota: obi apa yang terjadi kenapa sudah larut malam begini istriku tidak ada?


Obi : maaf tuanku, putri lili masih di kediaman pangeran zen.


Putra mahkota langsung pergi menjemput istrinya setibanya di rumah adiknya dia mendengar suara kecapi yang sangat merdu..


Perlahan lahan kakinya mengikuti arah bunyi kecapi itu, dia melihat istrinya sedan tidur cantik di kursi.


Sedangkan adiknya memainkan kecapi dengan gerakan jari jarinya yang lincah.


Putra mahkota mendekati istrinya lalu menggendong istrinya.


Putra mahkota: terimakasih adikku, alunan kecapimu sangat indah, saya pamit undur diri.


Pangeran zen tersenyum dan mengangguk sambil tak henti mengalunkan suara kecapi.


" sayang kamu membuatku selalu was was, kamu tidur di mana saja. berbisik di telinga istrinya sambil berjalan menuju kediamannya.


setelah sampai putra mahkota dengan perlahan meletakan istrinya di kasur.


" selamat tidur sayang, mimpi indah" sambil mengecup ujung kepala putri lili.


dan putra mahkotapun terlelap tidur.


Keesokan paginya putra mahkota dan putri lili terbangun dalam keadaan berpelukan.


putra mahkota mengecup kening istrinya" pagi sayang "


putri lili : pagi juga, sambil mengeratkan pelukannya.


putra mahkota :apa rencanamu hari ini ?


putri lili : sepertinya tidak ada sayang.


putra mahkota : kalo begitu, kamu akan ku ajak ke suatu tempat.

__ADS_1


putri lili : baiklah, tempat apa yang akan kita kunjungi ?


putra mahkota : rahasia, sambil menggendong istrinya menuju kamar mandi.


" ayoo kita cepat cepat mandi sayang "


selesai mandi putra mahkota dan putri lili pergi ke suatu tempat yang di di rahasiakan putra mahkota.


Perjalanan memakan waktu 2 jam.


putri lili menikmati keindahan pemandangan di setiap perjalannannya.


putra mahkota hanya tersenyum melihat istrinya aktif seperti seorang anak kecil yang tidak mau diam.


putra mahkota : sayang duduklah yang manis, sambil merangkul erat tubuh istrinya.


putri lili : kenapa ? ini sungguh indah sayang.


putra mahkota : kalo kamu tidak mau diam nanti kamu pusing. kasian calon bayi kita.


putri lili : baiklah. sambil cemberut.


putra mahkota semakin gemas lalu


cup


cup


putri lili tersenyum atas kecupan suaminya.


" sayang sekarang kamu boleh bernyanyi untukku"


putra mahkota : aku hanya di ajarkan lagu nina bobo olehmu. apkah kamu mau mendengarkannya?


putri lili mengangguk.


putra mahkota akhirnya menyanyikan lagu nina bobo dia tau kalo lagu itu, lagu untuk penghantar tidur.


dengan lembut putra mahkota menyanyikan lagu nina bobo, saking lembutnya putri lili tertidur lelap di bahu putra mahkota.


Putra mahkota : aaah kamu memang jagonya tidur sayangku"

__ADS_1


sambil mengelus rambut istrinya dengan lembut.


Akhirnya perjalanannya sampai.


putra mahkota: sayang bangun kita sudah sampai


putri lili terbangun lalu turun dari kereta kudanya.


Dia terkejut melihat pantai yang indah, lalu berlari lari menyusuri pantai.


putra mahkota bahagia melihat istri terncintanya senang di ajak ke pantai.


putra mahkota rela bekerja tanpa lelah untuk menyelesaikan semua pekerjaannya, untuk menyiapkan berlibur dengan istrinya.


Yaa ini adalah liburan pertama buat istrinya, selama ini istrinya tidak pernah meminta, karena istrinya selalu memahami keadaan suaminya.


putra mahkota mendekati istrinya ke bibir pantai namun..


sreeet.... sreeet istrinya mencipratkan air dengan sengaja kepada suaminya.


putra mahkota terkejut lau membalas mencipratkan air ke istrinya.


mereka berdua perang air sampai bajunya basah.


Selesai bermain air merekapun mandi dan istirahat


di teras pendopo pribadi.


(mungkin kalo jaman modern namanya cottage)


putra mahkota : sayang duduk disini saya akan memperlihatkan keahlianku.


mungkin karena putri lili cape, karena bermain air di pantai dia tidak ada umpatan ato kengerian bila menunjukan keahlian suaminya.


Putri lili : baiklah sayang, apapun keahlianmu saya akan selalu menikmatinya.


putra mahkota mengeluarkan seruling bambu lalu dengan lincah jari jarinya memainkan seruling.


Suara seruling yang di mainkan suaminya mengalun dengan indah dan merdu. terlihat wajah putri lili sangat bahagia dan menikmatinya.


tak berapa lamapun kepala putri terjatuh di pangkuan suaminya dia tertidur dengan cantik.

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya ya..


__ADS_2