
🌺VOTE🌺
Agustina Bulan Widyasari
Lahir 08 agustus 2020
Alamat Perum Masehi 91 blok 5J no 06.
Sedikit informasi tentang mahasiswi baru yang dalam satu tahun ini sudah berkali kali pindah kampus. Dan ini Kampus Moonly adalah kampus kelimanya.
“Siapa nama panggilan mu?”
“Agus pak”
“Agus?? Kamu kan perempuan?”
“Memangnya kenapa pak? Ada yang salah... nama saya Agustina Bulan Widyasari”
“Iya saya tahu,, tapi Agus itu,,,”
“Nama laki-laki,,”potong si Agus. “Kalau orang tua saya manggil saya Bulan, tapi kebanyakan teman saya panggil saya Agus,, jadi saya sudah terbiasa di panggil Agus”
“Ya ya ya,,,Kamu akan mulai belajar di kampus ini, saya harap kamu betah disini dan tidak pindah kampus lagi, dan lagi saya berharap kamu bisa menorehkan prestasi terbaikmu”.
“Siap pak”
“Oke.. selamat belajar.. silahlan kamu boleh keluar ruangan”
“Terimakasih pak”
__ADS_1
Huft
Akhirnya Agus akan mulai kuliah di kampus baru, setelah sempat beberapa kali pindah kampus karena nyaris dikeluarkan karena kasus yang sama yaitu perkelahian. Sebenarnya bukan tanpa alasan Agus berkelahi. Dia membela teman-temann kampusnya yang sering di bully. Namun cara pembelaanya yang tercampur emosi itu yang membuat Agus dalam masalah hingga dituding sebagai pembuat onar.
Agus keluar ruangan dengan perasaan lega. Mengenakan celana jeans berwarna merah maroon, dengan sedikit sobekan di lutut kiri, di padu dengan sepatu berwarna senada, berjaket hoody kesukaannya yang baerwarna hijau. Agustina yang berpenampilan simpel yang semakin tidak terlihat sisi perempuannya. Dengan rambut pendek dan sedikit acak acakan, sepertinya tadi pagi ia tidak menyisirnya dengan benar.
Agus mengambil headphone dan menutup kedua telinganya dengan benda itu. Tak lupa ia menangkupkan hoody diatas membuat wajahnya tersembunyi didalam sana. Dia masih berjalan dengan santai dilorong-lorong kampus, meski ia masih merasa kurang enak badan.
Bug..!! plak,,!! Seseorang menabrak Agus, beberapa lembar kertas melayang dan jatuh dilantai.
“Sial,,,!! Jalan pake mata dong,,,,,!!”ketus Febrian.
Agus diam mematung, tak sepetah kata keluar dari mulutnya, lalu ia kembali melenggang.
“Hey,,,!! Budeg lo ya,,,”
“Kenapa??” Agus kembali menghentikan langkahnya.
Agus masih terdiam, membuat Febrian semakin geregetan.
“Lo ga lihat,, tugas gue berantakan gara- gara lo”
“Gara-gara aku,,??!!”menunjukan ke diri sendiri. “Terus,,,??”, jawab Agus masih santai merasa tak bersalah.
“Tanggung jawab dong”
“Tanggung jawab,,?? kamu yang nabrak aku,,apa salahku??, kenapa aku harus tanggung jawab”
“Oh jadi gue yang salah,,??!!, Febrian mendekati Agus dan melotot.
__ADS_1
“Iya,,!”
“Enak aja ,, lo yang salah”
“Gak,,kamu yang salah”
“Lo yang salah”.
Perang mulut pun terjadi, keduanya tak ada yang mau mengalah.
“Ada apa ini??” Januar datang dan melerai mereka.
“Dia nih,, salah gak mau tanggung jawab” Febrian menunjuk Agus.
“Kenapa,,??”tanya januar kalem.
“Lo lihat tuh” tujuk kearah kertas yang tersebar di lantai.
Tanpa disuruh Januar berjongkok dan memunguti lembaran kertas itu. “Kalau cuma bertengkar masalah gak akan selesai”
Merasa masalah akan terseleaikan dengan tindakan Januar, Agus ngeloyor pergi. Tapi Febrian tidak rela agus pergi tanpa pertanggung jawaban
“Mau kabur kemana lo,,”Febrian menarik tas pink yang melekat di punggung Agus, sehingga langkah Agus terhenti.
Agus memutar badan “Mau apalagi....”
“Nih,, bereskan,,?? Masalah selesai..” Ucap Junuar sambil menempelkan kertas itu dada Febrian.
“Ikut aku..”Januar menarik tangan Agus, mau tak mau Agis menikutinya. Dan Febrian hanya mematung memandangi keduanya yang berlalu.
__ADS_1
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA.. DI TUNGGU VOTE NYA😘😘😘😘