Gadis Tampan (Bulan)

Gadis Tampan (Bulan)
3. Songong


__ADS_3

🌺VOTE🌺


Kelas telah usai. Agus merasa lapar. Ia melangkahkan kaki menuju kantin.


“Hai Gus, gak nyangka banget ya kita bisa satu kampus” kata Aprilio . dia menarik kursi di sebelah Agus, lalu duduk di sebelahnya.


“ Iya, aku kira bakalan bertemu banyak teman baru disini . Eh ternyata kamu lagi kamu lagi.”


“Kenapa sih Gus, lo ga suka bisa ngampus bareng gue.”


“ Suka gak suka sih.”


“Eh lo jahat banget sih”


Aprilio sahabat Agus sejak SMP. Mereka selalu bersama. Agustina seorang cewek yang tomboy. Jago bela diri. Aprilio , cowok yang sangat lembut, baik hati, sangat memperhatikan penampilan. Pokoknya, berbeda seratus delapan puluh derajat dari Agus. Namun begitu, justru mereka saling melengkapi.


“Kenapa lo bisa nyangkut di kampus Moonly Gus, dulu gue ajakin gak mau.”


“Huh, ceritanya panjang,, kuping mu siap ga?? Tampung semua cerita ku..”


“Sebenernya sih enggak, lo kan cerewetnya melebihi emak-emak. Tapi gue penasaran.”


Agus sudah menduga pasti si Aprilialio itu ogah mendengarkannya, karena Agus suka iseng dengannya. Sekali buka mulut Agus akan banyak bercerita, dan akan memarahi April,bila ia mulai bosan mendengrkan.


“ Dulu lo bilang gak mau kuliah di kampus elite kayak gini, kuliah di kampus elite sekelas Moonly pasti ini lah, itu lah, bla,, bla,, bla,,, bla,,,”ucap Aprilio. Lho kok malah si April yang bercerita panjaaaaaaaaang banget seperti jalan kereta api saja.


Agus sama sekali tak mendengarkan perkataan April. Matanya menangkap sebuah pemandangan. Terlihat disana Januar tampak akrab ngobrol dengan Febrian.


“Woy!!.. lo lihatin apa sih”

__ADS_1


“Tuh” Agus memoncongkan mulutnya, menunjuk ke arah Januar dan Febrian.


April menoleh mengikuti arahan Agus. “Itu pak Januar, dosen kita,,memangnya kenapa?”


“Iya aku tahu, lalu yang bersamanya?”


“Febrian Soong”


“Febrian Soong??? Sepertinya aku pernah dengar nama itu.”


“Lo gak tahu siapa dia??”


Agus hanya menggeleng.


“ Dia yang diberitakan akan menjadi pewaris tunggal perusahaan Soong Group. Padahal menurut kabar yang beredar dosen kita juga anak dari pimpinan Soong Group”


“Jadi maksudmu mereka bersaudara gitu”


“Cih.. gak mungkin banget”


“Maksud lo Gus”


“ Kamu lihat aja deh.. dari namanya saja sudah ketahuan mereka bukan saudara.


Mereka beda jauh.”


“Tapi mereka sama –sama ganteng lho. Semua mahasiswi tergila -gila sama mereka”


“Tapi aku gak tuh. Jadi ralat ya, bukan semua mahasiswi”

__ADS_1


“Ih Agus,, mata lo juling apa gimana sih,, jelas jelas mereka ganteng gitu,, apa lagi si Febrian Soong. Gue aja yang cowok naksir sama dia”


“Haah,, kamu gila ya!!! Febrian Soong,,,ganteng,,,, songong iya,,,”


“Sssttt jangan kencang-kencang,, nanti dia dengar,,”


“Bodoh amat,, bagus deh kalau dia dengar.”


“Dengar apa??” tiba -tiba saja Febrian sudah berdiri di dekat mereka.


“Eh.. bukan apa –apa” sahut Aprilio terlihat gugup.


“Kamu mau dengar,, apa yang ku katakan barusan??” ucap Agus


“Iya,, coba ngomong sekali lagi” tantang Febrian.


Aprillio yang sudah panik lansung menutup mulut Agus agar tidak mengeluarkan kata-kata itu lagi. “Bukan, Bukan apa-apa kok, hanya sedikit salah paham”


“ Apa-apan sih Pril”, Agus berusaha menghindari bekapan April. “Biarin saja aku ngomong lagi kalau dia..”


“Febrian Soong,, Songong,,,” sahut Febrian.


“Iya.. itu kamu tahu,,,.”


Febrian yang naik darah, langsung mencengkeram baju Agus. Tatapan penuh tantangan mengarah tepat ke bola mata Agus. Bukan Agus namanya kalau dia takut. Agus malah ikut-ikutan melotot.


“Sudah, sudah,,,, maaf mas,,, dia mahasiswi baru, dia belum tahu siapa anda,,, nanti saya pasti kasih tahu supaya dia bisa menjaga etikanya.” Aprilio membungkuk tanda memimta maaf. Lalu menarik Agus agar pergi menjauh.


BEERSAMBUNG

__ADS_1


MOHON DUKUNGANNYA YA FREENN.. JANGAN VOTE BUANYAK BUANYAK.. LUPH YOU ALL .. FREENN


__ADS_2