Game To Heaven

Game To Heaven
Episode 20


__ADS_3

"Sekarang saatnya mengakhiri ini, kalian berdua maju, jangan membuang waktuku." mendengarkan hal itu pria berjubah biru dan julia tampak sangat buruk.


 


 


"Kau sungguh sombong sekali".


 


 


"Kau akan tahu apa aku ini sombong atau tidak". Pria jepang tersebut kemudian menyerang dengan kecepatan melebihi pria berjubah biru. boom sebuah petir, menyerang dada pria tersebut dan menghancurkan dadanya, pria berjubah biru tersebut mati dengan ekspersi kosong.


 


 


"Thunder strike yang luar biasa ganas". gumam Shenli, sementara itu mereka terpaku karena serangan tersebut.


 


 


Julia yang melihat itu kemudian mencoba melarikan diri. "Sialan pria ini sudah menerebos fighter 7, tidak ada yang bisa melawannya, aku harus menjauh darinya".


 


 


Sayangnya usaha julia sia-sia saja, dia kemudian melihat pria jepang tersebut berdiri di hadapanya, menusuk dada dia dengan kekuatan kilauan petir yang mengerikan. Julia mati dengan penuh keenganan di matanya.


 


 


"Bos Yama, kau ini sungguh kuat sekali". takumi berjalan dengan postur tunduk dan tidak berani melihat ke arah pria tersebut, "Hah... tentu saja aku kuat, aku ini memiliki Bloodline Dragon, tapi Supreme Lightning ini yang terbaik, tidak ada yang akan mengalahkanku". Percikan petir terus terdengar, dan aliran listrik keluar dari tangannya.


 


 


'Sring...' Ayunan pedang terdengar, Dua kaki terpotong dengan rapih. Dan tombak menebas tangan orang yang bernama Bos Yama" Pria jepang tersebut sempat menyadari adanya sebuah serangan, tapi itu terlambat, kecepatan orang yang menyerangnya sungguh cepat jika di bandingkan dengan dia.


 


 


"siapa kau, mengapa kau cepat sekali, dan kenapa kau menyerangku," pria kekar yang melihat kejadian itu terlihat sangat ketakutan.


 


 


Kemudian Shenli memegang leher Bos yama dan berkata "Pria sepertimu, memang layak untuk di bunuh, untuk menjamin masa depan yang lebih baik", Bos Yama hanya melihat Shenli dengan tatapan ketakutan.


 


 


 


 


"Kau sudah pasti mati, tapi tenang saja, aku tidak akan membunuh teman-temanmu, aku hanya akan membunuh orang itu" melihat jari shenli mengarah ke arahnya Rria kekar bernama Takumi, kemudian bersujud meminta pengampunan,


 


 


"Tolong ampuni nyawaku, aku akan menjadi budakmu, ku mohon ampuni aku". dia tidak punya pilihan lain, dia tahu dia lemah.


 


 


Kepala pria tersebut kemudian lepas dari tubuhnya, tanpa sempat menyelesaikan kata-katanya. Bos Yama melihat kejadian itu tampak sangat ketakutan."kenapa kau kuat sekali, kenapa aku bisa kalah darimu" dia yang terjatuh di tanah, bertanya hal itu dengan memaksakan diri.


 

__ADS_1


 


"Itu adalah hal yang sederhana, Karena aku Warrior Level 7." tatapan mengejutkan terlihat di wajah Bos Yama, "Itu tidak mungkin, bagaimana kau bisa naik secepat itu. aku menerobos fighter 7 karena sebuah buah yang ku dapatkan. cara apa yang kau gunakan untuk mencapai kultivasimu itu", Bos Yama bertanya dengan penuh keenganan. ketidak percayaannya mengalahkan rasa takut terhadap Shenli.


 


 


"Yang kulakukan hanya duduk selama 2 minggu di ruang kultivasi, dan aku berhasil menerobos warrior stage." Shenli menjawab dengan wajah yang sangat merendahkan.


 


 


"Tidak mungkin, aku telah menghabiskan waktu 2 minggu untuk bertualang, hanya bisa menerobos fighter level 7, sedangkan kau hanya duduk selama 2 minggu". nada keherannan tedengar dari bos yama. dia tidak bisa menerima kenyataan tersebut.


 


 


"Kau adalah bagian orang-orang bodoh yang tidak mempersiapkan hal-hal terlebih dahulu, mana mungkin kau akan paham. Dan kau merasa paling kuat setelah bertualang selama 2 minggu. kau itu sungguh naif, kau tahu masih banyak orang yang lebih kuat dariku, yang masih belum keluar dari shelter".


 


 


"Mereka semua kultivasinya masih lemah dariku, tapi beberapa dari mereka mempunyai bloodline Divine, mereka tidak bodoh sepertimu, mereka lebih memilih berlatih terlebih dahulu, untuk melakukan persiapan yang matang. tidak sepertimu, yang merasa hebat karena memiliki Attribute Supreme Lightning, kau itu beruntung. tapi gagal untuk meningkatkan kekuatanmu, jika kau tidak termakan kesombonganmu, kau mungkin akan jadi orang yang kuat."


 


 


Mendengar hal-hal itu, Bos Yama tampak tak berdaya. dia kemudian mengeluarkan petir, dan menusuk dadanya sendiri.


 


 


Dia lebih memilih bunuh diri, daripada di bunuh oleh shenli.


 


 


 


 


Dia juga tidak tahu, bahwa yang di inginkan shenli adalah,dia membunuh dirinya sendiri. Shenli tidak mau repot-repot menjelaskan hal tersebut, jika memang ingin membunuhnya.


 


 


Shenli ingin menghancurkan kepercayaan dirinya, dan kemudian membuatnya ingin melakukan bunuh diri, dengan segala hinaan yang shenli ucapkan. dan rencananya pun berhasil.


...


 


 


Annisa yang masih dalam keadaan lemah, kemudian di bawa pergi shenli keteman-temannya.


 


 


"Kakak kau sudah kembali," Han Yu Ri dan yang lainnya memiliki ekspresi bahagia.


 


 


"Shenli unnie tiba-tiba meminta kita untuk menunggu, dan langsung pergi". Kang Su Rin berkata.


 


 

__ADS_1


"Aku maaf, aku melihat peluang untuk menyerang, dan pergi secepat mungkin". Shenli tersenyum sembari memegang kepalanya.


 


 


"Aku sudah mengurus para badut itu, lebih baik kita sekarang pergi dari sini, dan jangan tanyakan apa yang terjadi, oke" mereka hanya mengangguk, kemudian pergi ke Shelter.


 


 


Setelah berjalan cukup jauh, Shenli kemudian berkata, "Kita sekarang sudah jauh dari mereka. Aku akan menceritakan apa yang terjadi".


 


 


"Aku sudah membunuh 2 orang,". Ekspresi mereka kemudian berubah menjadi terkejut.


 


 


Han Yu Ri kemudian berkata, "Aku tahu itu pasti akan terjadi, cepat atau lambat. Tapi aku tidak mengira secepat itu". wajahnya menunjukan dia tidak merasa nyaman.


 


 


 


 


"Ya, hal itu pasti akan terjadi, jadi aku akan mencoba menyiapkan mental terlebih dahulu." Lee Tae Soon menjawab dengan gelisah.


 


 


Mereka semua memiliki wajah pucat, dan takut.


 


 


Shenli kemudian berkata "Kalian harus bersiap, dunia ini akan menjadi dunia kejam, kau yang membunuh, atau yang terbunuh, aku tidak ingin menakuti kalian, tapi ini pasti akan terjadi.


Tidak ada aturan, Tidak ada petunjuk, akan membuat kesombongan manusia meningkat. kesombongan akan membangkitkan, hal-hal yang buruk".


 


 


"Terlalu sulit untuk berbuat baik, di saat seperti ini.  Karena hal itu juga, semakin membuat manusia mengarah ke sisi yang buruk".


 


 


"Lagipula untuk apa berbuat baik...banyak orang yang akan berpikir seperti itu, mereka hanya akan peduli pada diri mereka sendiri. Tidak ada manfaatnya berbuat baik, terlebih lagi mereka yang tidak beriman, dan tidak memiliki kepercayaan".


 


 


"Karena pola pikir seperti itu, mereka akan terus terjebak dalam pikirannya sendiri. Dan ketika seseorang yang tidak merasa takut, akan membuat mereka menjadi sangat percaya diri, dan akan berdampak pada perilakunya".


 


 


"Karena ketidaktakutan, kemudian pikiran mereka akan di kuasi iblis, dan membuat mereka, akan menganggap mereka adalah tuhan, karena memiliki kekuatan untuk membuat orang-orang takut.  Seperti yang terjadi pada zaman dahulu".


 


 


"Kejadian ini tidak akan terjadi sekarang, tapi nanti di masa depan".

__ADS_1


__ADS_2