
Kemudian mereka pun berjalan bersama, irni di kiri, dan lin zhou jun di kanan, jika seseorang melihat ini, mereka akan cemburu. berberapa menit kemudian mereka semua menemui ayah irni terlebih dahulu Karena cukup dekat dengan perbatasan shelter.
"Dia terlihat masih muda, dan sangat mirip sekali dengan irni", pria itu melihat kedatangan putrinya, alangkah terkejutnya dia, melihat seorang yang memiliki sayap di punggungnya berjalan berdampingan dengan anaknya.
Lalu dia melihat dengan seksama orang itu dan menyadari, bahwa dia sebenarnya irsan si pembantai. Dia tampak ketakutan, lalu berkeringat dingin. "apa yang akan dia lakukan pada putriku, jika dia kesini apa yang harus kukatakan".
Kertas berisi Foto Irsan yang penuh darah berhadapan dengan ribuan orang terlepas dari tangannya.
Dia baru saja mendapatkan berita dari seseorang yang membawa ribuan foto dan memberikan peringatan dengan suara jelas dan terburu buru.
"Apa berita itu benar" dia berpikir.
"Itu kemungkinan benar, anakku di kejar pria ******** itu, dia pasti meminta pertolongan seseorang, dan orang itu adalah dia". Dia semakin panik dan gelisah.
"Benar atau tidaknya itu tidak penting sekarang, aku harus memperlakukannya dengan baik, siapapun dia, ini jalan terbaik". Dia akhirnya tenang, merapihkan diri dan bersiap menyambut mereka
Berita pembantaian ternyata menyebar terlalu cepat seakan kejadian ini sudah diantisipasi. dan orang-orang di pinggiran Shelter pasti lebih dulu tahu.
Irsan melihat seorang pria melambaikan tangan ke arahnya, Irni membalas lambaian tak tersenyum bahagia.
Dia berlari terlebih dahulu, ketika sampai dia memeluk pria itu.
Irsan akhirnya ada di depan mereka berdua, mereka melepaskan pelukan dan Irni mengenalkan dia.
Lalu irni menunjuk ayahnya "Dia adalah ayahku".
Irsan yang merasa sedikit gugup, berkata" hallo, ayah mertua, namaku irsan, aku datang kesini ingin meminta restu untuk menikahi putrimu, apa kau mengizinkannya". Irsan terlihat tenang, namun dia sebenarnya sangat gugup.
Jika orang lain meminta restu dengan cara tidak sopan, dia pasti akan di tolak mentah-mentah, dan mendapati dirinya di hajar sekeluarga. Hal itu tidak berlaku untuk Irsan.
"arghhh, tentu saja boleh", suaranya terdengar sangat gugup, Namun segera dia mengubah suaranya, karena takut menyinggung irsan, "Itu adalah berkah untuknya, jika kau ingin, maka nikahi saja, kau bebas menentukan harinya". Ayah irni terlihat sangat kaku, dan berkeringat.
__ADS_1
Mendengar itu irsan tidak menunjukan kebahagian, dia hanya berkata " benarkah, hahahaha, kalau begitu aku akan menikahinya sekarang, aku akan mencari waliku terlebih dahulu". Irni yang melihat ekspersi irsan, tidak nampak kecewa ataupun bahagia. dia masih tidak tahu apa yang harusnya dia rasakan.
Kemudian irsan pun berteriak " aku tidak memiliki keluarga di shelter ini, jadi aku ingin di antara kalian yang akan menjadi waliku, siapa saja boleh".
Irsan menunjukan taringnya, karena sudah tahu dari reaksi mereka, Itu membuat mereka yang melihat takut.
Tapi ada 5 orang yang memberanikan diri, maju ke depan" kami ingin menjadi walimu, apa kami di perbolehkan". 5 orang yang berpakaian berbeda, berkata dengan serempak.
"ohh tentu saja," sekarang yang aku butuhkan adalah seorang pengulu, aku akan menikahinya dengan perkawinan yang sudah diatur di new beginning.
Ternyata pernikahan yang sah sudah di tentukan di dunia baru ini, Peraturan di sampaikan malaikat pembawa wahyu di sebuah Papan besar yang berada di tengah Shelter.
Tanpa menunggu lama, mereka semua berkumpul termasuk penghulu, kemudian mereka memulainya, irsan menyerahkan mas kawinnya kepada ayah mertuanya, dan kemudian mereka membuat janji pernikahan.
Penikahan ini tidak terlalu lama, tidak ada proses adat, atau apapun itu, pernikahan ini hanya membutuhkan persetujuan masing-masing, atas nama tuhan.
irsan dan irni sekarang telah resmi sebagai suami istri, pernikahan ini sudah sah di hadapan tuhannya malaikat pembawa wahyu itu, dan tidak akan menjadi dosa, ketika mereka, tidur bersama.
"Sekarang aku bisa menyentuhmu dengan bebas, kemarilah istriku,", kemudian irni menghampirinya dan memeluknya, sebuah ciuman di bibir secara tiba-tiba, membuat irni terkejut. dia tidak menolaknya.
"Irni", tiba tiba suara pemuda menggangu mereka, " Kenapa kau meninggalkan ku, aku ini pacarmu, kita sudah menghabiskan banyak waktu bersama, dan kau malah menikahi pria lain, kita sudah setuju untuk menikah bukan, teganya kau melakukan itu padaku".
Mendengar seorang yang mengaku pacar istrinya, wajah irsan tidak terlihat marah, karena dia bisa merasakan perasaan pria terluka dan kecewa pria itu
" Rendi!!!, baru sekarang kau muncul, kemana kau ketika aku dalam masalah, hah, jawab aku sialan." irni tampak terlihat sangat marah dan kecewa.
Ayah irni yang mengenal pemuda itu, lalu mencoba memberi isyarat pada pemuda itu, tapi dia sama sekali tidak melirik ayah irni.
Ayah irni hanya bisa menghela nafas " pria bodoh".
Yang membuat irni sangat kecewa dan marah padanya, Karena dia meninggalkanya ketika irni menjadi incaran pria ******** itu.
__ADS_1
"Aku tahu aku lemah, jadi waktu itu aku memilih bertualang untuk menjadi kuat agar bisa melindungimu, " wajah pria itu tampak menyakinkan, irni yang melihat itu kemudian sedikit tersentuh, perasaan cinta yang masih tersisa tiba-tiba tumbuh kembali, tapi pada saat itu. Pria misterius tiba-tiba bicara" hahaha jangan dengarkan, dia itu seorang penipu". Kalimat sederhananya membuat semuanya terdiam.
Orang yang berkata rupanya adalah orang yang berdiri dibelakang rendy. "Aku tahu semua rahasianya, jika anda ingin mengetahuinya akan kuberitahu, tapi izinkan aku menjadi anak buahmu, Tuan irsan",
Mendengar itu wajah rendy menjadi pucat, dia sudah mendengar sekelias cerita tentang irsan si Pembantai, dia menciptakan masalah dengan irsan.
Dia bergumam pada dirinya sendiri,"Bodoh, bodoh, bodoh".
Ketika dia datang kemari. Dia mendengar berita irni sudah kembali, Lalu dia mencoba menemui pacarnya kembali, tapi ternyata ketika dia bertemu lagi, pacarnya itu sudah menjadi istri orang lain. bahkan dia melihat pacarnya di cium orang lain di depan matanya, Tanpa berpikir panjang dia langsung bertanya pada irni, dia belum melihat situasi dengan benar.
Jika itu orang adalah orang biasa, dia tidak akan takut, tapi yang dia temui ternyata irsan si pembantai, dia menemui orang yang lebih mengerikan dari Pria ******** itu, hal itu membuatnya sangat ketakutan.
Dia melarikan diri dari cengkraman harimau tapi malah bertemu seekor Naga.
Rendi maju kemudian berlutut menyedihkan dengan wajah ketakutan, "Tolong maafkan aku tuan Irsan, aku tidak tahu itu kamu, tolong ampuni nyawaku ini tuan." Suaranya terdengar gemetaran, Dan penyesalan yang mendalam terlihat dari wajahnya.
Lalu irsan memegang wajah irni," lihat pria menyedihkan itu, ketika dia tahu aku, dia langsung meminta maaf. dan juga dia terlalu bodoh, membiarkan perasaanya mengendalikan emosinya".
"Dia tidak membaca situasi terlebih dahulu, dan langsung berbicara ketika melihat orang yang dicintainya dinikahi orang lain."
Dia tersenyum, "Tapi emosinya itu menandakan dia memang mencintaimu". Tubuh Irni bergetar, perasaan campur aduk.
"Aku akan berbicara dengan orang itu terlebih dahulu. Tentukan mana yang menurutmu benar dari orang yang akan berbicara sekarang. Aku akan melepasmu, jika kau ingin tetap bersama dia".
Suaranya sangat tenang seolah dia tidak peduli, namun bagi orang lain itu adalah suara yang membuat mereka gelisah, apa yang sebenarnya irsan inginkan.
Melihat wajah irsan yang menghadap padanya, irni terlihat sangat gugup. Lalu irsan melihat ke arah kerumunan.
"Kau !!??...katakan apa saja yang kau ketahui tentang dia," irsan menunjuk ke arah orang yang berbicara tadi.
Melihat itu, pria itu tampak senang dan berkata "Tuan, aku akan beritahu semuanya, Aku adalah Irfan, sahabatnya, aku tahu semua tentang dia", Irfan menunjuk ke arah Rendi, tanpa melihatnya.
__ADS_1
"Dia adalah seorang ********, dia sangat lihay dalam berurusan dengan wanita, sudah banyak wanita yang dia cemari". Irsan dan yang lainnya hanya mendengarkan pria itu berkata.
"Tuan pasti tahu maksudku, dari tampangnya saja dia bisa meluluhkan wanita, di tambah lagi dengan keahliannya dalam berusuan dengan wanita, memikat dan menjebak hati wanita mudah baginya. aku tahu semua ini karena dia yang menceritakannya padaku".