GUS ITU SUAMIKU

GUS ITU SUAMIKU
MEMBUJUK ZAHRA


__ADS_3

Namaku Azmi Askandar. Orang-orang mengenalku Gus Azmi, aku lahir di Blitar pada tahun 2004. Aku anak kedua dari dua bersaudara. Aku memiliki kakak perempuan yang mana saat ini sudah menikah, dari pernikahannya dengan Gus Alif dikaruniai anak perempuan yang sangat cantik bernama Zahra Nandia Asyifa.


Ponakan kecilku itu sangat suka denganku, bahkan seringkali ia ikut bersama ku menghadiri acara sholawat. Ya Aku merupakan vocalis di grup hadroh yang bernama Syubbanul muslimin. Aku ikut grup syubbanul muslimin ketika Aku penempuh pendidikan dipesantren yang ada di Mojokerto. Seperti saat ini keponakan ku menangis meraung-raung karena tidak diizinkan uminya untuk ikut bersama ku datang ke Solo.


"Huaa Ala inin ikut om umi Hu hu" tangis Ara keponakan ku sambil memegangi kakiku. Keponakan ku itu masih cadel maklumlah masih 2 tahun.


"Gak boleh sayang, om itu perginya jauh jadi Ara sama umi dan abi aja ya sanyang" bujuk kakaku Zalwa.


"Dak mau umi, potoknya Ala inin cama om. Hua.. Hua" tangisnya makin keras, sebenarnya Aku gak tega melihatnya menangis seperti itu, tapi mau bagaimana lagi. Aku ke Solo hanya berdua bersama Arman sahabatku.


"Ara sayang dengerin om ya, Untuk saat ini Ara gak bisa ikut"


"Api om.. " potong Ara


"Bentar sayang, om disana cuma 2 hari. Om janji deh nanti setelah pulang dari Solo om akan ajak Ara jalan-jalan kemana saja, bagaimana setuju?" bujuk ku. Dengan berdo'a semoga Ia setuju, jika tidak habislah Aku.


"Benelan om?"


"Hemm" mengaanggukkan kepala


"Janji" ucapnya sambil mengangkat jari kelingking. Dengan segera ku sambut menautkan jari kelingking ke jari kelingkingnya.


"Om janji" ucapku sambil tersenyum, lalu mengangkatnya untuk ku kecup kedua pipinya yang bulat, seperti donat gula. hehehe bercanda.


"Oke deh Ala ndak dadi itut. Api, anti kita halan-halan ke taman. Ala inin main pacil, maem es clem dan..?" ucapnya sambil mengetuk jari telunjuk ke dagu seperti orang berfikir

__ADS_1


"Oke oke nanti kita jalan-jalan lalu makan ice cream sepuasnya ya" sangking gemasnya melihatnya seperti memikirkan sesuatu ku cuimi ia bertubi-tubi, hingga tertawa.


"Ha ha hah, udah om, Ala heli, ha ha ha"


"Rasain ini"


"Ha ha ha Umi olongi Ala, om mau makan Ala umi"


Mbak Zalwa yang melihat hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala karena tingkah kami berdua. Melihat uminya tak merespon akhirnya Zahra memanggil abinya yang kebetulan baru saja masuk kerumah.


"Abiiii olongin Ala abiii"


Abang iparku yang melihat anak perempuan memanggil langsung berjalan kearahku dan mengambil Zahra dari gendongan ku.


"maacih abi"


"Dek, abang denger kamu hari ini mau ke Solo?"


tanya bang Alif.


"Iya bang"


"Berangkat jam berapa?"


"Nanti bang habis ashar, sama Arman"

__ADS_1


Bang Alif hanya menganggukan kepala "Hati-hati dijalan" pesannya


"Iya bang. Kalau gitu Azmi ke kamar dulu ya bang, mbak" pamit ku.


" Ya istirahat sana gih " ucap mbak Zalwa


Setelah drama berpamitan sama Zahra akhirnya dia setuju untuk tidak ikut ke Solo. Tapi ya begitu harus ada penggantinya. Mengajak ia makan ice cream yang mana nantinya Aku yang akan mendapat amukan oleh mbak ku karena membuat anaknya makan ice cream.


Setibanya didalam kamar ponsel ku berdering tanda ada panggilan masuk. Dan benar saja sahabatku Arman yang menghubungi.


"Ya Assalamu'alaikum man"


"................. "


"Nanti kita berangkat setelah Ashar saja"


"................. "


" Baiklah nanti Aku yang akan menjemputmu "


".................. "


"Sama-sama, Aku tutup dulu mau istirahat"


"..................."

__ADS_1


"Wassalammualaikum" Ku akhiri panggilan dari Arman, yang tadi mengatakan tidak bisa menjemput ku karena mobilnya sedang diperbaiki.


__ADS_2