Hanya Khayalan

Hanya Khayalan
Episode


__ADS_3

Diego beberapa kali membujuk Sarah untuk ikut keluar dari kamar mandi dan Diego berjanji akan melindungi Sarah saat keluar


Saat Sarah keluar tak ayal Papa nya pun terkejut melihat anaknya yang berubah 180 derajat


Dari segi penampilan sikap, make-up, segalanya yang papa nya liat saat Sarah masih tinggal bersamanya


"Selamat pagi, bu, pak. Saya Sarah" Ucap Sarah


Kedua orangtua nya diam membisu saat Sarah memanggilnya 'bu, pak' kenapa tidak mama papa!


"Dia istri saya pak Remon, dia menikah dengan saya diusia yang sangat muda 17 tahun dan memberikan saya seorang putri"


Keduanya kembali terdiam, mereka sudah mempunyai seorang cucu perempuan


"Siapa namanya?" Tanya papanya


"Anastasya Gabriella Costa" Ucap Diego


Lauren melihat ke sisi Sarah ada seorang anak perempuan


"Ini anak kamu?" Tunjuk Lauren


"Iya dia anak saya, ada apa?" Tanyanya balik

__ADS_1


"Cantik sekali seperti ibunya!" Ucap Lauren yang membuat Sarah hampir meneteskan air matanya


"Oh, terimakasih" Ucap Sarah


"Anastasya, nama yang cantik" Ucap Lauren kembali pada Sarah


"Anastasya, mau buah?" Tanya papanya


Disitu Sarah ketar ketir karena takut papanya melakukan sesuatu pada anaknya


"Papa tidak mungkin melakukan hal buruk Sarah"


Akhirnya Sarah menyuruh briella berjalan menuju papanya


"Terimakasih opa!" Ucap Briella, ia memang diajarkan oleh Sarah dan Diego untuk memanggil seseorang yang lebih tua Opa/Oma


Briella mendekati Agnes dan duduk disebelah Agnes


"Tante aku duduk sini ya, kata mama kalo lagi makan suruh duduk, gapapa kan soalnya deket papa ada banyak tas?" Tanyanya


"Iya sayang sini naik keatas aja" Jawab Agnes


Briella segera diangkat oleh papanya ke atas ranjang Agnes lalu ia duduk dan memainkan jari Agnes

__ADS_1


Sekitar 5 menit papanya,mamanya, ia dan juga Diego diajak keluar dari kamar untuk berbicara sebentar


"Papa mau berbicara denganmu Sarah, maafkan papa jika dulu papa kasar kepada mu. Telah mengusirmu dari rumah waktu itu papa malu karena kamu hamil tanpa suami. Orang tua mana yang tidak kecewa bukan? Saat itu pikiran papa sangat kacau Sar, maafkan papa, papa mohon sama kamu?" Ucap papanya


"Apa papa pikir aku langsung akan memaafkan papa? Enggak papa udah bikin aku trauma, trauma fisik,mental. Setelah itu apa papa tau? Aku sakit masuk rumah sakit! Aku dirawat hingga berminggu minggu ada yang jenguk aku? Enggak! Jangan kira saat aku keluar rumah biasa aja! Sakit hati yang aku rasakan tau kenapa? Papa sama mama sama sama menyakiti aku secara perlahan, dengan tenang tetapi menyakitkan, dengan pelan tetapi membawa luka yang sangat teramat perih jika diingat kembali! Lain kali pikirkan apa yang mau diperbuat sebelum benar benar hilang karena apa? Saat sudah hilang malah baru dicari saat baru hilang apakah dicari?" Ucap Sarah sembari pergi meninggalkan papa mamanya dengan menangis.


Ia segera pergi kekamar mandi dan menangis sejadi jadinya disana.


1/5 jam kemudian dia kembali keruangan Agnes dengan jalan perlahan masuk sembari membuka pintu tatapan mata orang yang berada didalam langsung melotot


Siapa lagi jika bukan keluarga besar mereka, terlebih om nya yang sudah bertahun-tahun tak pernah ia temui


"Briella sayang, ayo kita pulang. Temen mama tadi kasih tau kalo sekarang dia ada dirumah ada Axcell juga loh!" Ucap Sarah pura pura bersemangat agar anaknya mau segera pulang


Om nya tetap memperhatikan Sarah karena ia terkejut Sarah ternyata sudah menjadi seorang ibu.


"Mau ma, aku pamit dulu yaa?" Jawab briella lalu segera berlari ke ranjang dan mengecup pipi Agnes dan salim terhadap oma opanya dan yang lain


Diego pun segera pamit dan memberi sebuah kertas pada Agnes yang bertuliskan alamat


Agnes segera paham akan hal itu ia menggangguk sambil berucap 'terimakasih' tanpa suara


"Kak aku pulang dulu yaa, byee nanti main. Aku whatsapp alamat rumah!" Ucap Sarah lalu segera melangkah dengan segera

__ADS_1


*****


Selamat membaca❤💖


__ADS_2