Hanya Khayalan

Hanya Khayalan
Episode 4


__ADS_3

Setelah menonton kaset milik Luna kami bertiga tidak ada obrolan sedikit pun. Kami saling diam dan langsung menuju basement.


Kami berniat bertemu kak Leo. Untuk memberi tahu jika ada seseorang yang mengirim paket berisi video milik Luna.


Kami akan menuju apartemen milik Luna. Saat sampai kami langsung bertanya pada resepsionis.


"Mba saya minta kunci kamar milik Luna"


"Kamar nomor berapa ya kak?" Ucap nya


"Kamar 1050!" Ucap El


"Ma.. Maksudnya? Kamar yang jadi tempat bunuh diri kak! Soalnya ada penghuni nya, kakak nya katanya!"


"Leo? Maksudnya namanya?"


"Iya mba, apa mba kenal?"


"Kami, saudaranya Luna!" Ucap Agnes agar resepsionis tersebut tidak banyak tanya


Kami langsung menuju keatas dan mengetuk pintu kamar Luna.


''Permisi..


Tok.. Tok.. Tok


Permisi"


"Iya sebentar!?"


Teriak seseorang


"Hai kak, maaf ganggu ada yang mau aku kasih tau!"

__ADS_1


"Oh gitu ayo masuk, maaf berantakan ya, belum beres beres soalnya."


"Mau minum apa? Biar di ambilin?" Lanjut kak Leo


"Ah gausah kak ngerepotin nanti" Ucap El


"Gak kok santai aja, ayo minum apa?"


"Terserah deh kak, apa aja" Ucap El


"Jus mangga mauu?"


"Boleh deh kak"


Kak Leo hanya mengangguk dan berjalan menuju dapur. Beberapa menit kemudian ia kembali dan membawa tiga gelas jus mangga.


"Kadang kalo Luna yang disini kayaknya rapi banget ya apartemen nya" Ucap kak Leo sedih


"Lumayan kak, bersih apalagi kamar mandi, kita kalo nginep disini enak banget kalo lagi mandi. Wangi banget soalnya kamar mandi dia" Ucap Tierza


"Eumm kak ada yang mau kita obrolin. Mungkin kakak udah tau? Ada yang kirim paket gitu loh kak ke kita terus mungkin kita pikir itu kakak?"


"Emangnya paket apa ya, soalnya aku gak kirim apapun ke tempat kalian malah aku aja gatau itu tempat kalian tinggal dimana?"


"Kakak gak kirim paket apapun ke kita gitu?" Ucap El


"Gak sama sekali. Emang isi paketnya apaan sih"


"Kaset. Isi video Luna sebelum ia bunuh diri."


Leo langsung terdiam. Dia tidak mengerti harus menjawab seperti apa tentang berita yang disampaikan oleh mereka bertiga.


Leo langsung pergi ke balkon kamar, dan mereka hanya terdiam. Tidak mengerti harus bagaimana. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang secara diam-diam.

__ADS_1


Di basement


Mereka segera masuk mobil dan melajukan mobil ke pintu keluar, mereka dikejutkan oleh penampakan seseorang yang benar benar mirip dengan Luna.


Mereka keluar dari mobil untuk melihat apa yang terjadi di depan mobil karena orang itu hanya diam.


Tiba tiba penampakan itu menghilang secara tiba tiba. Mereka kembali masuk dan keluar dari area apartemen.


Mereka sampai dirumah El. "Siapa yang ada di basement tadi ya?" Ucap Agnes yang kebetulan tadi membawa mobil


"Tapi pas gua liat di spion ada lagi njir!" Ucap El


"Nah El gua juga gitu njir pas liat spion?!" Ucap Agnes tak kalah heboh


Tierza hanya memerhatikan kami lalu dia menuju kamar dan meringkuk diatas kasur.


Kami memerhatikan tingkah Tierza tidak seperti biasa, Tierza tidak akan mungkin tidur diatas jam 12 siang keatas tiba tiba ia tertidur sangat pulas.


"Lah kok dia tidur bukannya katanya diet dia, kok tidur dah?"


Tanya Agnes


"Heeh kok tumben tidur, capek kali ya?" Jawab El lalu diangguki oleh Agnes


"Eh mau nanya deh tadi tetangga depan tuh pindah ya?"


Tanya Agnes


"Iya kenapa gitu?" Jawab El


"Gak kenapa napa sih tapi kek kenal gituloh gua sama ceweknya, maksudnya kayak pernah liat" Lanjut Agnes


"Iyasih bener kek pernah liat tapi dimana gitu" Jawab El

__ADS_1


"Ihh iyakan!" Jawab Agnes


SELAMAT MEMBACA ❤


__ADS_2