
Laki laki itu mendekat dan bertanya pada kami.
"Kalian teman Luna? Perkenalkan saya Leo kakak nya Luna dan ini selena kakak nya juga. Ada yang mau saya bicarakan kepada kalian"
Kami mengangguk dan saling pandang.
"Tapi sebelum itu, saya mau ke dalam dulu ya"
Ucapnya
"Iya kak silahkan"
Ucap Agnes
1 jam kemudian
"Apa Luna mengalami depresi?" Ucap kak Leo
"Hah.. Luna depresi?" Ucap kami bertiga
Kak Leo tersenyum tipis lalu kembali berbicara kembali
"Maksudnya apa kalian tau kalo Luna depresi?"
__ADS_1
"Oh.. Maaf kak kita gak tau sama sekali, tapi kemaren sempet ada akun nyinyir yang ngomongin Luna. Kemarin juga dia izin ke kita bilang mau ketemu mamanya, aku aja gatau sama sekali kalo ternyata Luna bukan mau ke mamanya tapi ke apartemen nya lalu bunuh diri. Dan akun itu pun menulis caption kalo Luna sedang hamil dan jadi janda." Jelas ku
"Hah.. Bilang Luna sedang hamil? Apa nama akun itu?!"
Tanya Leo
"Aku gatau sih nama akun nya tapi setau aku sih itu yang gak suka sama Luna kayaknya." Lanjut Agnes
"Yaudah makasi ya, saya pergi dulu,Permisi." Ucap kak Leo
🌹🌹🌹
Kami bertiga sudah selesai dari pemakaman Luna. Kami bertiga langsung menuju apartemen tempat kami tinggal, untuk sementara ini kita bertiga akan menginap dan stay 1 minggu di apartemen ku.
"Yaiyalah kita bareng, kalo misalkan pisah pisah juga mau dimana kan ga ada tempat lagi emang lu mau di sofa?"
Jawab El
"Ya enggak lah enak aja lu sama Agnes aja dikamar mas agus engga?" Ucap Tierza kesal
"Yaudah bersih bersih aja dulu tuh si Agnes udah kayaknya"
Perintah El
__ADS_1
"Iya deh, oiya Agnes sama lu bisa masak kan nanti masakin dong laper nih, iya nggak?" Aku hanya mengangguk.
"Nes si Tierza minta dimasakin sama lu tuh, lu kan emak keduanya" Bukannya menjawab ia malah menjitak El hingga El membalas nya hingga mereka bermain
"Ehh, malah kayak anak kecil, lo bedua harusnya masakin gua sama Luna dong?!" Setelah berbicara seperti itu kami bertiga langsung terdiam dan saling pandang aku langsung mengalihkan pandangan ku dan menyuruh Agnes masak dan aku bersih bersih.
Seusai bersih bersih kami, makan bersama dan menonton film Korea di kamar. Tierza sudah tertidur duluan karena sejak tadi pagi ia memang belum istirahat sama sekali.
Pukul 01.42 ada suara ketukan di pintu, aku dan Agnes yang masih terjaga pun saling pandang.
"Siapa njir jam segini?" Ucap ku
Agnes hanya menggeleng aku dan dia mengintip dibalik pintu.
HAH itu siapa? ada mama Agnes
"Nes mama lu nyariin tuh kaget gua pikir siapa njir?!"
ucap ku pada Agnes lalu membuka pintu
"yaampun sayang kamu tuh ya mama cariin di rumah kamu ngga ada mama sampe khawatir kamu nggak ada di rumah, sayang kalo kamu mau kemana mana itu izin nak, jangan buat mama panik nak, kamu tau mama itu muter dari rumah Tierza sampai rumah Luna. Oh iya apartemen Luna kenapa kok ditutup sih, mana cuma bagian apartemen dia doang lagi, memang ada apa sih, Luna pindah? Jawab dong nak bukan diem aja?"
kami berdua hanya diam mendengar jika mama Lauren ke rumah Luna. Tidak berapa lama mama Lauren pulang dan Agnes izin menginap di tempat ku selama 1 minggu.
__ADS_1
Kami tiba-tiba menangis mendengar jika mama Lauren pergi ke tempat Luna, mengapa dia tidak tau berita kematian Luna sudah tersebar di Amerika, apa mama Lauren tak mendengar atau belum menonton berita