
Setelah dari rumah orang tua Rey keempatnya mampir ke swalayan untuk membeli makanan ringan karena akan pergi keluar kota untuk piknik
Setelah dirasa cukup untuk bermalam disana. Setelah itu mereka kembali ke apartemen lalu setelah itu mereka sesegera mungkin untuk beres-beres dan setelah itu mereka segera berangkat kebawah
"Gimana? Udah semua?" Tanya El
"Kak, emang kita mau kemana?" Ucap Rey
"Kita mau piknik Rey" Jelas Agnes
"Piknik tuh ngapain?" Tanya Rey kembali
"Piknik itu, rekreasi kayak jalan jalan biar refreshing kalo lagi cape sayang" Ucap Agnes lalu mencium kedua pipi gembul Rey.
Rey hanya mengangguk angguk lalu segera mengalihkan pandangan dan bermain dengan mainan nya.
Belum sampai di tempat tujuan hujan yang sangat deras dan petir yang sangat menggelegar menemani suara hujan.
Hal itu membuat Rey agak khawatir karena jalanan menjadi agak licin
Baru sebentar mereka berjalan sekitar sepuluh menit.
BRUK...
Kecelakaan itu terjadi secara tiba tiba. Empat mobil saling bertubrukan.
Entah apa yang terjadi pada El, Agnes, Tierza, hingga Rey. Banyak mobil berhenti lalu langsung membantu semua korban kecelakaan pada hari itu
2 minggu kemudian
El koma hingga dua minggu begitu juga Agnes hanya Tierza yang tidak apa apa, hanya patah tulang dan luka luka dibeberapa bagian tubuhnya
__ADS_1
"Za, Rey gimanaa?" Tanya El
"El, Nes. Rey gak selamat" Ucapnya sambil menangis
"Gak, lu boong kan, jangan boong Za maksud lo apa? gak mungkin rey" Ucap Agnes El hanya bengong lalu menangis
ketiganya menangis dengan tersedu sedu. Tidak mungkin bagaimana semua itu bisa terjadi
"Bagaimana keadaan kalian?" Ucap dokter Harry
"Kami baik baik saja, ada apa dokter datang kemari?"
"Aku akan memeriksa kalian" Ucap nya lalu melihat beberapa alat dan juga melihat jantung keduanya
"Mungkin beberapa hari lagi kalian sudah bisa kembali kerumah" Ucap dokter Harry
"Baiklah terimakasih dok" Ucap Agnes
Mama Agnes dan Mama El datang membawa buah dan masuk ke dalam ruangan setelah mereka dinyatakan kecelakaan kedua orang tua mereka panik tak karuan.
Kebetulan yang sangat tidak disengaja ada Sarah disana, Sarah sudah sangat berbeda postur tubuhnya yang tinggi berparas cantik dan kulit putih yang sangat terawat
Keduanya saling pandang sejenak lalu Mama Lauren segera memutuskan pandangan pada putri perempuan yang ia buang
"Kak, aku langsung pamit ya, suamiku udah nunggu, biar aku suruh dia ketemu kakak dulu tapi gapapa ya aku nunggu disini bentar?" Tanyanya
"Ya gapapa dongg" Jawab Agnes
Tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu lalu membuka pintu dan terlihat laki-laki tampan bertubuh tinggi dan berbadan sedikit kekar masuk ke dalam ruangan
Mama Lauren langsung memanggil ia karena laki-laki tersebut adalah klien sang suami yang ia temui beberapa minggu lalu
__ADS_1
"Loh pak Diego? Bapak ngapain?" Tanya Lauren
Sarah bingung bagaimana ibunya tau Diego sedangkan dirinya tak pernah mengenalkan sang suami pada keluarga nya
"Oh saya jemput istri saya bu, ibu apa yang ibu lakukan?" Tanyanya balik
Lauren menghadap ke arah Sarah dan berpaling melihat Diego
"Sayang, ini kakak aku namanya Agnes" Potong Sarah mengenalkan Agnes pada suaminya
"Halo saya, Agnes kakak nya Sarah" Ucap Agnes memperkenalkan diri
"Halo juga kak, saya Diego Costa suaminya Sarah" Ucap Diego memperkenalkan dirinya juga
Diego memberikan buah tangan pada Agnes lalu duduk disebelah Sarah
"Kak Agnes kok bisa sih kecelakaan?" Tanya Diego
"Hujan, licin jadi ya saling tubruk lah" Jawab Agnes
"Yaampun lain kali hati hati kak, kalo hujan mending neduh dulu lah walau pake mobil" Ujar Diego
"Kamu nih ah ngapain sih, jangan kayak gitu, kalo kak Agnes risih gimana, masa kamu adek iparnya ceramah ke kakak ipar, gimana sih?" Sela Sarah
"Iya iya maaf" Ujar Diego
"gapapa kok santai aja, kenapa sih emangnya Sar, gapapa ya berarti dia baik, mau ngasih tau aku" Jawab Agnes
Lauren hanya memperhatikan ketiganya berbicara dengan sedih.
_____________________________________________________
__ADS_1
Selamat membaca maaf suka telat up soalnya kadang gaada kuota🙏🏼