
Tak lama setelah ayah berkata bahwa besok akan pergi ke Diagon Alley untuk memenuhi keinginanku aku sangat bersemangat sampai tidak terasa sihir yang berada di sekitar ku mulai berkumpul dengan sangat cepat dan berkumpul pada inti sihirku yang membuatnya bertambah. Aku pun yang kaget langsung melakukan meditasi untuk membimbing sihir yang berkumpul sangat cepat agar tidak terjadi kesalahan yang dapat menyebabkan cacat nanti karena aku sekarang dalam masa pertumbuhan, ya walaupun kebanyakan anak akan mengaktifkan sihirnya pada umur 11 tahun itulah alasan kenapa Hogwarts menerima murid pada umur 11 tahun karena untuk membimbing mereka agar tidak terjadi kecelakaan di dunia Muggle. Karena keadaan energi sihir yang berkumpul di kamarku yang membuat keluargaku panik terutama Ayah dan kakak ku isana mereka langsung mendobrak pintu kamarku.
Ayah: 'Sunguh anak ini sebuah keajaiban bukan hanya mewarisi kekuatan darah Black dari ibunya tetapi mewarisi kekuatan darah Abattros yaitu sangat di cintai oleh energi sihir, entah apa lagi yang akan dia dapatkan nanti di masa depan, tapi yang kurasakan adalah dia akan melebihi merlin yang terkenal di dunia sihir ini'
Ayah:" Tenanglah isana, adikmu itu tidak terluka tetapi dia sedang mendapatkan pencerahan tentang kekuatannya itu jadi ayah harap kamu tidak mengganggunya karena jika kamu mengganggunya ayah takut dia akan terluka yang menyebabkan cacat di kemudian hari"
Isana:" Mendapatkan pencerahan? apa maksudmu yah? waktu aku umur 8 tahun aku belum pernah merasakan kejadian yang seperti ini
Ayah :"Itu karena kamu tidak mewarisi kekuatan dari keluarga Abattros kita, tapi kamu hanya mendapatkan perasaan sensitif saja untuk energi sihir sama seperti ayah"
Isana:"Apa maksudmu ayah, dan bagaimana kamu tau aku sensitif untuk merasakan energi sihir yang ada di sekitarku?"
Isana :'Apa ayah sudah tau dari lama bahwa aku bisa merasakan sihir yang ada di sekitarku?'
Ayah:" Ayah tau apa yang kamu pikirkan, pasti kamu berpikir bagaimana ayah bisa mengetahui hal itu bukan? ayah akan menjelaskan nanti ketika Ivan selesai. Ini sudah hampir malam sebaiknya kamu memberi makan Hawk karena ayah takut ivan masih lama dengan meditasinya itu"
Isana:"Baik ayah"
...^^^ •••••••••••^^^...
Hawk:"Waaaaaak"
Isana:" Maaf Hawk Ivan sedang mendapatkan pencerahan jadi dia tidak bisa memberimu makan" sambil mengelus kepala Hawk yang membuat Hawk nyaman
Hawk:"Waaaak"
__ADS_1
Isana:"Hawk tapi aku takut tidak bisa melindungi keluargaku karena kurangnya kekuatan yang aku miliki saat ini, bahkan aku berpikir sekarang aku sudah kalah dengan adiku yang baru berumur 8 tahun" Isana bercerita kepada Hawk karena dia pintar dan percaya Hawk dapat memahami apa yang dia katakan.
Hawk"Waaaak" sambil mengeluskan kepalanya pada pipi Isana, yang membuat Isana kaget karena Hawk benar benar dapat memahami dirinya yang membuatnya sangat bersemangat sehingga menceritakan banyak hal kepada Hawk.
...••••••••••...
Setelah 4 Jam bermeditasi Ivan membuka matanya dan melihat Jam sudah menunjukan pukul 7.30 Malam, 30 menit sebelum makan malam keluarga Abattros. Karena merasakan bau busuk dari tubuhnya dia pun ke kamar mandi untuk membersihkan badan, setelah 15 menit membersihkan bau busuk yang sulit hilang walaupun sudah 2x di bilas, saat dia berdiri di depan cermin Ivan kaget karena otot yang tadinya tidak terlihat sekarang menjadi padat dan dapat di lihat otot yang Ivan punya bukan semacam otot yang di latih seorang binaragawan tapi otot yang padat dan kuat akan daya ledaknya, dan kulitnya pun menjadi putih bersih serta lembut yang akan membuat semua perempuan mengidamankan kulitnya tersebut.
Setelah berpakaian walaupun pakaian yang Ivan punya sudah tidak muat karena perubahan mendadak yang dia alami setelah meditasi, ketika berjalan ke ruang makan untuk bertemu keluarganya dan menanyakan tentang latar keluarganya karena di Grimore keluarga ridak di sebutkan kekuatan dari garis darah keluarga Abattros.
Ivan:"Selamat malam semuanya"
Ayah, Ibu, dan Isana pun kaget melihat perubahan drastis yang terjadi pada tubuhku terutama Isana yang melongo karena melihat kulitku yang seperti bayi yang baru lahir.
Ayah:'Jadi ini yang akan terjadi setelah mendapatkan pencerahan'
Ivan:" Tentu saja ini aku siapa lagi kalau bukan Ivan Abattros?"
Ibu:"Sepertinya anak kita akan menjadi pembunuh wanita di masa depan"
Ivan yang malu mendengar perkataan ibunya hanya bisa tertunduk malu sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Ivan:"Tenang saja ibu kalau aku keluar aku akan memakai masker agar tidak terjadi keributan, ibu juga tau kan klo aku tidak suka menjadi pusat perhatian karena hal itu akan merepotkan, dan ayah ada pertanyaan yang ingin ku tanyakan padamu"
Ayah:"Ayah tau apa yang ingin kamu katakan nak, hal itu tentang kekuatan dari darah keluarga Abattros kan?"
__ADS_1
Ivan:"Benar ayah itu yang ingin aku tanyakan karena aku merasakan sebelum meditasi ku karena ayah akan mengabulkan permintaan ku aku sangat bahagia dan tiba tiba alirah sihir yang ada di sekitarku berkumpul dengan sangat cepat dan masuk ke dalam inti sihirku"
Ayah:"Baiklah sebelum Ayah menceritakan asal Usul keluarga kita ayah ingin kamu memeriksakan cadangan sihirmu ke ibumu sehingga semua orang bisa merencanakan pelatihan yang lebih cocok untuk memanfaatkan kelebihan dari sihirmu yang seharusnya tidak dimiliki anak berumur 8 tahun.
Ibu:"Oi oi oi apakah kalian melupakan makanan yang aku buat untuk kalian?" Perkataan ibu membuat tubuhku dan ayah membeku seketika dan tidak terasa keringat dingin mengucur pada dahi kami akibat dari tekanan sihir yang di keluarkan ibu yang sangat brutal tapi dingin tersebut.
Setelah ibu mengatakan hal tersebut Aku dan ayah langsung memakan makanan yang sudah tersedia di meja makan tanpa banyak bicara karena kita tau bahwa jika membuat ibu marah ayah lebih baik berperang dengan pasukan Voldemort.
...•••••••••••••••...
Isana :"Jadi ayah hal apa yang dimiliki garis keturunan Abattros kita ini? kenapa aku tidak pernah mengalami hal yang sama seperti Ivan?"
Ayah:"Tenanglah anakku lebih baik kita pindah saja dulu ke ruang tamu karena obrolan ini akan memakan waktu yang cukup lama agar kalian mengerti kenapa hanya kita yang tersisa dari Keluarga Abattros"
Catatan:
"Sebelumnya terima kasih untuk kalian yang sudah menunggu lama cerita dari author ini, sebenarnya author tidak percaya diri untuk UP cerita ini karena kosa kata dan sudut pandang yang tercampur dan tidak jelas, dan author minta apa yang kurang dari cerita yang author buat ini •Bahasa terlalu baku?
•Sudut pandang tidak jelas?
•Cerita kurang menarik?
dan mungkin jika novel ini banyak yang baca dan banyak yang kirim saran untuk author, akan di usahakan update setiap hari
Terima Kasih salam hangat dari author 🤗
__ADS_1