Harry Potter World

Harry Potter World
Rahasia Keluarga Abattros


__ADS_3

Setelah berpindah ke ruang tamu kami duduk di lantai dengan alas bulu harimau yang sangat lembut dan di temani dengan cemilan, yaps betul kita seperti sedang piknik tapi sebelum ke ruang keluarga aku pergi ke belakang untuk membawa Hawk ke dalam rumah agar Hawk terbiasa dengan Ibu dan Ayah sehingga dapat menuruti perintah mereka, Karena semua hewan jika di didik dengan kasih sayang mereka akan membalas kebaikan pemiliknya.


Ayah:" Jadi kalian pasti sangat penasaran apa yang sebenarnya yang dimiliki keluarga kita yang menyebabkan hal-hal aneh yang terjadi pada kalian dan kenapa hanya keluarga kita saja yang tersisa dari keluarga Abattros kan?"


Isana&Ivan:" Iya ayah"


Ayah:"Jadi sebenarnya kita itu memiliki kedekatan dengan aliran sihir yang ada di sekitar kita, kita sebenarnya bisa melakukan mantra tanpa tongkat sihir"


Ivan&Isana:" APA!!!!" Karena yang aku tau dari karya asli ini belum ada yang bisa mengeluarkan mantra tanpa tongkat mereka


Ibu:"Ivan, Isana tenanglah dulu biarkan ayah menjelaskan sampai beres dulu kepada kalian"


Ivan&Isana:" Baik Bu"


Ayah:"Mungkin kalian terkejut karena keluarga kita bisa melakukan mantra tanpa tongkat sihir, biar ayah tunjukan Lumos" tak lama setelah ayah mengatakan mantra Lumos sebuah cahaya keluar dari jari telunjuknya yang membuat aku dan kakakku melongo tidak percaya, karena dari apa yang aku baca di perpustakaan tidak menyebutkan bahwa mantra bisa di lakukan tanpa menggunakan tongkat


Isana:" Tapi ayah kenapa tidak ada buku yang menjelaskan tentang melapalkan mantra tanpa tongkat?"


Ivan:" Iya benar ayah kenapa aku tidak menemukan hal tersebut di perpustakaan keluarga?"


Ayah:" Tentu saja kalian tidak akan menemukannya karena hal ini memang tidak di bukukan karena yang ayah tau hanya keluarga kita yang bisa melakukan hal ini jika dari ras manusia"


Ivan:"Tapi kenapa tidak di buku kan ayah apakah keluarga kita tidak takut kalau yang mewarisi pengetahuan ini meninggal dunia sebelum memberi pengetahuan tentang keluarga kepada pewaris selanjutnya?"


Ayah dan ibu yang mendengar perkataan ku saling memandang dan tersenyum karena perkataan ku yang kurang cocok untuk anak berumur 8 tahun.


Ibu:" Kamu benar Ivan tapi di keluarga ayahmu lebih baik tidak di warisi pengetahuannya daripada pewaris keluarga Abattros menjadi incaran semua orang yang ingin mengetahui rahasia dari keluarga kita"

__ADS_1


Isana:"Kenapa begitu bu?"


Ayah:"Karena hal ini termasuk mudah di lakukan dan hanya membutuhkan usaha sedikit sehingga daripada membukukannya lebih baik di ceritakan atau di jelaskan secara langsung kepada pewaris keluarga"


Ivan:"Memangnya apa yang istimewa dari keluarga kita yang membuat kita akan di buru oleh semua orang jika mereka mengetahui apa rahasia dari keluarga kita?"


Ayah:"Itu karena keluarga kita memiliki kedekatan yang sangat tinggi dengan aliran sihir yang ada di sekitar kita, tergantung suasana hati kita aliran sihir akan mengikuti keinginan dari kita walaupun kemampuan ini tidak turun ke semua keturunan dari keluarga Abattros, contoh nyatanya kemampuan ini hanya di miliki oleh Ivan dan ayahku yaitu......... yang tidak lain adalah kakek kalian berdua"


Ivan:"Lantas kenapa tidak di bukukan jika kemampuan yang dimiliki keluarga tidak turun ke pada setiap pewarisnya?"


Ayah:"Tentu saja ini untuk keamanan keluarga kita, karena setiap pewaris yang lahir akan di beri tanda khusus jika mereka menceritakan sesuatu tentang keluarga Abattros mulut mereka akan terkunci"


Isana:"Bukankah ini sangat kejam ayah? kita seperti keluarga yang terkurung di dalam sangkar, karena ketika kita di tangkap kita pasti akan di bunuh jika mereka menanyakan tentan keluarga dan kita tidak bisa membuka mulut yang membuat mereka menjadi semakin penasaran dengan keluarga kita"


Ayah:" Analisis mu tepat sekali na itulah alasan utama kenapa keluarga Abattros hanya tersisa kita saja, dan perlu kalian tahu nama keluarga kita sebenarnya bukan Abattros melainkan Peverell"


Isana&Ivan:"Apaaaaaaaa!!!!!!"


Ivan:" Kenapa ayah tidak ambil kembali tongkat itu, bukankah itu sebuah pusaka keluarga yang di turunkan sari nenek moyang kita?"


Ayah:" Tidak semudah yang kamu katakan nak, tongkat Elder hanya menuruti perintah dari yang mengalahkan pemilik sebelumnya dalam sebuah duel"


Isana:" Lantas kenapa ayah tidak berduel dengan Albus Dumbledore untuk merebut tongkat Elder?


Ayah:"Bukannya ayah tidak mau jika ayah menantangnya duel makan ayah akan menjadi incaran semua orang yang akan membahayakan kalian dan ibu mu, ayah lebih memilih kehilangan tongkat Elder daripada kehilangan keluarga kita yang berharga, lagipula tanpa tongkat Elder kita bisa lebih hebat karena yang menentukan di dunia ini adalah ketekunan dan kerja keras kita, tongkat bagi keluarga kita hanya sebagai pendukung, bukan kita harus meremehkan sebuah tongkat tapi tongkat harus kita anggap sebagai bagian dari kita bagaimanapun penyihir tanpa tongkat sama saja dengan bunuh diri"


Ivan:" Tapi kenapa kita harus memiliki tongkat jika kita bisa menggunakan mantra tanpa tongkat sekali pun?"

__ADS_1


Ayah:"Apakah kamu penasaran kenapa ayah menyebutkan kita harus menganggap tongkat sebagian dari kita juga?"


Ivan&Isana:" Iya ayah"


Ayah:"Ivan coba kamu rapalkan mantra Lumos tanpa tongkat keluarga kita"


Ivan:"Baik ayah"


Ivan:"Lumos" aku mencoba dengan mengacungkan jari telunjuk ku seperti yang di lakukan ayah tadi ketika menunjukan sihir tanpa tongkatnya kepadaku, tapi yang terjadi tidak sesuai harapan ku karena cahaya yang keluar dari tanganku tidak seterang milik ayah


Ayah:"Nah sekarang coba kamu lakukan dengan tongkat sihir keluarga"


Ivan:"Lumos" dan hal yang tidak aku pikirkan pun terjadi yaitu cahaya yang aku hasilkan dari rapalanku seterang milik ayah waktu radi mempraktekannya


Ayah:"Itulah mengapa ayah mengatakan bahwa tongkat harus kita anggap sebagian dari tubuh kita karena melakukan sihir tanpa tongkat menghabiskan 10x lebih banyak di banding kita menggunakan tongkat yang cocok untuk kita"


Ivan:" Lantas apakah tidak ada metode pelatihan untuk garis darah keluarga kita?"


Ayah:"Tentu saja itu ada dan hanya perlu 1 cara, itulah kenapa hal ini tidak di buku kan karena hanya ada 1 cara dan persyaratan yang minimal buat apa di bukukan yang isinya hanya 1 lebar kurang?"


Isana,Ivan,& Ibu:"Benarkah?"


Ayah:"Kapan ayah berbohong kepada kalian? Sekarang ivan coba bayangkan sihir apa yang kamu inginkan dan lambaikan tongkatmu"


Ivan pun langsung membayangkan sendok yang ada di depannya melayang karena ketika belajar sihir dengan ibunya dia tidak langsung bisa, dan hal yang tak terduga pun terjadi yaitu sendok yang di bayangkan ivan pun melayang yang membuat rahang Ibu dan Isana jatuh.


Ayah:"Nah kalian lihat sendiri kan, hal yang harus di lakukan untuk melatih kelebihan yang dimiliki keluarga kita adalah imajinasi dan kelembutan hati, karena ketika kita membayangkan sesuatu aliran sihir kita akan merasakan perasaan seperti mengikuti perintah dari seorang komandan, tetapi jika hati kita penuh dengan dengki hal ini sulit untuk terjadi karena aura kita akan menjadi kacau yang akan sangat sulit untuk di ikuti oleh sihir"

__ADS_1


Catatan:


•Antioch Peverell sebenarnya tidak memiliki keturunan


__ADS_2