
keesokan paginya laras terbangun dari tidurnya dan melihat di sekelilingnya, dan merasa aneh dengan apa yang terjadi.
"permisi, ada orang, kenapa aku ada di sini, di mana ini." (dengan raut wajah bingung dan cemas)
halo nona su sudah bangun, nona ini sarapannya tadi tuan sudah pergi ke kantor dan tuan berpesan untuk selalu mengawasi pola makan nona
"oh iya aku hampir lupa dengan perjanjian kemarin."
(merasa sedikit lebih tenang)kalau begitu aku harus pergi ke bank untuk mengambil uang yang sudah dikirim oleh jane, bibi aku mau pergi ke luar sebentar
"tapi nona bagaimana kalau tuan mencari mu."
Saya cuma keluar sebentar kok bi saya akan segera kembali.
baik non saya percaya sama nona. sambil tersenyum bahagia
krekkk,(bunyi pintu) tuan kenapa tuan pulang begitu cepat, bi buatkan saya teh, antar ke ruangan saya, oh iya di mana laras
"nona laras tadi izin keluar katanya dia harus ke luar untuk melakukan sesuatu sepertinya sangat penting jadi saya membolehkannya pergi."
Apa!! bibi apa yang telah bibi lakukan, kalau begitu bawa teh nya ke meja ini saja saya akan menunggu sampai dia pulang, dengan tatapan penuh emosi dan amarah
__ADS_1
1 jam berlalu, akhirnya laras baru pulang
bibi saya membawa beberapa sayuran untuk di masak sore nanti
nona silahkan temui tuan su sepertinya dia sedang marah karena nona keluar tanpa seizinnya
benarkah, tuan maaf kan saya tadi saya sangat terburu buru jadi saya tidak sempat meminta izin tuan
kau tau saya pasti marah kenapa kau melakukanya,(dengan nada tinggi)
maaf tuan tadi saya hanya ke bank untuk mengambil uang
maaf tadi saya hanya mengambil uang untuk membiayai operasi ibu saya (di iringi dengan isak tangis)
sekarang ikut ke ruang kerja saya!
tuan apa yang kau lakukan tuan bagaimana kalau ada yang lihat aku mohon tuan ini masih siang, dengan muka memelas
buang lah muka memelas mu itu sudah di jelaskan di kontrak apa pun yang kamu butuhkan saya akan turuti tapi ini adalah hukuman buat kamu karena sudah pergi tanpa seizin saya, berbalik sekarang.
"tuan aku mohon tuan jangan sekarang aku mohon Ah,,,,,,ah,,,,,ah, tuan apa yang kau lakukan tuan jagan ke bawah tuan,
__ADS_1
waw bentuk nya sangat bagus zlep,,,,zlep sambil menjilat ****** laras dan memasukan dua jarinya
ukh,,,,,ukh,,,ukh (suara desahan laras)
kecilkan desahan mu nanti bibi gu tau kau yang akan malu, ini adalah hukumannya apa kau masih mau melanggar lagi ?
tidak,,,aku tidak mau melanggar nya janji ukh,,,ukh
sekarang kita ke intinya ah,,,ah,,,ah,,,ah (mendesah dengan semangat)
Desahan mu keras sekali nanti kalau yang di luar tau gimana
biarkan sajaaa, ah,,,ah,,,ah
oh mulai menarik, (mengenjot dengan sangat bersemangat)
tuan sakit sekali tuan tolong berhenti, area ****** ku sepertinya mengoyak (menahan sambil menangis) mengapa kau perlakukan aku seperti seorang binatang tuan, kenapa kau kasar sekali
Ah,,aku mau muncrat sayang,,, izinkanlah aku mengeluarkannya byurrr(muncrat)
rasanya aneh sekali panas bercampur lendir yang membuatnya mudah untuk di gerakkan apa yang telah aku lakukan kepada diri ku sendiri (merasa menyesal)
__ADS_1