HARUS MELAHIRKAN ANAK PRESDIR

HARUS MELAHIRKAN ANAK PRESDIR
Ep 5


__ADS_3

keesokkan paginya


"Bibi buatkan sup untuk laras nanti aku yang antar, paman sam tolong lihat jadwalku apa ada waktu luang untuk hari ini."


"Sepertinya tidak ada tuan,"


"kalau begitu nanti kau jemput laras di rumah sakit, siang dia baru di perbolehkan pulang,baik tuan, berjalan menuju mobil


"Tok...tok..laras apa kau baik baik saja? ucap su tian


"ya aku baik baik saja." oh ya sudah ini sup yang di buat bibi untuk mu kau habiskan siang nanti paman sam akan menjemputmu, aku tidak bisa menemanimu karena masih ada pekerjaan. berjalan meninggalkan ruangan


"Sejak kapan dia mulai peduli padaku." berfikir keras


Nona tuan menyuruhku menjemput mu, ya aku sudah tau sebentar lagi aku akan keluar paman silahkan tunggu di luar."


malam hari


" bibi kau belum tidur (jam menunjuk pukul 2) belum tuan saya sedang merawat nona satu jam lagi dia harus minum obat jadi saya turun untuk mengambil air."


"bibi tidurlah biarkan saya yang memberinya obat berikan obatnya, "ini tuan."

__ADS_1


membuka pintu


"menyentuh dahi, "tidak terlalu panas,,,laras bangun dan minum obatmu, ah,,Tuan kenapa kau, kemana bibi? bibi sedang beristirahat, jadi aku yang akan membantu mu minum obat, terimakasih tuan


"Kau tidur lah, aku juga ingin tidur."


"Ah,Rasanya segar sekali,,,Bangun tidur langsung di manjakan oleh tanaman hijau." ucap laras


Syukurlah nona sudah sehat, bibi sudah siapkan nona sarapan di bawah ayo makan. "Ya bi."


Apa kau sudah sehat,"ya tuan saya sudah lebih baik."


baguslah kalau begitu, makan sarapan mu dan berjalan lah ke taman sambil menghirup udara segar." baik tuan


Ada apa dok, apa ada masalah? tidak tuan istri tuan sedang mengandung itu wajar dalam masa kehamilan, usia kehamilan sudah 2 minggu kalau begitu saya permisi.


Terimakasih dok (sambil tersenyum). langsung menuju ke kamar "laras terimakasih." untuk apa tuan ini kan sudah perjanjian aku harus melahirkan anak dan tuan membiayai pengobatan ibuku. Su kian tian bingung harus berkata apa yang ada di wajahnya sekarang hanya senyuman bahagia karena laras sudah berhasil mengandung anak nya sifat dingin nya seketika hilang yang membuat laras ikut tersenyum


"Tuan kau harus menghadiri rapat hari ini , oh iya aku hampir melupakannya, paman siapkan mobil kita akan segera berangkat, berjalan mendekati laras dan mengecup dahi laras "tuan apa yang kau lakukan." hanya sebuah hadiah ucap Su kian tian yang membuat laras malu-malu.


membuka pintu

__ADS_1


"Bibi bawakan teh di ruang kerjaku." berjalan menaiki anak tangga, Baik tuan,


kling-kling (bunyi bel) bibi gu membuka pintu dan iya sangat terkekejut melihat nona sarah (calon tunangan Su kian tian) datang ke rumah ini


"Apa tuan su ada di rumah." ada nona silahkan duduk nanti saya panggilkan, tuan nona sarah datang mengunjungi anda " bagaimana dia bisa tau kalau saya tinggal di sini" saya tidak tau tuan "bibi usahakan laras tidak turun ke bawah aku akan berbicara dengan sarah." baik tuan


"Sarah untuk apa kau datang ke sini." apa kau tidak senang aku memenui mu aku hanya ingin memenuhi janji ku tiga tahun yang lalu, sekarang aku sudah mendapat gelar kau boleh menikahi ku.


Tetapi aku sudah menikah." bantah Su kian tian. "kau bercanda di mana istrimu aku sangat penasaran wanita seperti apa yang kau pilih." yang jelas dia lebih cantik di banding dirimu dia tidak butuh gelar seperti dirimu sekarang dia sedang mengandung anak ku.


"hentikan omong kosong mu Su kian tian aku sangat mengenal dirimu kau tidak pernah jatuh cinta dengan wanita manapun selain aku," dengan nada keras


bersambung.....


.


.


.


.

__ADS_1


Bantu like dan komen nya dong biar Author rajin up !!


Terimakasih :)


__ADS_2