HARUS MELAHIRKAN ANAK PRESDIR

HARUS MELAHIRKAN ANAK PRESDIR
Ep 9


__ADS_3

Ah,sakit,,,!laras merintih kesakitan karena benturan yang cukup kuat, namun su kian hanya menganggap itu hanya siasat laras untuk menghindarinya,


"Laras berhenti membuat alasan!" (Ucap su kian) sudah saya beri tahu kepada kamu saya hanya membantu sarah memijat kepalanya, kami tidak ada maksud lain!


"Tapi saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, tuan sedang bersama sarah dan di sana saya melihat sendiri kejadian di mana tuan mengelus kepala sarah! Ucap laras dengan nada tinggi.


"Laras tolong percaya", sambil memeluk laras namun laras terus memberota "tuan tolong lepasin saya,,,lepasin gak!" Di sini saya ingin mengakhiri kontrak ini sekarang juga tuan tolong lepaskan saya, dan saya janji saya akan berikan anak ini kepada tuan, saya mohon tuan! kalau tuan tidak mengizinkan saya pergi saya akan melakukan aborsi.


Su kian yang mendengarnya seketika menampar laras! Plakk (suara tamparan) sudah kah kamu berfikir dengan semua yang kamu katakan tadi, saya memperlakukan kamu dengan baik seperti ini karena kamu sedang mengandung anak saya dan jangan pernah kamu mencoba mengaborsi anak ini, sekarang keluar dari kamar ini keluar! Dengan nada tinggi

__ADS_1


Laras yang tidak kuat lagi menahan rasa sakit seketika terjatuh dan tak sadarkan diri yang membuat su kian terkejut dan merasa bersalah karena telah menampar laras.


"Laras bangun laras! paman siapkan mobil sekarang." Baik tuan! Astaga tuan ada apa dengan nona! Ucap bibi Gu


Laras bertahanlah kita akan ke rumah sakit, paman cepat sedikit! Baik tuan. Tiba di rumah sakit su kian hanya bisa merenung serta menyesali perbuatanya yang telah ia perbuat, kau sangat bodoh su kian kau bodoh sambil memaki dirinya sendiri, "tuan tenanglah nona pasti akan baik baik saja!."


"Paman apakah aku pantas menjadi ayah?" Tuan kau pantas menjadi ayah kau adalah orang yang bijaksana tak semua orang bisa sepertimu, saya beruntung bisa bekerja dengan mu saya yakin anak mu pasti bangga bisa mempunyai seorang ayah sepertimu yang baik dan bijaksana.


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa like,komen, dan vote ya!!!


Kalau ada saran untuk kelanjutannya ceritanya silahkan komen ya


.


.


.

__ADS_1


Terimakasih :)


__ADS_2