
Warning !!
cerita mengandung kekerasan
bagi yang belum menginjak usia 18 tahun keatas sangat tidak di sarankan membaca cerita ini !!!
pagi hari di kediaman Su Kian Tian
"ah,,silau sekali, tuan mengapa kau tidur di kasur ku."
sambil berjalan meninggalkan
"Oh, sepertinya aku terlalu lelah jadi salah masuk kamar,Jangan salah paham aku tidak sengaja melakukanya."Berjalan ke luar kamar.
"Oh begitu, baiklah kau melupakan tentang anak.(berbicara dalam hati)
"Oh ya kau siap siaplah malam nanti ada acara keluarga kau hadir bersama ku jadi berpakaian lah yang pantas. ini kartunya kau bisa belanja hari ini."
"baik tuan."
malam hari
"bibi di mana laras,"
"nona sedang bersiap siap tuan."
"tuan saya sudah siap, ayo kita berangkat." menuruni anak tangga dengan anggun
"sial,,ternyata wanita ini lebih cantik ketika berdandan, rasanya tidak rela dia di lihat orang lain."
(berbicara dalam hati)
__ADS_1
"Su kian tian selamat datang siapa wanita di samping mu hari ini dia sangat cantik." ucap paman
"istriku,,benar dia memang sangat cantik seperti yang anda lihat." (tersenyum licik) kau bisa makan apa saja dan jangan membuat masalah, saya masih ada urusan sebentar."
"baik tuan."
"Siapa yang membawa wanita secantik ini di acara keluarga sungguh menarik.apakah ayah punya wanita baru lagi. hei cantik dari mana kau berasal apa ayah ku yang membawa mu ke sini, bau mu sangat harum ternyata ayah pintar mencari wanita."
"maaf tuan apa yang kau bicarakan, dan siapa ayah mu saya tidak mengenalnya." (cemas)
"Jangan berpura pura bodoh, kau jangan terlalu bangga menjadi wanita simpanan."(membisk kan ke telinga)
"Oh adik apa yang sedang kau bicarakan dengan istriku." dia istrimu ? benar dia istri Su kian tian
"Bagus wanita ini bukan simpanan ayah. (menggumam)
maaf nona sudah mengganggu mu, dan jagan pikirkan kata kata ku tadi." berjalan meninggalkan
"tuan apa yang kamu lakukan ini bukan di rumah, jangan coba coba melakukan nya, tuan aku mohon."
Ahh,,,,,sakit sekali, tuan apa yang kau lakukan, aku belum siap tuan tolong hentikan ini sagat nyeri ."
(meneteskan air mata).
"ini adalah hukuman mu karena telah menggoda pria lain,"
"Ah,,,ah,,,tuan tolong hentikan rasanya sangat sakit.
(mencoba melepaskan diri) "jangan banyak alasan diam lah apa kau tak mengerti dengan perintahku dan kecilkan desahan mu ini acara keluarga jangan membuat ku malu
__ADS_1
"Tuan ah,,,,ah rasanya sangat sakit."
"diam lah sebentar lagi selesai."
hiks,,,hiks,,,tuan apa kau memperlakukan semua wanita seperti ini, atau hanya diriku yang kau perlakukan layak nya seorang binatang," (terjatuh dan tak sadarkan diri) astaga kenapa aku begitu ceroboh dan lupa kalau dia sedang sakit (merasa bersalah)
"dok apa yang terjadi padanya ?."
"jangan pernah melakukan hubungan sex yang berlebihan, dan jangan coba coba melakukan hubungan sex ketika wanita belum siap karena hal tersebut akan bersifat fatal."
" baik dok terima kasih."
"kondisi pasien sekarang sudah membaik dalam beberapa jam pasien akan sadar. pasien sudah di perbolehkan pulang siang ini, tapi jangan melakukan hal yang membuat pasien stres dan merasa tertekan."
"segera lunasi biaya administrasi nya."
"baik dok."
.
.
.
.
bantu like dan komennya dong biar author bisa up tiap hari
terimakasih !!
__ADS_1