
...Happy reading ❤️...
"kakak aku akan segera datang jangan terlalu dipikirkan aku hanya...hanya ingin tinggal sendiri untuk beberapa waktu" kata Rena dengan suara rendah sambil menekan kesedihannya kepada kakaknya di telepon.
"kamu harus membawa beberapa pengawal untuk menjagamu! apakah sesulit itu? timpa Jovan yang terdengar tidak senang
"kakak kumohon, hari ini saja! aku...aku ingin berduaan dengan ibu dan Ayah" pinta Rena kepada Jovan dengan suara rendah dan sedih
"....."
__ADS_1
Jovan tetap diam selama beberapa menit, lalu ia berkata "oke tapi segera pulang, dan juga harus hati-hati saat mengemudi, ini lagi musim hujan, cuaca nya lagi tidak baik hari ini " Rena pun setuju dengan nya
"baik kak, sudah dulu yah kak!" Rena memutuskan telepon dan masuk ke dalam mobil dan pergi
cuaca yang sedang tidak baik-baik saja, banyak angin yang menerjang, dan suasana yang terasa gelap, sore hari awan gelap menutupi matahari semata-mata tidak membiarkan matahari masuk
Rena mengemudi kan mobil dan melaju di jalanan, dengan air mata yang ia tahan, dari matanya terlihat rasa kesedihan, penyesalan seperti emosi tertulis di wajah nya
"Aku merindukan kalian berdua ibu ayah hiks!" ucap Rena dengan suara tangis melihat kedua makam itu
__ADS_1
air mata yang ia tahan saat ia mengemudi, tidak bisa ia kendalikan lagi ia hanya bisa menangis deras, ia pun meletakkan tangan nya di makam sang ibu
"mah!! lihat lah, aku ada disini yang dulu aku sekali jadi pembuat onar, kembalilah aku janji hiks...janji tidak akan buat kesal mamah, aku gak akan nakal lagi mah hiks... kenapa harus tidur terus sih! apa masih belum cukup huh?... kalian berdua sudah tidur selama 4 tahun sekarang, berapa banyak lagi kalian berdua ingin istirahat?.... ayah kamu juga! bukankah kamu bilang tidak akan pergi kemana-mana meninggal kan putri mu ini sendiri! lihat kan sekarang ayah tidak memenuhi kata-katamu! kumohon tolong kembali aku butuh kalian berdua hiks hiks.... ayah kamu bilang kan akan mengajak ku ke waterpark? dimana kamu ayah? Ayuk kita kesana!
ia menangis berat sekali yang ia rasakan sampai saat ini ia tidak bisa melupakan kedua orangtua nya, ia mencurahkan seluruh isi hatinya, mengeluarkan semua segala emosi nya yang tidak ingin kehilangan orang tuanya.
ia menggerakkan matanya ke atas langit dan berkata "lihat!! aku masih belum mengunjungi waterpark itu aku masih menunggu kalian mah! ayah! untuk pergi kesana bersama!!! tolong kembali lah atau bawa aku bersama kalian saja... aku tidak bisa hidup tanpa kalian
dia menundukkan kepala nya dan berkata "Kakak sangat sibuk dengan pekerjaan nya hampir setiap hari ia datang berlumuran darah... aku tahu dia kesepian seperti aku, aku tahu dia merindukan kalian berdua, karena insiden itu kami berdua kehilangan kalian! tapi ayah, mah!!! aku tidak bisa terima semua ini, sekarang ayah sama mamah tolong datang dan katakan padanya untuk menghentikan semua ini... aku sangat takut mah aku ingin kamu memelukku, menghiburku!!! tolong kembali aku tidak kuat lagi dengan semua ini ayah tolong"
__ADS_1
tangisan yang pecah hingga membasahi pakaiannya, ia benar-benar hancur dan berteriak melihat ke langit dengan harapan mungkin ayah dan ibunya dapat melihat kesedihannya dan kembali padanya.
dia mengusap air matanya dengan kasar dan berkata sambil melihat makam ayah dan ibunya" lihat kalian tahu kan aku sangat keras kepala jadi datang dan penuhi keinginanku ayah! mah! AYAH MAH TOLONG"