
"sudahlah bos!! bos harus kuat" ucap Alex mencoba menenangkan tuannya
Alex tidak bisa melakukan atau mengatakan apa lagi ia tidak tega melihat sang tuan nya yang kejam menjadi terpuruk seperti itu
Jovan yang melihat tubuh tak bernyawa adik perempuan nya itu melihat dengan mata yang kosong, sebuah mobil ambulans tiba lalu para staf rumah sakit mengangkat pria yang terluka karena bertabrakan dengan Rena
Jovan mengalihkan pandangannya pada pria yang kepalanya terluka parah itu yang dibawa oleh mobil ambulans
Jovan berkata kepada Alex dengan suara dingin "selidiki dengan benar apa yang terjadi disini! dan aku ingin semua informasi tentang pria yang dibawa ambulans itu!"
Alex yg mendengar perintah Jovan mulai melihat pandangan nya pada mobil ambulans yang berjalan jauh "baik akan aku selidiki"
"kamu bereskan polisi itu dan bawa Rena pulang" ucap Jovan sembari mengangkat tubuh Rena menuju mobil
Alex menghampiri beberapa polisi, sudah hal biasa bagi nya mengurus hal ini!! para polisi akan takut jika mereka berurusan dengan sang Tuannya itu karena ia merupakan orang yang berkuasa di dunia ini
__ADS_1
Alex yang sudah selesai dengan urusannya menghampiri mobil dan mengemudikan nya bersama sang Tuannya. Jovan duduk di belakang dengan Rena dipangkuan nya sembari membersihkan bercak darah yang ada di wajah nya
Alex yang melihat itu menghela nafasnya karena ia mengerti bagaimana perasaan Jovan karena kehilangan keluarga yang paling dicintainya, ia kehilangan kedua orang tua nya dan hanya Rena lah satu-satunya keluarga terakhirnya.
sesampainya di mansion, Alex turun dan membukakan pintu untuk Jovan. Jovan turun Dengan menggendong Rena dan melangkah masuk ke dalam mansion
"panggil semua dokter kesini dalam 10 menit" perintah Jovan dengan nada yang tegas
Alex mengangguk dan memanggil dokter-dokter untuk ke mansion dalam 20 menit
Jovan duduk di sofa Dengan Rena di pangkuannya membelai rambut nya perlahan. beberapa menit berlalu tibalah para dokter yang terdiri dari enam orang
para dokter yang melihat perlakuan itu bergidik ngeri gemetar ketakutan yang dapat mampu menelan mereka hidup-hidup
tidak mau berlama-lama lagi mereka menghampiri Rena yang sedang berbaring diatas sofa, mereka mulai memeriksa keadaan nya kemudian melihat satu sama lain bahwa denyut nadi nya sudah berhenti, sudah tak bernyawa dalam satu jam yang lalu
__ADS_1
mereka gemetar ketakutan!!! khawatir bagaimana nasib Mereka jika sudah berurusan dengan Jovan
"KENAPA KALIAN DIAM SAJA HAH?" teriaknya pada para dokter itu membuat mereka ketakutan
seseorang dokter datang menghampiri Jovan dan berkata dengan nada gemetar "T-tuan nona Rena....nona sudah....sudah meninggal jadi....
DORR.... suara tembakan melubangi kepala dokter itu, Jovan yang mendengar ucapannya itu secara tanpa sadar geram mendengarnya lalu ia menembaki nya
dokter lain yang melihat itu sangatlah ketakutan mereka takut jika mereka akan bernasib sama dengan dokter itu
"bos Nona sudah...ucap Alex yang hanya dengan setengah kalimat
Jovan mulai melihat kearah Rena mulai berteriak "PERGI KALIAN SEMUA DARI SINI"
segera setelah mereka mendengar apa yang dikatakan Jovan mereka langsung lari terburu-buru meninggalkan mansion
__ADS_1
"bagaimana dengan tugas yang kusuruh?" Jovan mulai meredakan emosi nya
"bentar lagi bos!!!" ucap Alex