
...Enjoy☘️...
Alex pergi mencari orang tua pria tersebut bersama beberapa pengawal, setelah itu kembali dan membawa kedua pasangan itu yang berusia sekitar 40 tahun yang di tahan oleh beberapa pengawalnya
Alex pergi ke ruangan Jovan dan mengetuk pintu yang segera di buka kan pintu dan Jovan keluar dari ruangan yang memancar kan aura yang kejam nya karena ia masih membaca laporan itu berkali-kali
"apakah mereka sudah disini?" dia bertanya suara dingin dan mencekram
"iya mereka sudah di ruang hitam bos!" Jovan pergi menuju ruang hitam dan diikuti oleh Alex.
setibanya mereka di ruang hitam, ruangan yang di penuhi warna serba hitam banyak darah menyebar di mana mana kedua orang itu di rantai disana dan mata yang sengaja di tutupi oleh sebuah kain
"jadi bagaimana perasaan kalian berdua tuan dan nyonya fauzan?" Jovan duduk di sebuah kursi di depan mereka dengan aura yang dingin
__ADS_1
"mengapa kami disini apa yang kami lakukan pada Anda? mengapa anda membawa kami kesini?"
tuan fauzan meneriakinya karena penglihatan nya yang kabur, dia tidak dapat melihat dengan baik siapa yang duduk di depan nya
"HAHA masih punya nyali ternyata!! mari kita lihat seberapa banyak yang kamu miliki!!!" saat Jovan berkata, seseorang pengawal datang dan memukuli tuan fauzan dengan cambukan
"Tidak....Tolong Tinggalkan dia....Aku Mohon!" teriak nyonya fauzan yang tak tahan jika suaminya disiksa dengan cambuk seperti itu
"Tolong....tolong kumohon ampuni suamiku dia tidak mampu menanggung semua ini... tolong ampuni dia...kami tidak tahu bagaimana kami menyinggung perasaan mu... tolong Tuan tinggal kan suamiku" pintanya sambil memohon
"kalau begitu ijinkan aku memberi tahu kalian bagaimana kalian menyinggung perasaan saya!!!" katanya menghampiri kedua orang itu dengan suara berat
nyonya fauzan yang merasa di datangi gemetar dengan nada suara yang dingin itu membuat ia ketakutan
__ADS_1
"kesalahan nya adalah kalian berdua tidak mendidik anak kalian dengan baik...kalian tidak memberi tahu apa yang harus di lakukan dan tidak boleh dilakukan"
tuan fauzan yang masih setengah sadar dan bertanya."A-apa yang ia perbuat?"
"kamu tahu betul bahwa anak mu mengalami kecelakaan dan sekarang di rawat di rumah sakit dalam keadaan kritis tetapi ia masih hidup...dia mengemudi dalam kondisi mabuk...itu adalah kesalahan terbesar...kalian berdua dengarkan aku...DIA MENGEMUDI DALAM KEADAAN MABUK DAN MEMBUNUH ADIKKU"
kedua orang itu hanya terdiam, mereka berdua sadar bahwa putra mereka sedang mabuk ketika dia mengalami kecelakaan itu
Jovan terus berkata lebih lanjut "aku kehilangan keluarga terakhir ku hari ini karena anakmu itu...dan apa dia hanya koma...sedangkan adikku nyawa nya hilang...dia juga harus tahu betapa menyakitkan kehilangan seseorang...aku akan membantu nya untuk mengetahui rasa sakit yang ini...aku akan membuatnya menyesal dan mati lemas ketika dia bangun dari koma itu...aku tidak akan membiarkan dia bernafas lega" ucap nya dengan penuh amarah jika sudah membahas adik nya emosi nya tidak dapat dikontrol kan, lalu ia melanjutkan perkataannya
"buat dia lumpuh dan kirim nyonya fauzan kerumah sakit jiwa untuk melanjutkan perawatan. dia membutuhkan perawatan mental agar dia tahu bagaimana mendidik putra nya dengan benar" lalu ia pergi berjalan keluar ruangan
"TIDAK...TOLONG"
__ADS_1
"AHHHH...teriakan Tuan fauzan dari ruangan itu dan bergema di seluruh mansion.