
"Aku merindukan kalian berdua setiap hari, setiap detik, setiap saat dalam hidup ku... tidakkah kalian merindukan ku juga?"
"APAKAH KALIAN BERDUA JUGA MENJADI SEPERTI KAKAK?" teriak Rena karna tidak mengontrol emosi dalam dirinya
"waktu aku sekolah dulu aku rindu bagaimana ayah memberiku makan dan bagaimana mamah mengomeliku untuk makan dengan benar, aku kangen dengan perilaku kalian padaku....Mah aku tidak makan apa-apa hari ini ayo marahi aku...." dia melihat sekeliling berharap mereka datang.
"tolong ibu datang! marahi aku yang nakal ini....bukankah mama bilang tidak akan membelikan baju apapun lagi untukku jika aku tidak makan dan tidak boleh tidur di kelas....aku bahkan selalu mengikuti kelas, aku tidak tidur di kelas lagi....biarkan aku melihat wajahmu lagi aku kangen!" ia memeluk makam sang ibu dan menangis sambil berbicara
"setelah satu setengah jam kemudian dia berdiri dan berjalan ke mobilnya, dia duduk di dalam kursi pengemudi dan melihat makam orang tuanya terakhir kali sebelum pergi.
air matanya mengalir dari matanya terus menerus saat dia mengemudi, cuaca diluar pun menjadi sangat buruk tetapi Rena tidak peduli dia hanya mengemudi dan terhanyut dalam kesedihan tanpa berpikir lain.
__ADS_1
Jovan mencoba menghubungi Rena tetapi telepon nya tidak aktif, dia mencoba beberapa kali tetapi tetap tidak bisa dihubungi
"lacak lokasi nya dan beri tahu aku dimana ia berada sekarang" ucap Jovan dengan suara mencekram
"aku akan melakukannya sekarang" ucap Alex yang merupakan tangan kanan Jovan, ia pergi meninggalkan ruangan
'dimana kamu Rena, aku tak ingin terjadi apa-apa, aku tidak ingin kehilangan kamu setelah ibu dan ayah....' ia bersandar di kursinya dan memijat dahinya karena merasa cemas
karena cahaya mobil itu ia tidak dapat melihat atau berbuat apa-apa dan mobil itu menabrak nya
"Ahh...." teriak Rena saat kepala nya membentur kaca mobil bagian depan dan dia terdorong ke belakang akibat mobil yang menabrak nya
__ADS_1
ia yang setengah sadar melihat tangan yang berlumuran darah lalu tertawa. "Mah Ayah jadi kalian mendengar ku....aku akan ikut kalian....kak Jovan maaf...." ucap nya dengan suara yang lemah yang tadinya ia setengah sadar kini mata nya pun tertutup saat detik itu lah ia sudah tidak bernyawa.
di dalam mobil lain seseorang yang mengemudi jatuh pingsan karena keras tabrakan kan tersebut
Alex memasuki ruangan Jovan dan berkata dengan nada gugup dan takut "dia mengalami kecelakaan saat kembali"
Jovan yang mendengar nya kaget, sehingga tubuhnya terasa mati rasa sesaat kemudian dia berdiri dan bergegas ke dalam mobil
dia mengemudi menuju tempat kecelakaan, dalam 1 jam dengan alex yang duduk bersama nya di kursi penumpang
beberapa saat kemudian mereka tiba di lokasi Rena kecelakaan, sudah ada beberapa polisi yang memeriksa lokasi tersebut
__ADS_1
Jovan turun dari mobil dan mulai berjalan ke arah Rena berada, kakinya yang lemas melihat keadaan sang adiknya berlutut melihat sang adiknya itu Jovan mulai menangis tersedu-sedu meratapi sang adik