Hillbilly Girl

Hillbilly Girl
bintang


__ADS_3

baru kali ini aku lupa bawa bekal ke sekolah, Indah mengajak ku ke kantin, aku tau itu bukanlah soludi yang tepat, tapi perutku sudah mulai keroncongan,


"*ayo dong han ke kantin aja"


"ngak deh In, hanna tahan aja*"


jawabku bohong, karena aku tidak mau buat masalah lagi, dan pasti seisi sekolah mengejekku. tapi lama kelamaan aku pun menyanggupi ajakan Indah. sesampainya di kantin aku memesan siomay dan air mineral, dan Indah memesan lemon tea dan ifu mie. baru dua sendok makanannya masuk ke mulut ku, Alea menyenggol ku dan kuah kacang siomay itu mengenai seragam ku akupun sontak membersihkannya.


"upppsss gak sengaja"


ucapnya jahat terlihat kepuasan dari raut wajahnya. aku yang semakin kesal mencoba melawan, dan tiba tiba Alea mendorongku kuat dan tiba tiba seseorang meraih tangan ku dan segera membawaku ke rooftop.


"kak Dana"


ucapku kaget melihat sosok Dana mencoba membantuku.

__ADS_1


"tenang Han, mulai sekarang siapa pun yang mencoba membully mu aku siap membantu"


ucapnya dengan senyuman aku merasakan haru saat itu, masih tak percaya ada orang yang sebaik itu padaku.


***


sepulang sekolah aku pergi ke rumah bu Nana tukang jahit dekat rumahku, biasanya aku suka membantu bu Nana menjahit.


"oh ya Han, bu Mekar suka sama jahitan kamu, katanya rapi, tuh ada orderan baru biqt bikin kebaya, mau bantu ibu?"


"baik bu dengan senang hati"


jawabku dengan penuh semangat. aku bercita cita nenjadi designer hebat. dan aku harap bisa terwujud. akupun mulai membantu bu Nana.


jam sudah menunjukkan pukul 17.00 aku segera pamit ke bu Nana untuk pulang, dan di perjalanan pulang Raka menghampiriku dan melemparkan sebotol minuman soda dan bertuliskan *semangat* aku heran kenapa tiba tiba dia baik padaku. selama perjalanan itu saja hal yang kufikirkan.

__ADS_1


***


"kak, Alvan pengen deh punya mobil remote kayak punya Dimas, tapi Alvan gak berani minta sama uma"


aku langsung menatap adikku dan memeluknya, bahkan anak se kecil itu segan meminta pada orangtua nya.


"nanti ya Van, kalau kakak gajian dari bu Nana kakak janji beliin baru yang bagus buat Alvan dan Alvin"


ucapku meyakin kan Alvan pun senang dan girang mendengar ucapanku. akupun tersenyum senang melihat tingkah senangnya dengan melompat lompat.


aku masih kefikiran maksud Raka memberikan ku minuman itu, tak percaya rasanya cowo se introvert Raka bisa dengan mudahnya memberiku minuman soda. disisi lain aku curiga apakah dia menjebakku? atau dia meracuniku? fikiran negative itu menghantuiku. sampai saat ini aku belum meminum minuman soda itu.


hari sudah mulai gelap aku menatap bintang dari jendela aku sangat berharap keajaiban akan datang padaku dan hidupku akan bahagia, tentu saja halu itu selalu ada dibenakku. karena impianku ingin sekolah seperti apa yang ada di film atau novel, jadi peran utama yang di sukai banyak orang, bukan di bully bahkan di sakiti.


bintangpun sangat indah dan ramai membuat hatiku tenang dan penuh harapan keajaiban dalam halu ku. andai aku jadi bintang di langit dan selalj menerangi bumi dengan cahaya indahnya. tapi itu didak mungkin baagi gadis hillbilly seperti diriku yang penuh dengan kekurangan.

__ADS_1


__ADS_2