
Katanya anak anak farmasi itu pada jago banget ngehafal, anak anaknya pada gerak cepat semua walaupun sedikit santai. Pasti yang di fikiran kalian anak anak farmasi itu pasti kutu buku, si makhluk purba yang selalu membawa buku tebal. Setiap pagi yang di buka pasti buku.
Gue biasa liat kelas tetangga 11 analis kimia 1 kelas yang selalu berisik setiap pagi dan dipenuhi anak anak hits sekolah ini, ada ketua paskib, wakil ketua osis 1, ada ketua seni, ada selebgram hits yang banjir endorsan, ada anak O2sn, ada most wanted girl, ada playboy yang sering ngebaperin anak orang.
Gue aneh, ini sebenernya kelas gue di anggap gak sih? Kenapa cuma kelas gue (yang farmasi) yang di taro di koridor anak Analis kimia?!Kelas kelas farmasi yang lainnya berada di koridor yang berbeda.
Rasanya 11 farmasi itu hanya pinggiran martabak yang tanpa ada pun martabak akan tetap enak. Jadi, orang orang disini mengabaikan kita karena keanehan kita.
Tapi... tahukah kalian? Orang yang anehnya melebihi batas kemanusiaan sebenarnya adalah jenius? Iya, karena pasti ada saja hal hal menarik yang terfikirkan oleh mereka dan terfikirkan oleh orang lain.
Ya, walaupun kejeniusan itu tidak bisa keluar dengan sendirinya.
Ya contohnya gue gak pernah ketemu sama orang orang kaya Tita, Terra, Thalasa, Keyla, Megan, Erly, Violet, Elisa, Acha, sampai Malika di habitat lain. Setiap hari ada aja kelakuan aneh dari mereka, dan kadang norak.
Kaya kemaren kita lagi praktek di lab kimia, timbangan di lab kimia berbeda dengan di lab Ilmu resep. Timbangan di lab kimia sudah pake yang digital jadi timbangannya tertutup supaya serbuk yang di timbang gak berhamburan sama biar gak ada benda asing yang masuk pas lagi nimbang, kalo mau nimbang harus di buka dulu penutup di kanan atau di kirinya.
"Eh ini bukanya gimana?" Tanya Tita yang masih berusaha membuka timbangan itu.
__ADS_1
Terus Terra yang ada di samping Tita malah pencet pencet tombol yang ada di timbangan itu. "Oh, jadi tombol ini buat ini."
Gak cuma itu, Erly yang jadi teman sekelompoknya Tita ikut ikutan gak jelas. "Itu kan timbangan di bukanya dengan cara di dorong kesamping, jadi ada dua permukaan yang bersentuhan secara fisik jika berat pintu itu sekitar 0.09 kilo gram dan digeser oleh Tita dengan gaya sebesar 10 newton sehingga pintu timbangan itu bergeser sejauh 20 sentimeter kira kira berapa ya gaya gesek statis yang bekerja pada pintu timbangan itu?" Ucap Erly panjang lebar, dan terlihat sedang memikirkan sesuatu.
"Emang itu gaya gesek statis? Bukannya gaya gesek kinetis ya?" Sahut Elisa meladeni Erly.
Belum lagi kelakuan para anak anak gabut kaya Thalasa, Megan, dan Keyla.
Masa bakteri dibilang donat coba! Jadi di lab kimia itu ada sebuah tempelan agak lumayan besar yang ditempel di dinding dekat lemari bahan bahan. Gue kira mereka lagi nyari bahan buat praktek kali ini soalnya mereka di deket lemari bahan bertiga tiga lagi ngumpul ngeliatin sesuatu.
"Yang ini donat rasa green tea ya di campur keju." Itu yang pertama kali gue denger pas gue pengen ngambil NaOH.
"Yang ini kaya donat selai blueberi," sahut Keyla.
Bukan cuma itu! Ada lagi kelakuan aneh dari Acha si ketua osis. Mungkin fans fansnya Acha akan kecewa saat melihat kelakuan dia di dalam kelas. Acha di luar kelas itu kalemnya kebangetan, kaya bukan Acha.
Tapi, siapa sangka Acha yang di dalam kelas kepribadiannya berubah 360 derajat jadi sama sekali gak kalem. Pernah, jadi waktu kuis dadakan kan. Banyak yang tanya tanya tentang kuis itu. Dan dengan santainya Acha nanya, "Bu, ini kita jawab?"
__ADS_1
Kaga Cha, kaga. Itu kita liatin doang ntar jawabannya muncul dengan sendirinya.
Untung aja cakep lu Cha. Ya emang Tuhan itu adil, gak ada satupun makhluk yang sempurna.
Gak cuma cewek ceweknya, cowok cowoknya juga sama!
Reihan kalo lagi bosen, dia selalu gangguin kembarannya. Dan di ladenin lagi!Dan ujung ujungnya mereka berantem, kalo engga ujungnya ketawa ngakak yang bikin satu kelas ketawa karena suara ketawanya Reihan yang ngajak kita semua ketawa.
Gak cuma itu, Bima kalian tau kan? Anak baru yang baru beberapa part kemarin masuk kedalam cerita ini. Kalian tau? Dia jadi pelopor yang selalu ngejek gue kalo gue telat. Gue emang ratunya telat, tapi anehnya gue gak pernah ketahuan sama kepsek atau guru BK. Emang keberuntungan Larissa itu ada dimana pun.
Setiap gue masuk kedalam kelas selalu aja Bima bilang, "Eh Silit dateng, sekolah punya nene moyang ya?!"
Atau engga dia bilang gini, "Awas Silit bau, blom cebok."
Emang, dia doang yang sangpah!
Gara gara dia satu kelas bahkan sampe asisten lab panggil gue Silit coba!
__ADS_1
Kayanya gak cuma mereka mereka doang yang gue sebutin diatas yang punya tingkat keanehan diatas rata rata. Hampir seluruh penghuni goa ini mempunyai keanehannya sendiri sendiri.
Ya, jadi gini lah. Isi dari kelas yang katanya kelas paling bar bar, kelas yang jadi biang masalah, kelas yang paling bobrok, kelas yang gak punya prestasi, kelas yang paling santuy, kelas yang paling aneh, kelas terjorok.