
Kringgg. ....
Dirga mengalihkan pandangan nya kearah benda pipih disamping laptop nya, sebuah pesan masuk.
Kening nya mengerut kebingungan.matanya menyipit melihat notifikasi pesan.
Mengapa pesan dari bodyguard yang khusus menjaga istrinya? Istrinya tidak keluar bukan? Tuan Dirga dengan cepat membuka aplikasi pesan tersebut. Matanya terbelak melihat foto yang dikirim anak buahnya.
Berani nya!!!! Dengan emosi yang membuncah berdiri untuk menyusul. Dirga kesal, dirinya membiarkan istrinya nya sendiri untuk tidur kembali.
Ternyata lebih mementingkan teman sialannya itu. Dan apa mereka bertemu lagi!.
Tuan Dirga dengan segera memberi perintah untuk tetap mengawasi istrinya.
Dan untuk adik nya, huh. Aku pikir akan mengirim mu kembali. Karena dipikirkan lagi kau membuat istriku semakin membangkang, karena dia mempunyai teman yang siap untuk membantah ku.
Sementara sekertaris hen dengan sigap menyusul Tuan nya.
Nona anda hobby sekali merepotkan dan membuat Kerusuhan.
“Tuan biarkan saya saja yang menyetir untuk anda. “sekertaris hen dengan segera mengambil alih kemudi.
“tentu saja, memang kau pikir aku aku menyetir untuk mu? “Saut tuan Dirga ketus.
Sekertaris hen menghembuskan nafas pelan, mengendalikan emosi. Sabar saja, kau berhadapan dengan sikap nya ini bukan lagi sekali atau dua kali. Hatimu sudah kebal.
*******
__ADS_1
Derta dengan celinguk-celinguk menatap kedalam cafe mencari objek yang ingin ditemuinya. Matanya menangkap dua orang duduk di atas meja, hatinya membuncah senang. Tempat duduk yang selalu di boking khusus mereka setiap merayakan hari penting itu.
Derta Dengan segera berlari mempercepat kan langkah nya dengan tangan menenteng Kado yang dibelinya.dengan senyum lebar menghiasi kedua sudut bibirnya.
Vanya hanya menatap geli kakak iparnya dan memilih menunggu didalam mobil.
“Jerry.”serunya semangat melangkah kan kakinya dicafe yang lumayan luas ini lebih semangat lagi. Tanpa mempedulikan pandangan orang-orang yang membicarakan.
Sementara Yang dipanggil mendongak kann pandangan Melihat siapa gerangan manusia yang memanggilnya. Dengan tidak tau malu. Pikirnya.
Keterkejutan jelas tercetak diwajahnya. Jerry tersenyum lebar dan berdiri dan merentang kan tangan nya siap untuk memeluk sahabat wanita nya itu.
Dia pikir dia tidak akan bertemu lagi dan merayakan hari yang bersejarah ini tanpa kedua sahabat perempuan nya.
Untung nya hanya sedikit pengunjung di cafe favorit mereka.
Derta menatap dengan pandangan mata Berkaca-kaca. Sungguh dia sangat merindukan sahabat nya. Hiks. Tangis nya semakin membuncah ketika dilihat nya ada juga sahabat sohyun. Yang juga menatap nya Berkaca-kaca.
dengan sigap Jerry meraup kedua tubuh wanita yang sangat berharga untuk diri nya setelah wanita yang melahirkan nya. Terjadi lah acara tangis-menangis diantara kedua perempuan itu.
Sementara Jerry, hanya menghela nafas sedikit malu.
Berputar kembali memori diotak nya, bagaimana dirinya harus menjaga kedua putri sahabat orang tuanya. Sedari kecil.
Meningat bagaimana dirinya kesusahan mengatur keduanya yang selalu cerewet dan mengomelnya. Dirinya sebagai lelaki menjadi kan sebagai sosok pelindung untuk keduanya.
Kedua wanita yang selalu mengekor nya dari belakang. Dan jika kedua nya membuat kerusuhan disekolah dirinya lah yang direpotkan.
__ADS_1
Dirinya lah yang selalu kerepotan mengurus pria ******** yang mengungkapkan cinta kepada keduanya.
Tentu saja dia tidak mengijinkan siapun sembarangan memiliki kedua sahabat perempuan nya.
Sampai perasaan itu tumbuh, yaa dirinya menyukai salah satu sahabat perempuan nya itu. Wanita yang dengan segala kebar-bar nya. Yang selalu membuat jantung nya berdebar kencang.
Perasaan itu dia bunuh secara perlahan-lahan. Dirinya tidak ingin merusak persahabatan diantara mereka.
Sampai kemudian permasalahan itu terjadi. Membuat nya tersadar dirinya harus memiliki sahabat wanita nya itu. Tetapi seperti nya dirinya terlambat. Ada seorang pria yang bisa membawa nya sampai ke pelaminan.
“kau apa-apa an kau memeluk ku. “seru derta dengan mata melotot dengan tidaknya tau malu dengan segera melapkan ingus di kemeja mahal milik sahabat nya .tindakan yang selalu dilakukan nya sedari kecil.
sembari melepaskan pelukan nya Dari Jerry dengan senyum mengembang sempurna tanpa memperhatikan raut kekesalan dari sahabat nya. Tatapannya kembali mengalih kepada sahabat nya sohyun dengan air mata sukses kembali mereka dikedua boleh mata indahnya.
Sohyun dengan segera merentang kan tangan nya. Sedih. Melihat bagaimana sahabat manja nya mampu bertahan dengan pria arogan itu.
Derta dengan semangat menghambur kan dirinya. Pelukan yang nyaman pelukan yang sama. Menenangkan.
Hiks, hiks, hiks.
Sementara Jerry menatap dengan sendu kedua wanita yang tidak kalah berharga dihidup nya selain wanita yang melahirkan nya.
“Ini kado untuk mu. “derta memberi kado dengan dirinya masih memeluk erat sohyun .sungguh menyebalkan.
Sementara Jerry menatap dengan mata membulat. Menepuk dengan pelan kepala yang memberi nya kado dengan tidak sopan itu. Sohyun terkekeh pelan.
🌸🌸🌸🌸
__ADS_1
selamat membaca,......
jangan blupa like dan votenya teman-teman❤❤❤