
Dengan tangan menenteng penuh belanja an ditangan nya, membuat derta sedikit kesusahan menurunkan dirinya beserta belanjaan nya dari mobil.
Kening nya menggerut aneh, melihat tidak tampak kegiatan yang dilakukan para pelayanan disekitar parkiran di mansion itu.
Bola mata nya memutar meminta jawaban dari adik iparnya yang juga memiliki belanjaan penuh ditangan nya.
Vanya mengedipkan bahu tanda tidak tahu.
Padahal dirinya “ngeh” Kalau itu perbuatan kakaknya.
Kakak ipar yang loading pikir nya menatap kakak iparnya. Kasihan.
Memasuki kakinya kedalam mansion membuat derta lebih mengernyit kan kening nya dalam. Para pelayan beraktifitas seperti biasa nya.
Hanya saja ekspresi mereka berbeda dan terlihat aneh, bahkan tidak ada yang menawari diri mereka untuk membantu dirinya membawakan belanjaan nya.
Derta melihat adik iparnya sudah berjalan menuju kamarnya sendiri.
“kakak ipar ingat bukan pembicaraan kita tadi? “Vanya hanya ingin memastikan apa kakak ipar nya ingat janji bahwa kakak iparnya akan membujuk kakaknya.
Dirinya hanya memastikan bahwa kakak iparnya sedang dalam mode pintar bukan dalam mode loading.
__ADS_1
Derta hanya menangguk kan kepala nya tanda mengerti.
🌸🌸🌸🌸
Dengan sedikit kesusahan membawa belanjaan memasuki kamar, membuat nya sedikit aneh melihat suasana yang sedikit hening.
Krekkk........
Membuka pintu dengan belanjaan yang penuh ditangan nya.
Membuat derta sedikit terdiam melihat pemandangan didepan nya.
Suaminya duduk dikasur dengan tatapan marah tercetak jelas diwajah tampan nya sedang menatap ke arah nya.
Berjalan pelan kearah suaminya dengan senyum sedikit memudar, merasa sedikit gemetar melihat tatapan membunuh suaminya.
Berdiri dihadapan suaminya yang masih setia menatap nya Datar.
Dengan pelan menurunkan belanjaan diantara sisi kedua kaki suaminya yang mengantung diatas kasur.
Sementara Dirga masih menatap marah istrinya. Hanya diam tanpa mengalihkan pandangan nya dari wanita didepan nya. Tatapan dingin dan kemarahan tercetak jelas diwajah tampan nya.
__ADS_1
Derta menelan ludahnya pelan. Dengan gerakan pelan mengalungkan tangannya dileher suaminya yang masih setia menatap nya dingin.dengan mendudukkan dirinya dipangkuan suaminya. Mengeratkan pelukan nya sembari membenamkan wajahnya didada bidang milik suaminya. Tubuh nya gemetar menahan tangis.
“m-maaf,,, hiks, hiks. “ derta berucap tersendat.sembari mengeratkan pelukan nya dengan air mata berderai deras. Membenamkan lebih dalam wajahnya didadanya dan kembali memeluk suaminya lebih erat. Membuat tuan Dirga merasa sesak Akibat pelukan erat istrinya.
Merasa bersalah itu lah yang dirasakan derta sekarang.
“Lepas.”suara dingin mengitrupsi membuat derta semakin gemetaran dengan air mata yang semakin deras. Menggeleng kan kepala nya tanda tidak mau.
“tidak mau, kau harus memaafkan ku, hiks, hiks. “menggeleng lebih semangat lagi Kepala nya tanda penolakan melepaskan pelukan nya.
Dirga hanya terdiam gerah merasakan gerakan istrinya dipangkuan nya membuat sesuatu disana terbangun. Menggeram pelan merasakan sesuatu disana membutuhkan dipuaskan.
Dirinya hanya ingin marah sekarang. Tetapi, melihat tingkah istrinya yang semakin cengeng membuat nya menahan untuk memarahi istrinya. Tumben sekali wanita dipangkuan nya ini jinak?Pikirnya.
“Bagaimana aku tidak marah, kau seharusnya sadar apa yang kau lakukan. “ujar tuan dirga dingin sembari mendorong pelan tubuh istrinya yang melekat erat ditubuh nya, bermaksud melepaskan pelukan erat istrinya.
“Maaf kan aku,hiks, hiks. “menolak dorongan penolakan suaminya. Semakin mengeratkan kembali pelukan nya. Dirinya merasa nyaman dipelukan itu.
“Berikan alasan untuk ku tidak marah. “ucap Dirga dingin berusaha untuk menyelesaikan permasalahan sekarang ini dengan kepala dingin.
🌸🌸🌸
__ADS_1
iam comback again😂😂
happy Reading