Hukuman Dewa

Hukuman Dewa
bab 5 akhir hukuman dewa


__ADS_3

Masih di kerajaan pantai selatan.


Ibu ratu yang penasaran dengan Lisa terus menerus mengajukan pertanyaan kepadanya.


Dengan kecerdasannya dia mampu menjawab satu persatu pertanyaan dari ibu ratu dengan baik.


"Ibu ratu hamba tidak punya banyak waktu, mohon ratu bisa memberi hamba sedikit ganggang biru?" pinta Lisa.


Ibu ratu hendak memberikan izinnya tetapi datang seorang putri yang menghentikan kata-katanya.


"Rumput ganggang biru adalah aset kerjaan kami, kami tidak bisa memberikan begitu saja kepadamu tanpa ada timbal balik!" ucap putri tersebut.


Lisa menjadi sedih karena tidak ada yang bisa dia berikan sebagai timbal balik, kemudian ia teringat dengan bunga ajaib yang baru saja dia petik bersama Yasa.


"Maaf Ibu ratu hamba tidak punya sesuatu yang berharga untuk ditukar, hanya bunga Dobb ini?"tunjuk Lisa


"Bunga Dobb??!!!" kata putri terkejut.


"Baiklah aku menerima pertukaran ini, putri antar kan Lisa ke taman ganggang biru!" perintah ratu.


"Baik ibunda" jawab putri


Putri mengajak Lisa ke sebuah taman penuh dengan rumput ganggang biru.


"Kau boleh ambil sesuai kebutuhanmu tapi ingat!"


Belum selesai putri berbicara Lisa sudah memetik rumput ganggang biru dengan tangan polosnya, alhasil ganggang biru terserap ke dalam tubuhnya.


"Bagaimana ini putri, apa yang terjadi dengan rumput ganggang birunya? kenapa menghilang!" tanya Lisa.


"Aku baru saja ingin mengingatkanmu kalo rumput ganggang biru tidak bisa dipetik dengan tangan polos mu, tapi kau sudah memetik duluan!" kata putri.


"Jadi bagaimana ini putri? Apa yang harus ku lakukan!"


"Mau bagaimana lagi, kau harus memberikan tubuhmu padanya! kalo tidak kalian berdua akan mati bersama! karena rumput ini beracun jika terkena tubuh manusia! segeralah kembali dan serahkan tubuhmu agar dia bisa menghisapnya!" jawab putri.


Lisa segera kembali ke rumah Yasa di sana terlihat pak tua yang senantiasa menunggu dan mentransferkan energinya pada tubuh Yasa.


"Apa kau berhasil mendapatkannya? dimana rumputnya?" tanya pak tua.

__ADS_1


Melihat Lisa yang terdiam sedih pak tua hanya menyayangkannya dan kemudian pergi dari rumah Yasa dengan kelinci putih.


"Apa yang harus aku lakukan Yasa? baiklah aku akan mencobanya, aku sudah banyak melihat di film drama! Mungkin dengan menciumnya akan segera membangunkannya!".ucap Lisa tegas.


Dengan modal pengalaman nonton film dia mencoba mencium Yasa, ketika bibirnya sudah menyentuh bibir Yasa, mata Yasa yang tertutup seketika terbuka dan memancarkan cahaya merah, Tiba-tiba seluruh pintu dan jendela tertutup dengan sendirinya bersamaan dengan lampu yang padam .


Mereka berdua larut dalam birahi yang mereka sendiri tidak menyadarinya. Hingga tanpa di sadari puncak dari birahi Yasa telah membangkitkan segel takdir Dewi dari tubuh Lisa, Lisa yang pingsan tubuhnya melayang dibalut dengan cahaya biru yang kuat dan pekat.


Yasa yang telah sadar dari pengaruh rumput ganggang biru, menyadari dirinya telah membuka segel takdir Dewi pada diri Lisa dan membuatnya dalam bahaya.


Demi menyadarkan Lisa dari pengaruh kekuatan takdir Dewi, dia mencoba menyerap kekuatan takdir Dewi yang begitu besar. Alhasil dari menyerap kekuatan takdir Dewi dapat melepaskannya dari segel hukuman dewa dan menjadikannya kembali menjadi dirinya yang sebenarnya yaitu raja neraka.


Lisa yang mulai tersadar dengan lemas mulai mencari Yasa, dia hanya melihat sosok pria berbaju merah kerajaan dengan mahkota emas yang begitu menyala berdiri membelakanginya.


"Wahai manusia karena kau telah membebaskan ku dari hukuman dewa. Suatu saat aku akan mengabulkan satu permintaanmu apapun itu saat dirimu telah memasuki gerbang kematian milikku!" Ucap raja neraka.


Belum sempat Lisa berkata-kata raja neraka telah pergi, dan rumah Yasa hilang tak berbekas. Lisa menangisi kepergian Yasa, dirinya yang kini hanya manusia biasa terduduk lemas dibawah pohon besar.


Malam berlalu dan cahaya mentari muncul, puluhan petugas tim SAR yang sudah mencari Lisa dari tadi malam akhirnya menemukanya dibawah pohon besar.


Mereka langsung membawa Lisa kembali ke dalam kota dan menutup perkemahan mereka.


Lisa dibawa kerumah sakit, secara fisik dia tidak mengalami luka apapun tapi mentalnya bermasalah, dia menjadi sering terbengong dan berbicara sekedarnya seolah hidup sudah tidak berarti lagi untuknya.


Bertahun tahun dia lalui dengan kesendirian sampai akhir hidupnya.


Lisa yang kini seorang nenek renta, terduduk diam di kursi rodanya, matanya memandang langit dalam hatinya selalu memanggil Yasa. kerinduannya yang begitu besar hingga mengaktifkan mutiara pengikat jiwa.


Merasakan mutiaranya kembali hidup membuat Lisa memutar pandangannya ke sana kemari mencari sosok Yasa.


Namun ia harus menelan kenyataan bahwa Yasa telah pergi dari hidupnya.


Hingga di penghujung usia Lisa tetap menyebut nama Yasa untuk terakhir kalinya.


Ketika membuka matanya kembali, ia kembali menjadi sosok wanita muda yang cantik dan dia di hadapkan dalam persidangan akhirat, para hakim akhirat mulai berdebat tentang hukuman dan hadiah yang harus diterima Lisa. Hingga datang sosok raja neraka yang membuat semua hakim terdiam.


"Wahai manusia karena jasa-jasa mu aku akan mengabulkan satu permintaan mu apapun itu?"kata raja neraka.


"Betulkah apapun itu? apa kau tidak akan menariknya kembali?" tanya Lisa

__ADS_1


"Tentu! para dewa disini sebagai saksinya bahwa aku raja neraka akan mengabulkan satu permintaanmu apapun itu!" tegas raja neraka.


"Kalau begitu aku menginginkan Yasa kembali bersamaku" ucap Lisa.


"Lancang!!!! beraninya kau meminta raja neraka bersamamu!" ucap salah satu hakim.


"Bagaimana raja neraka? apa kau akan menarik kembali janjimu itu?!" ejek Lisa.


Dengan senyuman bahagia raja neraka berkata "Aku raja neraka tidak akan menarik ucapan ku! untuk itu aku akan melepas segala gelar kedewaan dan kembali ke dalam bentuk Yasa!"


Dengan cepat raja neraka telah berubah kembali menjadi Yasa dan melepas semua tugasnya sebagai raja neraka.


Karena terikat pada sumpah raja neraka, kaisar langit pun tidak bisa berbuat banyak dan hanya pasrah melepaskan raja neraka untuk memilih jalan hidupnya. Sebagai hukuman mereka tidak diizinkan menginjakan kaki di alam dewa.


Mereka berdua berkelana di alam roh dan menetap di sebuah desa roh, mereka membina keluarga kecil yang bahagia.


"Sayang tolong bawakan kopi untukku!" ucap Yasa.


"Apa kau tidak bisa mengambilnya sendiri? aku sedang menjemur baju" jawab Lisa kesal.


Tidak tega ia pun menyuguhkan kopi pada Yasa.


"Lisa lihatlah??" menunjukan bola ajaib.


"Apa ini Rahim dewa? dari mana kau mendapatkannya?"


"Dari salah satu teman lama, aku tahu kamu kesepian di rumah saat aku bepergian? aku ingin ada seorang anak yang bisa menemanimu saat aku tidak ada dirumah" jawab Yasa.


"Aku tidak tau kalo selama ini kamu begitu memperhatikanku sayang! terimakasih!"kata Lisa terharu.


"Haruskah kita mengisinya sekarang?" kata Yasa sambil mengendong Lisa ke dalam kamar.


"Aku merasa sangat beruntung karena kau menggunakan permintaanmu untuk memilihku kembali bersamamu!"ucap Yasa.


"Aku rasa.....aku menyesalinya sekarang, seharusnya aku meminta 1000 dewa tampan untukku!" Ledek Lisa.


Keluarga kecil itu semakin bahagia dengan kehadiran putra setampan Yasa. mereka bertiga hidup bahagia selamanya.


terimakasih telah membaca

__ADS_1


baca juga karyaku yang lain....


salam para dewa.


__ADS_2