I Hate You Bos

I Hate You Bos
4


__ADS_3

"Tolong ada maling!" teriak Amy histeris melihat seseorang yang sedang duduk di ruang tengah


Orang itu pun berbaik dan ternyata ia adalah Dikta


"Heh! Ngpain lo teriak-teriak? Bukannya bikin minum kek buat gue, ini malah nuduh gue maling." semprot Dikta sewot


"Iya Pak Dikta yang paling ganteng santai aja kali," ujar Amy berbalik namun...


"Bapak ngapain kesini?" tanya Amy mengerutkan keningnya


"Gue perintahkan buat lo kalau di luar kantor jangan manggil gue bapak, paham!?" tunjuk Dikta pada Amy


"Oh iya, gue kesini mau nginep" ujar Dikta santai sambil kembali fokus pada benda pipih nya


"Bukan nya teman Bang Kenzo yang mau nginep?" gumam Amy yang masih di dengar oleh Dikta


"Yah gue teman nya Kenzo anjing" Jawab Dikta ngegas tanpa beralih menatap Amy


"Heh! Lo kalau jadi tamu yang so--" ucapan Amy terpotong oleh Kenzo dan Selena yang tiba-tiba datang


"Ini Nak di minum dulu minuman nya" tukas Selena menaruh minuman di atas meja


Selena dan Kenzo duduk tanpa mengajak Amy, toh ini rumahnya sendiri juga gak perlu di suru-suru duduk segala.


"Nak Dikta kok, jarang main ke sini? Mana udah gede lagi" ujar Selena


"Biasa lah Bund, si tua bangk4 lagi sibuk" Sinis Kenzo


"4njir, gue belum tua bangsat" marah Dikta menatap tajam Kenzo yang duduk dengan kaki bersilang sungguh tidak sopan


"Hahaha, kalian tuh ya bisa aja, kalau gitu kalian lanjut aja ngobrol nya Bunda mau istirahat" tawa Selena berjalan menuju kamar


Dikta yang sekilas melihat Amy bersandar di pojok dinding dengan mulut komat-kamit bertanya padanya

__ADS_1


"Lo ngapain disitu furguso?" tanya Dikta terkekeh


"Kamu nanya?" sewot Amy


"Gue nanya baik-baik ya" sergah Dikta


"Lo buta atau gimana sih, ngak liat gue lagi bersandar, berdiri dan memutar waktu?"


"Emang waktu bisa di putar?" tanya Kenzo pada Dikta yang dari tadi hanya nyimak pembicaraan dua manusia purba yang berbeda gender


"I don't know" jawab Dikta


"Amy! Adek gue yang cantik, manis dan imut. Ambilin gue minuman di freezer ya!" suruh Kenzo dengan mata yg di kedip-kedip kan


"Hufttt! Siap-siap dah jadi pembantu dadakan" ujar Amy malas dan pergi


__________


Kini, Amy, Kenzo dan Dikta sedang duduk di taman rumah tanpa ada berbicara, kemudian Dikta memecahkan keheningan dengan berseru


"Lo ngak lagi sakit Dik?" tanya Kenzo memegang lebih Dikta


"Ngak, yaudah kalau kalian gak mau gue aja sendiri" tukas Dikta berdiri lalu berjalan keluar dari pekarangan rumah


"Eh Dikta gue ikut" teriak Amy mengejar dan di ikut oleh Kenzo


___________


"Gimana, aman?" tanya Kenzo saat sekitar sudah di rasa aman


"Aman" ujar Dikta


"Yaudah, kuy!" ucap Amy memanjat pagar Pak Jamal

__ADS_1


"Lo dua manjat gue yang jaga, okey" ucap Amy


Lalu, Kenzo dan Dikta memanjat pohon mangga yang sedikit tinggi dengan buah mangga yang menggod4 iman.


"Bro, jangan sampai kita berisik, kalu gak kita bakal dikejar" ucap Kenzo dan Dikta mengangguk pertanda ia mengerti


Tiba-tiba...


"Dik, tangkap! Mangganya jatoh" perintah Kenzo panik, yang memanjat di dahan yang sedikit tinggi dari Dikta.


Karna terlalu fokus untuk menangkap mangga yang akan jatuh Dikta tidak hati-hati membuat ia sedikit tergelincir dan...


Bruk


Mangga nya selamat dan tidak jatuh ketanah, tetapi tidak dengan rud4l Dikta. Kenzo yang melihat Dikta terkekeh sambil berkata...


"Gak papa bro, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh" ucap Kenzo menahan tawa melihat wajah Dikta yang memerah karna rud4l nya menyentuh barang pohon tempat ia berpijak


"Woy Bang, cepetan! Pak Jamal keluar" Amy sedikit berteriak


Buru-buru Kenzo dan Dikta turun dengan tergesa-gesa sambil membawa mangga mereka


Bruk, mereka melompat dari atas pagar


________


"Huft, huft, huft! Damai skali" gumam Amy menyeka keringat nya


"4njing banget, rud4l gue sakit" ujar Dikta meringgis.


"Ayok dah, makan-makan!" tukas Kenzo sembari memakan mangga yang mereka buat rujak


Mereka menikmati rujak mereka hingga habis tak tersisa

__ADS_1


Setelah itu meraka bergegas mandi karna sudah hampir malam


BERSAMBUNG


__ADS_2