Ibuku Wanita Malam

Ibuku Wanita Malam
bab 2


__ADS_3

"Ibu....!"kulihat ibu tergeletak d tengah lantai.dia tak sadarkan diri.kugoyang goyang kan tubuh ny, ku tepuk2 pipiny,tapi tak ada peaksi apapun juga.


aku pun bergegas keluar untuk mencari bantuan.Saat pintu kubuka kulihat pria tadi sudah berdiri d depan pintu.


"Kau..."ucapku binggung. cepat sekali dia mengejarku.


"Jadi ini rumahmu, bagus...disini pun tak masalah."ucapnya tersenyum sinis,


dia mulai maju perlahan, aq pun reflek mundur. sesaat aq pun teringat akan ibu. ahhh


"aku tidak ingin berdebat dengan mu,cepat tolong bawa ibu ku kerumah sakit?"tak kuhiaraukan tatapan bingung ny.


lalu dia menoleh ke arah ibu ku, pandangan ny tak dapat kuartikan. dia menatap ibuku dengan sangat tajam.


"hei... ayo tolong aq dulu,jangan malah bengong!"ucapku


dia pun tersadar dari lamunan ny, entah apa yang ada d pikiran ny. aku tak peduli. Sekarang lebih penting ibuku, ya ibuku.


Pria itu lekas membopong ibu, dan membawa ny ke dalam mobil nya. Dia pasti bukan orang biasa, mobil ny saja sangat mewah... aq sempat terpana melihatny, baru pertama ini aq melihat dan masuk mobil bagus.. huh kursinya saja sangat empuk.untuk sesaat aq terlena hingga tanpa sadar mobil itu sudah melaju.


"kita kerumah sakit Deket sini saja, jangan kerumah sakit besar."ucapku. jujur aq tidak punya banyak pegangan.Karna gajiku sebagai pelayan resto juga tak banyak.


tak lama kami smpe d sebuah rumah sakit. ibuku langsung d larikan ke UGD.TAk berapa lama seorang dokter keluar.

__ADS_1


"gimana keadaan ibu dok?"tanyaku khawatir


"beliau tidak apa2... hanya kecapean, tapi lebih baik untuk rawat inap dulu sampe kondisiny sadar dn lebih baik"


jelas sang dokter..


"baik dok, terima kasih".


"kalo begitu silahkan d urur administrasinya,untuk d pindah ke kamar."


"baik dok"


aku pun berlalu untuk mengurus kamar ibu. Ternya pria itu dari tadi terus mengikuti ku , aku smpe tak sadar.


"Kamu ngusir saya? kamu lupa siapa yang bantu kamu bawa ibu kamu?"ucap ny angkuh.


"oke. makasih. lagian kamu tidak ada perlu lagi kan?"


dia hanya diam memperhatikan ibu dengan tatapan yang tak bisa ku artikan.


"heih malah ngelamun, sana pergi!!". usirku.


"Hanya ucapan terima kasih?hmmm... "

__ADS_1


"lalu apa?kamu minta uang ongkos antar aku kesini. oke."aku menyerahkan uang seratus ribu padanya. Ia hanya diam, dn malah tersenyum mengejek.


"Apa?nih ambil"ucapku judes, aq tidak ingin ada hubungan lagi dengan pria aneh ini. pasti dia pikir aq itu wanita apaan.


"aq tidak butuh uang segitu. aku bisa kasih kamu lebih, asal..." dia menggantung ucapan ny.


"apa?


"kamu mau temani aq ...."bisikny d telingaku, membuat ku bergidik ngeri


"sudah kubilang ,aku bukan wanita seperti itu!!"ucapku TDK terima.


dia hanya tersenyum sinis dan mengejek... ,


Aku berdiri dn menatap tajam matany...


"lebih baik kamu pergi dari sini.aku tak Sudi melihat mu lagi ."ucapku sambil menunjuk pintu keluar."Hahaha...."tawanya melihatku.


"wanita sepertimu , pasti akan mencariku nanti ny."


"Sudah kubilang aq bukan wanita murahan, aku bukan wanita yang suka menjajakan tubuhku..."


"Lalu..bagaimana dengan dia.. kamu dn dia sam saja kan!! ucapny sambil melirik ke arah ibuku..

__ADS_1


PLAAkk...


__ADS_2