Ice Blooded Boy

Ice Blooded Boy
Episode 14 - hari itu


__ADS_3

Flashback dulu.


Setelah Kanata dan Lily berpisah di hari itu, Kanata langsung pulang kerumahnya dan diaat dia pulang dia kaget karena pintunya kebuka dikit dan mendengar suara aneh di ruang tamu dan Kanata bergegas melihat ke ruang tamu dan apa yang ia lihat itu benar benar membuatnya kaget sampai tidak bisa berkata apa-apa itu karena.


""Hey ada anak kecil disini dan dia sudah melihat kita, apa yang harus kita lakukan bos, orang aneh entah dari mana datangnya dan dia memegang pisau yang berlumuran darah di hadapan ibunya Kanata.


"Bunuh saja, Bos dari orang itu sedang memperokasa kakaknya Kanata.


"Kanata cepat pergi dari sini dan kamu beritahu ke polisi cepat pergi.


Kanata terdiam dan dia berjalan mengarah dapur untuk mengambil pisau tanpa sadar dengan muka pucat.


"hey apa yang kamu lakukan, mau mencoba kabur hah?, hey sudah ku suruh bunuh dia cepat.


"Baik bos.


"Hahahaha, ayo lanjutkan lagi gadis cantik, apa kamu bahagia karena sudah menjadi seorang wanita karena keperawananmu sudah ku ambil, hahahaha.


"Kau!!, brengsek kenapa kau melakukan ini lepaskan aku dan dan......., suara kakaknya Kanata yang bernama Kana itu langsung bersuara kecil.


"dan apa, hah apa kamu sudah pasrah, hahahah aku suka denganmu.


"Siapa juga yang mau melakukan hal ini dan kamu hanya mencuri barangkan kenapa kamu sampai mengikat aku dan ibu ku dan kenapa kamu membunuhnya kau hanya perlu mengorbankan aku saja.


"Hahahah, ini sudah terlambat, itu karena kamu cantik sekali dan aku tidak bisa menahan nafsu apa kamu tidak tahu, kalau aku buronan dan sudah memperkosa perawan 34 kali, hahahah.

__ADS_1


Tiba tiba ada suara berisik di dapur seperti orang terhentam ke lantai dengan keras.


Keadaan di dapur.


"Kanata dengan sekuarlt tenaga mencabik-cabik orang itu dengan pisau di tangannya, dan dia menuju ke ruang tamu setelah dia membunuh orang yang telah ia lihat membunuh ibunya dan memperkosa ibunya.


"Kanata kenaoa kamu datang lagi ke sini cepat pergi dari sini kakak baik² saja.


"Oh ternyata di perkosa bagimu enak ya dan tidak apa-apa hahahaha, dan lagian apa yang di lakukan anak buah ***** itu.


Kanata berjalan menuju bos pencuri itu dan yang memperkosa kakaknya dengan memegang pisau di tangan kanannya yang berlumuran darah.


Bos yang memperkosa kakaknya Kanata dia menyadari ada pisau di tangannya Kanata dan menyadari kalau anak buahnya sudah di bunuhnya.


"Hey..., kau apa yang di tanganmu itu dan jangan mendekat kalau kau mendekat akan ku tembak kakakmu.


"Brengsek kau, apa kau tidak mendengarkanku.


"Kanata cepat pergi kakak baik baik saja.


"Brisik kau gadis bodoh banyak omong, karena orang itu meresa kesal dan membunuh kakaknya Kanata.


Kanata kaget dan memegang erat erat pisau di tangannya lalu menerjang ***** orang itu.


"AAAAAAAA, Brengsek kau beraninya kau melakukan ini mau mati hah.

__ADS_1


Orang itu Lengah dan melepaskan pistolnya karena memegang penisnya yang kesakitan.


Kanata hanya bisa berteriak dan mengambil pistol orang itu lalu menembaknya sampai pelurunya habis dan dia menggunakan pisaunya untuk memenggal orang itu.


Kanata terdiam dan ngeliat kakaknya dan ibunya yang sudah mati dengan cara suram.


Tidak lama Polisi datang karena ada orang yang mendengar suara tembakan dan bergegas ke rumah Kanata dia kaget dan dia tekaget melihat keadaan itu di penuhi darah dan dia menelepon polisi.


"Anda bisa menjelaskan apa saja yang terjadi, polisi itu bertanya ke orang itu.


"saya tidak telalu tahu apa yang terjadi yang saya tahu hanya suara tembakan dan ada darah di mana-mana, dan hanya anak kecil itu yang selamat dan dia memegang pisau di tangannya.


"Kapten saya melihat korban keadaan telanjang dan terikat, mungkin pelaku memperkosa kedua korban itu.


"Begitu, Aku akan masuk melihat siapa pelakunya, Kapten itu masuk kerumah Kanata.


"Baiklah, kalau begitu anda boleh pergi, Polisi yang bertanya ke orang itu.


"Pak apa yang akan kalian lakukan dengan anak itu?.


"Kami akan menanyakannya nanti di kanto polisi.


"Apa saya boleh Ikut?.


"Baiklah.

__ADS_1


next chapter 15 - mengasuh


__ADS_2